MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Kay Malu Melihatnya


__ADS_3

Pagi harinya Alvin bangun lebih awal, Alvin lalu menyiapkan sarapan untuknya dan Kay, setelah sarapan siap di atas meja, Alvin lalu membangunkan Kay untuk bangun.


Setelah memangunkan Kay Alvin lalu mandi lebih dulu, dan Kay yang nyawanya belum kumpul masih malas malasan di kasur.


Lalu Kay teringat sesuatu, Kay langsung mengambil hpnya dan menelfon seseorang, setelah bicara sekitar 10 menit, Kay langsung mematikan telfonya.


Alvin keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan cela*na dal*am saja, sedang handuknya untuk menggosok rambutnya yang basah.


"Mas,, kamu tuh kenapa sih ngga pake handuk buat nutupin punyamu itu,, "


"Kan handuknya Mas pake buat ngeringin rambut,, emang kenapa sih orang cuman ada kamu kok,, "


"Iya,, tapi Aku risih lihatnya,, "Alvin lalu mendekati Kay. Alvin ingin menggoda Kay rupanya.


"Mas kamu mau ngapain,, "saat Alvin makin mendekati Kay.


Alvin tersenyum sambil memainkan alisnya dengan naik turun.


"Jangan macem macem ya Mas,, "Kay sambil memundurkan badanya di kasur.


"Ngga macem macem kok, cuman pengin satu macam,, "kata Alvin sambil menarik kaki Kay agar tidak memundurkan badanya.


"Ini sudah siang ,Aku mau mandi,, "Kay akan bangun dari duduknya di atas kasur, tapi Alvin langsung menahanya.


"Tunggu bentar,, Mas pengin main main dulu sama kamu Yang,, "


"Main Apa,, ?"sambil Kay mendongakan wajahnya ke atas, karena Alvin berdiri di depanya.


Lalu tangan Alvin menurunkan cela*na dala*mnya,dan terlihatlah senjata milik Alvin yang sudah berdiri tegak di depan wajah Kay.


"Iihh,, Mas,, kamu tuh ngapain sih, kok iseng banget,, "sambil Kay menutupi wajahnya dengan kedua tanganya.


"Ngga usah di tutupin gitu,, lihat ini punya Mas sudah berdiri,, "

__ADS_1


"Ngga mau,, iihh Mas tutup buruan,, "Alvin tertawa melihat tingkah Kay yang malu.


"Lihat dulu baru Mas akan menutupnya lagi,, "Kay tetap tidak mau, tapi Alvin juga tidak menyerah.


"Ini pegang dulu,, biar nanti kalau sudah kenal kamu ngga malu lagi lihatnya,, "Tangan Kay di tariknya satu dan di arahkan ke senjata miliknya.


Tangan Kay masih menggenggam dan tidak mau terbuka, lalu Alvin tidak menyerah, di gesek gesekanya tangan Kay yang masih menggenggam dengan sejata milik Alvin, Alvin sangat menikmatinya dan Kay lama kelamaan yang ahirnya penasaran berlahan membuka genggaman tanganya.


Setelah tanganya terbuka, lalu Alvin memegang tangan Kay untuk mengusap usap miliknya, dari bawah ke atas lalu tangan Kay di usap usapkan ke kepala botaknya.


Ahirnya Kay berani membuka matanya, dan melihat tanganya sendiri yang sedang memegang senjata milik Alvin.


Alvin tersenyum, sedang Kay pipinya sudah memerah karena malu, karena Alvin terus saja menatapnya.


"Coba gerakan tanganmu naik turun Yang, dan nikmati dengan perasaan,, "Lalu Kay menggerakan tanganya dengan pelan, Kay lalu lama kelamaan merasa suka dan terus saja menggerakanya.


"Milik Mas lucu yah, dan bikin gemas lagi,, "


"Tadi aja malu malu.sekarang sudah tau kan kalau milik Mas enak buat mainan,,"Kay hanya tersenyum malu.


"Jangan ngambek gitu ahh, jadi jelek tau ngga,, besok kan bisa mainin lagi,,"sambil Alvin mencium bibir Kay sekilas.


Setelah itu Alvin mengambil baju di lemari, sedang Kay masuk kamar mandi untuk mandi. Setelah Alvin rapi, Alvin keluar duluan dari kamar dan memasang kaos kaki di kakinya sambil menunggu Kay selesai memakai baju dan berdandan.


Saat Alvin baru duduk di bangku meja makan, Kay keluar dari kamar dan langsung mendekat ke Alvin.


"Ayo sarapan dulu,, "Kay pun duduk, Alvin lalu menyiapkan makanan untuk Kay setelah itu baru Alvin mengambil untuknya sendiri.


Mereka berdua lalu sarapan dengan tenang,selesai sarapan Alvin membawakan tas Kay dan tasnya sendiri.


"Sayang Ayo berangkat,, "Kay lalu mengikuti Alvin dari belakang.


"Eh sayang tunggu dulu,, sebelum pergi cium dulu,, karena entar malam kita tidak bertemu kan,, "sebelum kekuar dari pintu Alvin meminta cium dulu pada Kay.

__ADS_1


Kay lalu mendekati Alvin, dan Kay memegang wajah Alvin dengan kedua tanganya, sambil berjinjit Kay mencium kening, kedua pipi dan terahir bibir Alvin, setelah itu mereka tersenyum bersama.


Lalu mereka turun ke bawah menuju parkiran, Alvin sengaja mengantar Kay sampai mobilnya.


"Mas,, tunggu bentar yah, Aku lagi nunggu seseorang,, "saat mereka berdua sudah sampai di depan mobil Kay.


"Siapa,,? "Tanya Alvin.


"Ada deh,, nanti Mas juga tau kok,, "


"Main rahasia rahasiaan nih,, "Kay hanya tersenyum.


Lalu sekitar 10 menit ,yang di tunggu oleh Kay pun datang.Mobil pikup datang dengan membawa motor metik berwarna putih, motor yang cukup banyak di pake oleh banyak orang(ADV).


"Apa itu,,? "


"Motor buat Mas pake buat kerja,, "saat mobil sudah berhenti di depan mereka.


"Kan Mas bilang, nanti ahir bulan Mas akan beli sendiri,, "Kay hanya tersenyum.


"Ini Mba kunci dan surat suratnya,, "kata si bapa yang mengantar motornya.


"Iya Pak makasih,, "kata Kay.


Lalu bapa itu pun pergi dengan membawa mobilnya, dan sekarang tinggal Kay dengan Alvin yang sedang melihat ke arah motor barunya.


"Semoga Mas suka yah,, "sambil merangkul tangan Alvin.


"Yang,, kenapa sih kamu tuh selalu begini, Mas ngerasa jadi laki laki dan suami yang ngga guna tau ngga sih,, "


"Ngga guna gimana sih Mas,, Mas itu suami Aku, dan setiap Aku ada kesusahan Mas selalu bantu kan, kok ngomongnya Mas malah gitu. kita harus saling melengkapi ,iya kan,, "Sambil tersenyum.


"Sudah,, lebih baik sekarang Mas berangkat kerja keburu siang,, ini kunci dan surat suratnya, nanti hati hati di jalan yah, maaf cuman bisa beliin motor beginian,, "lalu Kay jinjit dan mencium pipi Alvin sekilas.

__ADS_1


Kay masuk mobil dan menjalankan mobilnya untuk pergi duluan, sedang Alvin masih melihat ke motornya sambil menggelengkan kepalanya.


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2