
Bimo pulang kerumah dengan membawa sarung untuk burungnya.dan langsung masuk kamar,ternyata Rara ngga ada di kamar,Bimo.lalu mencarinya ,ternyata sedang ada di belakang rumah dengan kedua anaknya.
"Sayang,,,"kata Bimo.
"Eh Mas udah pulang,,"
"Iya,,ke kamar dulu yuk bentar,,"Rara mengangguk.
"Mba,,kembar ajak masuk gih,taro di ruang tv yang adem,tolong jagain dulu ya Mba,,"
"Iya Bu,,"
Lalu Rara dan Bimo ke kamar,sampai di kamar Bimo yang sudah tidak tahan langsung membawa Rara ke arah kasur.
"Mas,,ngga usah buru buru sih,"kata Rara karena Bimo langsung membuka baju yang Rara pakai.
"Mas udah ngga tahan Yang,,udah dua bulan puasa,kepala Mas udah cenat cenut,,"Rara hanya menggeleng mendengar perkataan Bimo.
Rara sekarang tinggal pakai dalaman saja,Bimo lalu melepaskan baju dan celana yang dia pakai.Bimo sekarang sudah polos,Rara di suruhnya duduk di pinggir kasur,dan Bimo berdiri di depanya.
__ADS_1
Bimo ingin Rara menyerfis burungnya dengan mulut Rara,Bimo lalu mengarahkan burungnya ke arah mulut Rara,Rara yang tau apa mau Bimo langsung membuka mulutnya.
Rara memsinkan burung Bimo di mulutnya mengunakan lidah,nembuat Bimo merem melek.
"Sayanggg,,,nikmatnya,,ayo terus,,oohhhh,,"sambil Bimo menggerakan pinggulnya agar miliknya masuk ke mulut Rara lebih dalam lagi.
Rara juga menji*latinya seperti makan es krim,bulu kuduk Bimo sampai berdiri merasakan permainan lidah dan mulut Rara
"Udah sayang,,Mas udah ngga tahan,,kamu berbaringlah,,"Rara lalu mengusap mulutnya yang basah,setelah itu tiduran di kasur.
Bimo lalu melepaskan kainsegi tiga yang masih di pakai Rara,setelah terlepas,Bimo membuka kaki Rara ,Bimo tidak membuang waktunya dan langsung menj**lati juga menye**dot inti tubuh Rara,rara yang sudah lama tidak merasakan kenikmatan itu sampai merem melek dan mulutnya tidak berhenti mengeluarkan suara.
"Mass,, ooohhhh,,, Masss,,,"
"Aaaaahhhhhgggg,, ,,,,Masssss,,,,,"sampai kaki Rara mejepit kepala Bimo.Bimo membiarkanya sampai Rara benar benar selesai merasakan kenikmatan,Setelah rasa Nikmat itu selesai Rara lemas terkapar,sekarang giliran Bimo yang bekerja,Bimo membersihkan ****** ***** yang ada di inti tubuh Rara dengan semangat,setelah bersih Bimo bangun dan mengambil sarung untuk burungnya.
Setelah burungnya pakai sarung,Bimo membuat Rang**sangan pada Rara,dengan mencium bibirnya dan juga lehernya,Bimo tidak meninggalkan bekas di leher,tapi menjila**tinya saja.
Saat di Dada Bimo cuman menciuminya,karena dadanya sekarang jatah untuk anaknya.
__ADS_1
Setelah Rara sudah mulai terang**sang,Bimo memposisikan miliknya.karena Rara lahiran dengan oprasi cesar,jadi milik Rara masih sempit,dan Bimo juga karena sudah lama ngga memasukan miliknya,jadi merasa sedikit sempit.
Bimo terus menekan miliknya masuk,sedang Rara yang merasa sakit tapi nikmat mencengkram tangan Bimo.
"Mass,,,pelan,,oohhh,,,"
"Iya sayangggg,,Mas ini juga pelan,,oohhj,,,"ahirnya amblas juga.
Bimo mendiamkanya dulu,Bimo lalu mencium bibir Rara ,mereka saling meng*hisap dan melu*at bibir.
Lalu Bimo dengan pelan menggerakan pingulnya,secara pelan,Rara yang baru merasakan milik Bimo di sarungin merasa sedikit aneh.
Lama lama gerakan Bimo makin cepat,Rara belum mau banyak gaya,karena takut perutnya sakit,Bimo pun menurutinya.
Bimo terus mengerakan pinggulnya,sampai keduanya mengeluarkan suara indah yang bersahutan.
"Sayang,, tahan yah ,,Mas sudah mau keluar,,oohh, oohhh,, "
"Oohhh,,Mass,,,terus Mass,,lebih kenceng mass,,"suara Rara membuat Bimo makin bersemangat,dan ahirnya Bimo pun menyemburkan laharnya.
__ADS_1
Ooohhhhhhhggggh........
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...