MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Alvin Berhasil


__ADS_3

Setelah Alvin menjelaskan semuanya tentang masalah yang terjadi di kantor, semuanya ikut sedih, dan Alvin juga meminta doa pada Ibu dan Mamahnya, supaya masalah yang terjadi cepat terselesaikan.


Lalu Alvin kembali ke kamar, dan Alvin menuju kamar mandi untuk mandi agar badan dan fikiranya segar. selesai mandi Alvin memakai baju rumahan.


Alvin duduk di sofa lalu menyalakan laptopnya, Alvin lalu melihat jam dan Alvin berfikir Eva dan Sam pastinya belum sampai di Belanda.


Alvin langsung memainkan jarinya dengan lihainya. sambil di temani secangir kopi agar tidak mengantuk.


Tak terasa waktu sudah pukul 12 malam, dan Alvin ahirnya berhasil membobol rekening Eva, dan jumlah uang di rekeningnya cukup fantastis, ada 500 M.dan Alvin berhasil memasukan uang itu ke dalam rekening Kay semuanya, tidak menyisakan sedikitpun.


Alvin lalu melihat ke rekening milik Sam, rupanya milik Sam tidak terlalu banyak isi saldonya, hanya 100 juta saja, Alvin juga memindahkan saldo Sam ke dalam rekening Kay. dan sekarang Eva dan Sam sudah sama sama kere, barang berharganya mereka hanya ada yang di bawa dan di pegang.


Alvin yang penasaran dengan identitas Eva dan Sam langsung mengecek data penumpang pesawat yang di naiki oleh mereka berdua.


Alvin baru masuk dalam nama nama penumpang, tapi tiba tiba Kay memanggilnya.


"Mass,,, ini sudah jam berapa,,? "sambil bangun lalu duduk dan bersandar kesandaran kasur.


"Jam 3 pagi sayang,, kok bangun tidur lagi aja yah,, "


"Mas belum tidur,,? "tanya Kay, dan Alvin sambil mendekati Kay lalu tersenyum.


"Belum,, bentar lagi Mas akan tidur,, "


"Mas ini tuh udah jam 3 pagi loh, kamu nanti bisa sakit, kita tidur aja yuk,, "sambil menarik Alvin untuk naik ke kasur.


"Iya ,,tapi tunggu bentar, Mas mau matiin laptopnya dulu, "Alvin lalu mematikan laptonya dan setelah itu Alvin naik ke kasur.


Kay langsung memeluk Alvin dan begitu pun Alvin yang menyambut pelukan Kay, mereka laku lanjut tidur dengan saling berpelukan.


Pagi harinya Kay bangun dan langsung lari ke kamar mandi, Kay langsung muntah muntah. karena Alvin yang baru tidur jam 3 pagi ,jadi dia tidak mendengar Kay yang muntah muntah. Kay lalu mengelap mulutnya dan keluar dari kamar mandi dengan lemas. Di lihat Alvin yang tidur sangat nyenyak, Kay pun tidak mau mengganggunya.


Kay dengan pelan menuruni tangga, dan Tiwi yang melihatnya langsung mendekati Kay.


"Sinih kak,, Tiwi bantu pegang tangan kaka, kaka kayanya lemes banget,, "Kay pun langaung mengambil tangan Tiwi buat pegangan.


"Kita ke meja makan langsung ya Wi,, "Tiwi mengiyakan.


Setelah Kay duduk, Kay langsung menjatuhkan kepalanya di meja. Dan Ibu yang melihatnya lalu bertanya.


"Nak Kay kenapa,, pusing apa mual dan perutnya ngga enak,,, "

__ADS_1


"Kay mual terus Bu,, perut Kay ngga enak,, "


sambil mengusap perutnya.


"Ibu bikinkan teh manis hangat yah,, "


"Ngga usah Bu,, nanti juga baikan,, "


"Ngga papa,, itu pasti karena kay lagi hamil, jadi perutnya ngerasa ngga enak, "


"Ada apa sayang,, ?"mamah Linda yang baru datang dari dapur langsung bertanya.


"Perut Kay ngga enak Mah,, owekkk,,,, Mamah bawa apa sih itu bau banget, owekkk,,,"Kay langsung lari ke dapur dan menuju westafel.


Mamah Linda lalu mengikuti Kay, dan membantu memijit lehernya. sedang Ibu mencari minyak putih untuk Kay.


Setelah cukup lama muntah, dan Kay yang lemas di papah oleh Tiwi menuju ke ruang depan, karena di meja makan bau masakan yang tadi di buat Mamah Linda.


Kay langsung duduk di sofa, Ibu lalu mengusap perut Kay dengan minyak putih, setelah itu di berikan pada Kay untuk di tempelkan ke hidung.


Ibu pergi ke dapur untuk membuat teh, sedang Mamah Linda menemani Kay.


"Kay dari pagi muntah muntah,, "Kay mengangguk sambil jawab iya.


"Kay sengaja langsung ke luar Mah, takut Mas Alvin bangun, soalnya Mas Alvin baru tidur jam 3 pagi,, "


"Ngapain kalian jam 3 pagi baru tidur,, "tatapan Mamah Linda penuh selidik.


"Mas Alvin sedang melacak keberadaan Mamah Eva,, kalau Kay tidur lah Mah,, "


"Oh gitu,,, kirain,, "


Teh hangat pun datang, Ibu membawa teh hangat serta roti yang sudah di kasih baluran coklat.


"Ini minum dan rotinya di makan, biar. perutnya enakan,, "


"Makasih Bu,, "Ibu tersenyum.


Alvin meraba tempat tidur yang di tempati Kay, dan di rasa kosong Alvin langsung membuka matanya.


Alvin melihat ke arah kamar yang kosong, lalu Alvin bangun dan mencari ke kamar mandi, dan ternyata kosong juga, lalu Alvin keluar dari kamar untuk mencari Kay.

__ADS_1


"Sayang,,,, "kata Alvin dari atas yang melihat Kay sedang duduk di sofa dengan semuanya.


Alvin langsung turun dan mendekati Kay.


"Kamu kenapa Yang,,, kamu ngga papa kan,, "


"Kamu tuh jadi suami gimana sih, istri muntah muntah masa ngga denger,, "kata Ibu.


"Maaf Bu,, Kaka sama sekali ngga denger, "


"Udah enakan sekarang,, "Kay mengangguk.


"Sukur lah,, maaf ya Mas ngga denger saat kamu muntah muntah,, "Alvin duduk di samping Kay saat Ibu bergeser duduknya.


"Ngga papa Mas,,Mas kan juga kurang tidur, maaf juga yah Aku jadi buat kuatir Mas dan ngerepotin masalah kantor,, "


"Oh iya gimana Mas hasilnya semalam,,? "yang lain yang tidak tau hanya diam dan mendengarkan.


"Hasil apa,,? "


"Mas ngga usah becanda, Aku lagi nanya serius nih,, "sambil matanya menatap tajam.


"Wi,,, tolong ambilkan laptop kaka di kamar yah,, "kata Alvin dan Tiwi pun langsung lari menuju kamar Alvin yang di atas.


Saat Tiwi memeberikan. laptopnya Alvin langsung menyalakanya, dan melihatkan hasilnya.


"Ini saldo mamahmu,, "sambil menujuk ke layar laptop, dan semuanya melihat, karena laptopnya di letakan di meja dan Alvin duduk di lantai. Mata mereka langsung melotot.


"Dan yang ini saldo Sam,, "


"Gila mereka benar benar seperti lintah yang menyedoti uang perusahaan,, "


"Trus uang itu gimana Mas,, apa bisa kita tarik,,, "Alvin mengangguk.


"Serius Mas,,, "


"Iya,, semua udah masuk ke rekening kamu semuanya Yang,, coba kamu cek aja rekening kamu,, "semuanya pun kaget, tapi sambil bersukur.


Mamah Linda kaget dengar semua yang Alvin katakan, Mama Linda tidak tau kalau Alvin ternyata sangat jenius.


Sedang Ibu tersenyum senang karena anaknya benar benar hebat dan pintar, Ibu merasa bangga pada Alvin, Dan Ibu langsung memeluk Alvin.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...


__ADS_2