MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Hadiah Dari Alvin


__ADS_3

Bimo tertawa karena mendengar perkataan Rara, sedang Rara sibuk membuka bajunya.


"Berarti kamu juga ngakuin kalau Mas ini ganteng ya sayang,, "sambil tersenyum.


"Idih,,, PD amat sih,, "


Bimo lalu mendekati Rara dan memeluknya dari belakang.


"Mas,, lepas dulu,, Rara ganti baju dulu biar enak,, "


"Udah jangan pake Baju,, kaya gini aja, Mas suka,, "Rara hanya pakai dalaman saja.


"Mas,, kamu tuh ih,, "Bimo hanya tersenyum.


Rara lalu memakai baju rumahanya, dan setelah itu Bimo menariknya dan memeluknya.


"Mas bangga banget punya istri yang pintar,dapat nilai IPK yang memuasakn,, "sambil mencium kening Rara.


"Makasih,,, Rara juga bangga punya suami kaya Mas, orangnya baik dan penyayang, semoga kita selalu bersama sampai maut yang memisahkan kita ya Mas,, "


"Amin,, "Bimo lalu melepaskan pelukanya.


Mereka berdua lalu merebahkan badanya di kasur dan dengan saling peluk. Tidak lama hp Rara brrbunyi tanda panggilan, Rara lalu mengambil hpnya yang ada di meja dekat ranjang dan ternyata yang menelvon Alvin.


"Siapa,,? "tanya Bimo.


"Kak Alvin,, "Bimo mengangguk.


Lalu Rara mrngangkatnya dan duduk di pinggir kasur, Bimo lalu merebahkan kepalanya di panguan Rara.

__ADS_1


"Iya Hallo kak,, "


"Sudah selesai Wisudanya,, "


"Sudah, ini Rara sudah di rumah dari setengah jam yang lalu, "


"Oh,, gimana hasil nilainya,,? "


"Rara dapat IPK 3,9 kak,, "sambil tersenyum Rara berkata, sedang Bimo memainkan jari tangan Rara satunya.


"Wah nilanya IPKnya sempurna banget,, "


"Iya,, dan Rara juga jadi salah satu mahasiswi berprestasi,, "


"Sukurlah,, jadi buat hadiahnya kamu mau apa dari kaka,, "


"Hemm,, ngga usah kak, kaka juga kan hanya bekerja di situ, Rara ngga mau ngerepotin Kaka,, "


"Apa si lu Bim,, kompor aja,, "kata Alvin yang denger Bimo bicara.


"Ya lah,, ngajarin istri demi keuntungan bersama itu harus,, "sambil Bimo bicaranya di dekatkan ke hpnya. lalu Rara ahirnya menyalakan sepeker.


"Kamu mau apa Dek, bilang aja,, tapi keinginanmu jangan ngikutin omongan suamimu ,"Bimo hanya tersenyum mendengar perkataan Alvin.


"Rara sih ngga mau apa apa Kak, tapi kalau kaka mau kasih, Rara terima,, "


"Ya udah buat tepatin janji kaka dulu padamu, kaka mau bayarin rumah yang kamu mau kridit, kaka bayarin ces, agar kamu nanti ngga pusing mikirin ansuran,, "


"Yessss,,, Jawab Iya sayangg,, "Bimo langsung bangun dari tiduranya dan kesenangan.

__ADS_1


"Terserah kaka, Rara sih seneng dan bersukur kalau kaka mau bayarin rumahnya yang Rara ingin beli,, "


"Ya udah, besok kalau Bimo balik kesini biar dia yang akan mengurusnya, ya udah yah Kaka banyak kerjaan, salam buat Ibu dan Tiwi, dan bilang juga sama suamimu besok harus sudah kerja, kalau besok sampai ngga datang kaka akan potong gajihnya nanti,, "


"Iya,, "


"Ya Tuhan,, kejamnya, "Bimo langsung bersuara.


Setelah hp di matikan Bimo langsung senang dan menciumi Rara.


"Senengnya Mas, kita jadi ngga punya beban, "Rara juga tersenyum bahagia.


Saat Bimo sedang menciumi Rara, tiba tiba perutnya bunyi karena lapar, Rara yang dengar langsung bertanya.


"Mas lapar,,? "Bimo hanya mengangguk.


"Ya udah yuk kita makan dulu, "


"Iya,, "lalu keduanya pun keluar dari kamar dan menuju meja makan.


Saat Rara dan Bimo makan, Tiwi pulang dari sekolah.


"Tiwi juga mau makan ah, dah lapar banget, "


"Adek,, ganti baju dulu sanah,, nanti kotor loh bajunya,, "


"Tapi Tiwi dah laper kak,, "


"Iya,, tapi ganti bajukan bentar,, sanah ganti terus panggil Ibu sekalian ajakin makan bareng, "

__ADS_1


Tiwi lalu menurut, Tiwi bangun dari duduknya dan langsung ke kamar untuk ganti baju.


Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...


__ADS_2