MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Ancaman Kay


__ADS_3

Pagi hari Kay yang bangun duluan, karena Kay akan pergi ke kantor pengacara keluarganya, Kay menutupi pipinya yang lebam dengan bedak yang cukup tebal, nyerinya sudah hilang tapi bekasnya yang masih terlihat.


Kay membuat sarapan seperti biasa, hanya su*su hangat dan roti isi coklat, setelah siap Kay membangunkan Alvin.


"Mas,, bangun, ini sudah siang, "


"Hemmm,,iya, "sambil mengucek matanya.


"Kamu dah siap pergi Yang,, "


"Iya Mas,, Aku dah buatkan sarapan di meja yah,, "


"Emang kamu dah telfon orangnya,, "


"Udah,, Aku dah kirim pesan dan dia bilang jam 8 di tunggu di kantornya, "


"Ya udah hati hati di jalan, kalau ada apa apa langsung kabari Mas yah,, "


"Iya Mas,, Aku berangkat dulu yah, soalnya takut macet,, "Kay lalu mencium kening Alvin dan mencium tanganya, karena Alvin masih tiduran di kasur.


Kantor pengacara keluarga Kay cukup jauh, kalau ngga macet bisa satu jam lebih, jadi Kay berangkat lebih pagi agar tidak macet.


Setelah Kay pergi Alvin bangun dan menuju kamar mandi langsung, Alvin mandi tidak lama, setelah itu Alvin memakai baju kerjanya,setelah rapi Alvin menuju meja makan untuk sarapan. walau hanya roti dan su*su tapi Alvin cukup senang, karena Kay yang membuatkanya, Kay anak orang kaya pasti tidak pernah melakukan pekerjaan seperti ini, ini sungguh membuat Alvin merasa senang karena Kay bisa menjalankan kewajiban sebagai seorang istri, menyiapkan makanan.

__ADS_1


Setelah sarapan Alvin langsung berangkat menuju kantornya.


Sedang Kay sudah sampai di kantor pengacara keluarganya. Kay langsung masuk ruanganya karena sudah di tunggu di dalam.


"Pagi Om,, "kata Kay saat sudah masuk.


"Pagi juga Kay,, gimana kabarnya. lama kita ngga ketemu yah,, "sambil berjabat tangan.


"Kabar Kay baik Om,, iya kita terahir ketemu saat om bacain surat wasiat dari Papah,, "


"Iya betul,, ayo silakan duduk,, "Kay pun duduk di bangku depan meja pak pengacara.


"Jadi apa yang Om bisa bantu nih,, ?"tanya si pengacara.


"Kenapa Om,, kok Om seperti kaget gitu, Kay mohon Om tolong katakan di mana Mamah Kay, Kay ingin tau Om tentang Mamah kandung Kay, Kay sudah dewasa dan ingin tau di mana Mamah kandung Kay, "


"Tapi,,, "


"Kay mohon Om,, hanya Om yang bisa bantu Kay saat ini,, "sambil keluar air mata Kay karena takut kalau sampai si pengacara tidak mau memberi taunya.


"Sebenarnya Om juga sudah tidak tau kabar dan di mana sekarang Mamah kandungmu berada, terahir Om dengar Mamahmu kembali ke kampung halamanya, itu pun Om dengar sudah 10 tahun yang lalu, dan sekarang Om sudah tidak tau dan dengar gimana kabar Mamah kamu lagi Kay,, "


"Apa Kay boleh tau di mana kampung halaman Mamah Om,,? "sambil mengusap air mata di pipinya.

__ADS_1


"Iya nanti Om carikan dulu yah,, "si pengacara lalu mengetik di komputernya, dan tidak lama keluarlah tulisan alamat lengkap tempat dimana Mamah Kay berasal.


Lalu si pengacara memberikan alamat lengkapnya dan data dari Mamahnya Kay pada Kay.setelah itu Kay berterimakasih pada Si pengacara dan Kay juga sekalian pamit pulang, karena waktu sudah makin siang.


Sampai mobil Kay mengirim pesan pada Alvin, Kay mengatakan ingin bicara dan nanti saat makan siang Kay mengajak Alvin untuk bertemu.


Kay membawa mobilnya menuju kantor, dan jalanan pun sangat macet, membuat Kay lama di jalan, satu jam setengah Kay baru sampai di kantor, dan sudah jam 11 siang.


Kay masuk ke ruanganya, saat baru duduk dan ingin menyalakan komputer, Eva datang dan langsung masuk.


"Sayang,, Mamah minta maaf yah soal kemaren, Mamah ngga sengaja sayang, sungguh,, "sambil mendekati Kay. sedang Kay hanya diam saja.


"Sayang,,, maafin Mamah yah, jangan marah ya sayang, Mamah kemarin ngga sengaja melakukanya,, mana yang sakit coba Mamah lihat,, "sambil akan memegang pipi Kay tapi Kay menghindar.


"Sayang,, Kay tau kan Mamah itu sayang banget sama kay, dari kecil kay Mamah selalu manjakan, dan Mamah juga ngga pernah bentak atau marahin Kay,, Mamah sayang sama Kay,, makanya Mamah nga mau kalau Kay punya suami yang ngga jelas,, semua yang Mamah lakukan itu buat kamu sayang,,buat masadepanmu, "


"Kay sudah besar Mah, sudah bisa menentukan pilihan yang terbaik buat Kay,Mamah ngga usah repot repot carikan calon suami buat Kay, Kay sudah punya pilihan sendiri, tapi kalau Mamah masih saja melanjutkan perjodohan Kay dan Radit, lebih baik Mamah pergi dari rumah dan saham Mamah di perusahaan ini cuman 25 persen karena sisanya milik Kay, jadi Mamah tidak perlu lagi menjabat sebagai Direktur utama, Kay yang akan gantikan, Mamah cuman hanya jadi pemegang samam 25 persen saja,"


"Kay,, kenapa sekarang jadi seperti ini, ini Mamah sayang,, kenapa sekarang berani sama mamah, kay sudah ngga sayang Mamah lagi,,? "


"Kay sayang sama Mamah, tapi keegoisan Mamah lah yang membuat Kay jadi seperti ini,, "


"Ngga sayang,, Mamah ngga egois, mamah hanya ingin yang terbaik buat Kay, baiklah kalau Kay ngga mau di jodohkan, Mamah mengalah,, Kay boleh melakukan yang Kay suka dan Mamah akan merestui hubungan Kay dengan orang yang Kay suka, tapi jangan usir mamah dari semuanya,, yahh,,, "sambil menggenggam tangan Kay.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya trimakasih..


__ADS_2