MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Menjelaskan


__ADS_3

Kay sangat kaget melihat pesan dari Bimo untuk Alvin.


"Ada apa,, siapa,,? "tanya Alvin saat melihat Kay yang sedang menatapnya sambil memegang hpnya.


Kay langsung melempar hp Alvin ke sofa, dan Kay bangun dari sofa dan langsung pergi.


Alvin yang melihat Kay seperti marah langsung mengambil hpnya.


Alvin sangat kaget saat melihat pesan dari Bimo.


"Vin,, tante Seli telfon Aku, katanya asal kamu mau menemaninya semalam saja, rumah itu di kasih gratis selama setahun,,, Aku udah bilang padanya kalau kamu sudah ngga mau lagi kerja seperti itu, tapi dia maksa,, Aku pusing sendiri ini karena dia nelfonin Aku terus,, "itu pesan dari Bimo.


"Ya Tuhan,, pasti Kay marah ini,, "Alvin langsung melihat ke kamar dan pintu sudah di tutup.


Alvin ingin masuk ke kamar tapi tidak enak, takut Mamahnya terganggu. Alvin mondar mandir depan pintu, Alvin bingung mau gimana.


Alvin lalu kembali ke sofa, dan tiduran.saat matanya di pejamkan agar tertidur, rupanya mata dan fikiranya tidak mau di ajak tidur, ahirnya Alvin duduk lagi dan menjambak rambutnya .


"Aduhhh,, pasti marah ini,, gimana mau jelasinya,,, "sambil memijit keningnya yang langsung pusing.


Alvin tiduran lagi, dan memejamkan matanya, berusaha untuk tidur. Ahirnya Alvin tertidur.Alvin merasakan dingin karena tidak memakai selimut, saat sedang merasa kedinginan tiba tiba Alvin merasakan hangat di badanya.


Alvin membuka matanya secara berlahan, dan ternyata Kay sedang menyelimuti dirinya.


Alvin lalu langsung bangun, Kay yang tau Alvin bangun langsung berlari ke arah kamar, Alvin mengejarnya dan menarik tanganya.


"Lepass,,, "kata Kay sambil menarik tanganya dari genggaman Alvin.


"Ngga,, Mas mau jelaskan dulu tentang pesan Bimo,, "

__ADS_1


"Ngga,, Aku ngga mau dengar,, "


"Kamu harus dengar penjelasan Mas dulu,, ayo duduk dulu,, "sambil menarik tangan Kay, dan Kay berusaha melepasnya.


Kay yang tetap tidak mau, membuat Alvin makin menariknya dengan sedikit kasar.


"Sakit Mas tangan Aku,, "


"Makanya nurut,, biar Mas jelasin dulu, baru setelah Mas jelasin kamu boleh kalau mau marah,, "


Ahirnya Kay di dudukan di sifaoleh Alvin, dan Alvin berjongkok di depan Kay sambil menggenggam tangan Kay.


"Sayangg,, Mas mau bicara dengarkan yah, jangan di potong dulu sebelum Mas selesai bicara "lalu Alvin mencium tangan Kay.


"Mas tadi bersama Bimo lihat rumah yang akan disewa oleh Mas, dan Mas merasa sangat cocok melihat rumahnya itu,lalu Bimo mengajak Mas untuk datengin yang punya rumah, biar kita bisa tau berapa sewanya setahun, ahirnya Mas dan Bimo ke rumah si pemilik rumah itu, dan ternyata yang punya rumah itu adalah tante yang pernah menyewa Mas,, dan Mas langsung memutuskan tidak jadi menyewa rumah itu. tapi rupanya tante itu menginginkan Mas lagi dan mengiming imingi tidak membayar kontrak rumahnya tapi dengan syarat Mas di minta untuk menemaninya,sungguh sayang Mas tidak macam macam, Mas udah berjanji pada Ibu dan kamu kalau Mas ngga mungkin balik ke dunai itu lagi,, Mas ngga bohong sayang,, sungguh,, "sambil menggengam tangan Kay dan di ciuminya.


"Yang Mas takuti adalah masalah seperti ini, pasti masih ada banyak masalah dan cobaan yang akan kita hadapi,,contohnya seperti ini,, "Alvin lalu duduk di lantai dan kepalanya di letakan di pangkuan Kay.


"Aku percaya sama Mas, tapi kadang Aku merasa kesal saja,, dan rasanya pengin marah,, "


"Lagian kenapa Mas ngga bilang sama Aku masalah rumah itu yang pemiliknya menginginkan Mas,, "


"Buat apa di ceritain, orang Mas aja ngga mau. dan harga sewa rumahnya aja ngga sesuai yang Mas inginkan,, "sambil mendongakan wajahnya.


"Tapi kan biar kita ngga jadi salah paham dan jadi masalah buat hubungan kita,, "


"Iya udah nanti setiap Mas bertemu seseorang yang mintanya aneh aneh sama Mas,Mas akan cerita ke kamu,, puass,, "Kay mengangguk.


"Janji yah,, "kata Kay.

__ADS_1


"Iyaa,, janji,, "mereka saling bersalaman.


"Sekarang kita tidur bareng yuk di sofa, "sambil Alvin bangun dari duduknya di lantai.


"Ngga ah,, Aku mau tidur di kamar aja sama Mamah,, "


"Eeettt,, ngga boleh, tidur sama Mas aja,, kamu harus nurut sama suami,, "Alvin langsung menarik Kay ke sofa agar tiduran.


"Udah diam dan tidur lah,, "sekarang mereka berdua sudah sama sama tiduran dan saling peluk.


Alvin mencium kening Kay dan lalu mereka pun tidur.Kay terbangun saat mendengar suara dari arah dapur, dan saat Kay membuka matanya ternyata sudah pagi. Kay lalu bangun dan melihat Mamahnya yang sedang memasak untuk sarapan.


"Mass,, bangun udah pagi,, "sambil menggoyangkan badanya Alvin.


"Hemmm,, jam berapa Yang,,? "


"Jam setengah 6, bangun gih, nanti telat lagi ke kantornya, "Kay lalu menarik selimutnya, Alvin pun lalu Bangun sambil mengucek matanya.


"Mas mandi sanah, nanti Aku siapin bajunya, "


"Iya,, Mas mandi dulu,, "sambil bangun dari duduknya dan langsung memeluk Kay.


"Cium dulu baru Mas mandi,, "


"Mas lepas,, maluu,, "


"Malu sama siapa,, hemmm,, masa sama Mas malu sih,, ayo buruan cium dulu,, "


"Malu ada Mamah Mas,, itu Mamah ada di dapur,, "Alvin yang mendengar langsung melepaskan pelukanya, dan saat Alvin menengok Mamah sedang melihat ke arahnya. Alvin yang malu langsung berjalan menuju kamar untuk mandi duluan.

__ADS_1


Kay dan Mamahnya hanya tersenyum melihat tingkah Alvin yang malu.


Jangan lupa like,komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2