
Semua sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan, Alvin sudah si panggil untuk turun, tapi belum turun juga dari kamarnya yang ada di lantai atas.
Saat Tiwi mau memanggilkan lagi, tapi sudah terlihat Alvin yang sedang menggandeng Kay yang sedang menuruni tangga dengan pelan.
"Pagi semuanya,, "kata Kay dan Alvin.
"Pagi,, "jawab semuanya.
Mereka pun sarapan bersama, sambil mengobrol rencana hari ini, hari ini Kay sudah mengundang orang yang akan mendekorasi rumah untuk acara pernukahan.
Sarapan pun selesai, Bimo izin pulang duluan karena merasa tidak enak belum mandi dan ngga ada baju ganti.
"Nanti siang datang lagi kan, Adit juga akan datang nanti,,? "kata Alvin sambil mengantar Bimo ke depan.
"Iya nanti siangan Aku akan datang lagi ke sini,, "
Bimo pulang menggunakan taxsi, setelah Bimo pergi Alvin masuk ke dalam rumah, Alvin gabung dengan semuanya yang sedang mengobrol di ruang keluarga.
"Ibu tidurnya nyenyak kan,,? "tanya Kay.
"Nyenyak kok Nak,, "
"Sukurlah,, "
"Gimana perutnya masih kram sayang,,? "tanya Mamah Linda pada Kay.
"Sudah ngga Mah, tadi sudah di kompres sama air hangat oleh Mas Alvin,, "Alvin duduk di dekat Kay.
"Nak,, apa mungkin Kram diperut itu karena Nak Kay sedang Hamil,, "kata Ibu.
Kay dan Alvin saling pandang, dan Kay menjawab apa mungkin.
"Mungkin saja,, coba aja di tes, siapa tau benar,, "jawab Ibu.
"Sayang,, kamu sudah telat datang bulan belum,,? "tanya Mamah.Kay lalu berfikir sambil diam.
"Sepertinya udah telat seminggu deh Mah,, "sambil Kay juga berfikir.
__ADS_1
"Telat seminggu berarti ya sudah hamil satu bulanan sayang,, "
"Masa sih Mah,, ?"Mamah mengangguk.
Sedang Alvin langsung tersenyum dan juga semuanya, Alvin lalu bangun dari duduknya.
"Wi,, ayo ikut Kaka,, "kata Alvin.
"Mau kemana Mas,,? "tanya Kay.
"Mas mau ke apotik, mau beli alat tes kehamilan,, namanya apa ya Bu,,? "
"Bilang ajat tespek Kak,, "jawab Ibu.
"Iya,, ayo Wi,, nanti kamu yang beli yah,, "Alvin terlihat bersemangat.
Alvin lalu mengambil kunci motor, dan Tiwi mengikutinya dari belakang.
"Lihat tuh Al kelihatan semangat banget,, "kata Mamah Linda. Kay pun tersenyum.
"Sempga kak Alvin bisa menjadi Ayah dan suami yang baik ya nak Kay,, "
"Iya Bu,, pasti Mas Alvin akan jadi Ayah dan suami yang baik nanti, karena Mas Alvin orangnya sangat sabar dan penyayang, "
"Sukurlah kalau memang begitu, Ibu jadi merasa senang mendengarnya,, "
"Ra,, bantu kaka buat jus yuk, buat Ibu sama Mamah juga,, biar semua sehat, "kata Kay pada Rara.
"Iya Kak, tapi biar Rara aja yang bikin, kak Kay di sini aja sama Ibu dan Mamah,, "Rara dan Tiwi di suruh memanggil bu Linda dengan sebutan mamah oleh bu lindanya sendiri, katanya biar samaan sama Kay.
"Emang Rara bisa sendiri,, "
"Bisa dong, cuman bikin jus doang mah gampang,, kan Rara kemarin pernah kerja, jadi bisa dong,, "sambil bangun dari duduknya.
"Ya udah kalau gitu bikin 6 gelas ya Ra,, jus mangga yah,, "Rara lalu menjawab Ok.
Alvin dan Tiwi pun pulang, Tiwi membawa kantong kresek dari apotik, dan isi tespeknya ada banyak, sekitar 6 biji.
__ADS_1
"Wi, banyak banget beli tespeknya,,"saat Kay membuka kantong kresek yang Tiwi berikan padanya.
"Kaka yang suruh,, katanya biar bisa buat gonta ganti,, "
"Emang gitu ya Mah,, ngga sekali tes aja gitu,? "
"Kalau sekali tes langsung dua garis merah ya ngga perlu tes lagi, karena itu sudah pasti positif hamil, tapi kalau samar samar besok pagi atau nanti malam bisa di tes lagi,, "
"Udah Yang sekarang kamu coba tes gih, ayo Mas bantu, mau di kamar mandi atas atau bawah,, ?"
"Sabar sih Mas, kamu kok ngga sabaran banget gitu sih,, "Kay sambil tersenyum dan geleng geleng kepala.
"Iya Mas udah ngga sabar lihat hasilnya, karena Mas sangat yakin kalau kamu hamil Yang,, "
"Masa sih,, tapi kalau nanti hasilnya menyatakan Aku belum hamil gimana,,? "
"Ya kita harus berusaha terus, bila perlu kita buat siang malam, sampai jadi nanti,, "Kay langsung memukul lengan Alvin. yang lainya tersenyum melihat tinggkah Alvin yang bicaranya ngga ada malu.
"Aduhh,, kenapa Mas di pukul,, "
"Lagian ngomongnya kaya gitu, ada Tiwi tuh, "Alvin hanya tersenyum.
Kay lalu di temani Alvin menuju kamar mandi yang ada di atas, berarti mereka berdua menuju ke kamarnya. kata Kay biar enak di kamar mandi yang ada di kamarnya.
Kay lalu mengikuti petunjuk cara memakai tespek, sedang Alvin di depan pintu kamar mandi dari tadi mondar mandir menunggu Kay keluar dari kamar mandi.
Kay keluar dari kamar mandi sambil wajahnya yang susah di tebak.
"Gimana hasilnya,,? "tanya Alvin, sedang Kay diam saja.
"Ngga usah sedih gitu,kita kan bisa bikin lagi nanti,, "kata Alvin karena melihat Kay yang kelihatan sedih.
Lalu Kay memberikan hasil tespeknya pada Alvin, dan saat Alvin melihat dua garis merah dengan jelas, Alvin tidak bisa bicara, tapi Alvin langsung mengeluarkan air matanya.
**Jangan lupa like komen dan votrnya, trimakasih,,
Maaf kalau ada typo, aku ngga periksa lagi soalnya**...
__ADS_1