
Selesai Kay membantu Ibu mencuci baju ,Sekarang Kay dan Alvin sedang duduk di belakang rumah di bawah pohon jambu.
"Bosan yah,,? "tanya Alvin. Sedang Kay menggeleng.
"Apa Mau jalan jalan,,? "
"Kemana,,? "
"Ke kebun teh,, tidak jauh dari sini,, gimana,,? "
"Ngga ah kalau Jalan kaki,, capee,, "
"Kan di depan ada motor butut,, kita bisa pake, itu kalau kamu mau,, "
"Boleh deh,, ngga papa jelek juga, yang penting ngga jalan kaki,, "
"Ya udah Ayooo,,, "sambil Alvin bangun dari duduknya dan menyodorkan tanganya untuk menggandeng tangan Kay.
Mereka berdua lalu pamitan pada Ibu, setelah itu Alvin menyalakan motor yang bodinya aja sudah jelek, Kay tanpa sungkan dan malu langsung naik ke motor.
Mereka pun menuju kebun teh yang tidak jauh dari rumah Alvin, Alvin menarik tangan Kay agar memeluknya, Dan Kay pun langsung memeluk pinggang Alvin. sekitar 30 menit mereka sampai di kebun teh.
"Sejuk dan segar ya Mas udaranya, "
"Eemmm,,, "sambil membawa motor Alvin menghirup udara. mereka sudah sampai di area kebun teh yang cukup ramai.
Lalu Alvin menepikan motornya, dan mereka berdua duduk di atas motor, di sana juga banyak anak muda yang berpasangan menikmati pemandangan kebun teh juga .
"Mau minum teh manis hangat ngga,, "Kay menggeleng.
"Apa ngga haus,, "Kay menggeleng lagi.
"Nanti kalau haus Aku bilang Mas,, Aku lagi menikmati pemandangan yang sangat indah dulu, dan udara yang segar,, "
Lalu Kay pun turun dari motor, dan berjalan ke arah pohon teh.
__ADS_1
Kay mengambil hpnya, lalu memfoto kebun teh di depanya.
"Mas,,, Kita foto yuk,, "
"Ngga ah,, Mas malu,, "
"Iihhh,, sinih. malu sama siapa sih,, "Kay mendekati Alvin dan menarik tanganya untuk di ajak berfoto.
Kay berdiri di depan Alvin, lalu Kay menarik tangan Alvin agar memeluknya, dan kepala Alvin di letakan di pundak Kay, Kay langsung memfoto ,dan beberapa kali berfoto dengan gonta ganti gaya.
Setelah puas berfoto, mereka berdua melihat hasilnya.
"Bagus ya Mas,, "Kay menujukan hasil Fotony pada Alvin.
"Iya,, nanti kirimin ke Mas yah,, "Kay mengangguk.
Saat mereka sedang duduk di motor, tiba tiba hujan turun dengan derasnya. Alvin dan Kay langsung berlari mencari tempat berteduh.
Mereka menemukan gubuk lalu berteduh, tapi di situ ternyata sudah ada dua orang laki laki, dan mata kedua laki laki itu langsung menatap Kay dengan tatapan yang sulit di artikan.
Ternyata saat Alvin melihat ke arah Kay, Baju yang Kay pake basah dan dalamanya jadi terlihat, Alvin buru buru membuka jaketnya lalu memakaikanya pada Kay.
"Wah,, boleh nih bagi bagi,, dingin dingin gini sepertinya enak kalau main rame rame,, "kata satu laki laki. Alvin sudah mengepalkan tanganya.
"Iya nih,, pasti seru,"lalu kedua laki laki itu pun tertawa.
Lalu Alvin merangkul pundak Kay untuk mengajaknya pergi dari sana.
"Kita pulang aja,, Ayo,,, "Kay pun mengikuti.
"Mas,, kamu tuh baru sembuh loh,, jangan ujan ujanan,, nanti kamu sakit lagi,, "
"Ngga papa,,Mas ngga akan sakit, karena Mas punya obatnya kok,, "sambil naik ke motor, dan hujan masih deras.
"Ayo naik,, "setelah motor bunyi.
__ADS_1
Alvin membawa motornya dengan pelan, karean hujan membuat pandangan matanya tidak bisa melihat dengan jelas dan juga jalanan yang licin.
Alvin dan Kay sudah sampai rumah, Ibu yang melihat Mereka hujan hujanan langsung menyuruh mereka untuk mandi, Kay menyuruh Alvin mandi duluan, sedang Ibu membuatkan teh manis hangat untuk mereka berdua.
Alvin sudah selesai mandi dan sekarang giliran Kay yang mandi. Alvin membawa teh manis hangat nya ke dalam kamar, sedang Ibu masuk ke kamar lagi.
Kay masuk ke kamar hanya memakai handuk saja, karena tadi tidak bawa baju ganti ke dalam kamar mandi, Alvin di kamar yang sambil tiduran melihatnya langsung menelan ludah ,saat melihat Kay hanya memakai handuk saja.
"Cepat pake baju,, biar ngga dingin,, "kata Alvin sambil membelakangi Kay ,karena Kay akan ganti baju.
Kay lalu memakai bajunya, Kay memakai baju daster biar cepat. setelah memakai baju Kay meminum teh manis hangatnya.
"Sinih naiklah ke kasur,, "Kay berjalan menuju kasur lalu naik keatas.
Alvin menarik Kay agar tiduran di atas badanya.
"Apa masih dingin,,? "Kay menggeleng. tangan Alvin mengusap wajah Kay dengan sayang.
"Maaf,, mengajakmu hujan hujanan, soalnya Mas ngga suka dengan kedua laki laki di gubug tadi,dari cara mereka bicara seperti ingin melecehkanmu,, "Kay tersenyum lalu meletakan kepalanya di dada Alvin.
"Aku selalu tenang dan tidak ada rasa takut sama sekali kalau bersamamu Mas, karena pasti kamu akan selalu melindungiku kan, "
"Pasti,, Mas akan selalu melindungimu,"
Mata mereka pun bertemu, lalu Vian mencium bibir Kay sekilas, lalu mereka berdua pun tersenyum.
"I Love you,, "Kata AlVin lalu menggulingkan badan Kay ke kasur.dan Kay sekarang ada di bawah badan Alvin.
Alvin langsung mencium bibir Kay dengan lembut, dan Kay membuka mulutnya.
Kay menikmati ciuman Vian, dan juga Kay ikut bermain dengan lidah Alvin di dalam.
Di hati Alvin sangat senang, karena Kay sudah mau membalas ciumanya,Ciuman Alvin dan Kay terus berlanjut, dan saling menikmati, Kay sudah sedikit bisa mengimbangi ciuman Alvin.
Lalu ciuman Alvin turun ke leher, di leher Alvin menciuminya juga menjila**tinya,dan menggigit kecil kecil, Kay yang merasakan geli geli tapi nikmat sampai mengeluarkan suara dari mulutnya, dan tangan Kay sambil ******* ***** rambut Alvin.
__ADS_1
Bersambunggg,,,
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...