
Bimo melihat Rara yang terus saja mengusap matanya yang tidak mau berhenti mengeluarkan air matanya.
"Sudah jangan menangis lagi,, "sambil mengusap pundak Rara. tapi Rara masih menangis terus.
"Dari dulu orang selalu menghina keluargaku, memang apa salahnya kalau keluargaku miskin,, Kita ngga pernah ganggu mereka, tapi mereka selalu menghina kita tanpa henti,, "Rara sambil menangis sedikit kencang.
Bimo yang tidak tega melihatnya langsung memeluk Rara, sambil mengusap punggungnya.
"Biarkan mereka bicara apa, yang penting kan kamu dan keluarga ngga meminta makan pada mereka,, "
Ada 5 menit Rara dalam pelukan Bimo, lalu Rara pun melepaskan pelukan Bimo, dan mereka sama sama diam dan canggung.
"Maaf,,kaka ngga ada maksud apa apa,, "Rara hanya mengangguk pelan.
Lalu Bimo menjalankan mobilnya untuk pulang, Rara diam selama di jalan. Sampai di rumah Bimo dan Rara membawa masuk oleh oleh yang akan di bawa kekampung.
"Jangan banyak banyak bawanya, biar kaka aja yang bawa,, "kata Bimo saat Rara akan membawa dua kantong besar.
Rara lalu meletakan kantong satunya,Rara cuman membawa satu kantong, Rara dari tadi sedikit menurut pada Bimo, ngga seperti biasa yang suka melawan.
Saat Rara masuk ke dalam, Bimo melihatnya sambil tersenyum .
"Manis juga kalau ngga lagi galak, "Bimo bicara sendiri sambil tersenyum.
Lalu Bimo membawa barang semuanya masuk, dan sampai di dalam ,di ruang keluarga sudah kumpul semuanya.
"Makasih ya nak Bimo udah mau temani Rara buat beli oleh oleh,jadi merepotkan, "
"Iya Bu sama sama,, ngga ngerepotin kok, "
"Mas Bimo silakan duduk dulu pasti cape,, "kata Mamah Kay.
"Makasih Mah, tapi Saya mau langsung pulang,, "
"Loh kok langsung pulang,, "
"Iya Mah, Saya mau siap siap untuk nanti malam berangkat ke kota S,, "
__ADS_1
"Oh gitu,, ya udah, hati hati di jalan yah Mas Bimo,, "
"Iya Mah,, Ibu Bimo pamit dulu,, "kata Bimo, lalu Bimo juga melihat ke arah Rara yang sedang duduk dekat Ibunya. dan Rara hanya diam tapi menganggukan kepalanya sedikit.
Bimo tersenyum tipis melihat Rara yang meresponya walau hanya menganggukan kepalanya sedikit.
Bimo keluar rumah dengan bibir yang terus tersenyum. lalu masuk mobil dan pergi dari rumah Alvin.
Jam 4 sore Alvin sudah pulang kerja, dan Alvin sudah mengundurkan diri dari tempat kerjanya, juga membayar dendanya juga.
"Udah siap semuanya Bu,,? "tanya Alvin saat masuk ke rumah, dan di ruang tamu sudah berjajar koper 3 buah.
"Sudah,, kaka udah pulang,, tumben,,? "
"Iya Bu,, hari ini Kaka terahir kerja,, "
"Loh kenapa,, kaka di pecat,,? "
"Ngga Bu, Kaka yang mengundurkan diri, Kaka mau kerja di kantor Kay,, "
"Oh gitu,, ya sukurlah, jadi ada yang membantu Nak Kay, kasihan kan Istrimu sedang hamil dan harus kerja sendiri,, "Alvin hanya mengangguk pelan.
"Pasti boleh,, berapa semester lagi kuliahnya,? "
"Tinggal satu semester lagi kak, makanya Rara ngga mau libur kelamaan,, "
"Ya bagus lah, kamu harus lulus dengan nilai yang terbaik, kalau sampai itu kamu dapatkan Kaka akan kabulkan 1 permintaan kamu,, "
"Serius Kak,, "Alvin mengangguk.
"Rara akan berusaha dan belajar yang rajin agar mendatatkan nilai terbaik pokoknya, "
"Bagus,,,ya sudah kaka ke atas dulu yah, "Rara menjawab Iya.
"Oh iya,, Tiwi mana kok ngga kelihatan,,? "tanya Alvin lagi sebelum jalan keatas.
"Tiwi lagi di kamar kaka, tadi kak Kay minta di buatkan air lemon, jadi Tiwi mengantarkanya,, "Alvin mengangguk lalu berjalan ke kamarnya yang di atas.
__ADS_1
Saat Alvin ke atas Bimo datang ,Bimo sambil menggendong tas ransel.
"Sore Bu,, sore Ra,, "sapa Bimo.
"Eh Nak Bimo,, sore,, sinih duduk dulu,, "Bimo lalu duduk.
"Ibu mau bantu Mamah siapkan makan dulu yah, soalnya kita nanti sebelum pergi makan malam dulu,, "
"Iya Bu,,, "jawab Bimo.
"Ra,, bikin minum gih buat nak Bimo,, "
"Ngga usah repot repot Bu,, "
"Ngga repot kok,, ayo Ra,, "Rara lalu ikut Ibunya masuk ke dapur.
Rara keluar dari arah dapur membawa minum untuk Bimo.
"Ini kak di minum dulu,, "
"Iya,, makasih yah,, "Rara mengangguk.
"Semuanya udah siap Ra,, ini yang mau di bawa,,? "Rara mengangguk.
"Banyak juga yah,, kemarin kayanya kesini hanya satu koper saja kan,, "Rara mengangguk lagi.
"Udah lama Bim,,? "tanya Alvin yang sedang berjalan dengan Kay di tangga.
"Belum,, baru 5 menitan lah,, "jawab Bimo sambil meminum teh manis.
"Maaf yah jadi merepotkan kamu lagi Bim,, "
"Ngga kok,, santai aja, Aku malah seneng jadi bisa deketin adekmu,, "
"Maksud kamu,,,? "
**Jangan lupa like komen dan votenya, makasih..
__ADS_1
Hari ini aku ngga bisa up cerita yg lainya yah,, soalnya cape ,baru sampai kampung**,,