
Bimo lalu mengetuk pintu kos kosan Adit, dan tidak lama Pintu pun terbuka.
"Kalian,, ayo masuk,,, "kata Adit saat membuka pintu.
Lalu mereka bertiga pun masuk dan duduk di
lantai, karena kos kosan Adit kecil.
"Gimana kabarmu Dit?,, maaf kemarin ngga ikut jemput, "Bimo sambil duduk di lantai bertanya.
"Sudah lebih baik,, iya ngga papa,, Aku tau pengantin baru mah lagi penginya pulang terus,, "Bimo hanya tersenyum.
"Ada apa kalian ke sini,, tumben mau dateng ngga ngabarin dulu,,? "kata Adit lagi.
"Kenapa emangnya, ngga boleh kita datang,? "
"Boleh lah,, cuman tumben aja ngga ngabarin,"
"Kamu lagi ada masalah kenapa ngga bilang sama kita,"kata Alvin.
"Kalian sudah tau,,? "Alvin dan Bimo mengangguk.
"Aku ngga mau merepotkan kalian,, "
"Trus kalau bukan kita kita siapa yang akan bantu kamu,, "Adit menggeleng.
"Mobil harta satu satunya kamu aja ancur gitu, kamu mau cari uang kemana,,??Bimo bicara lagi.
"Tuh,,, Bos kita mau bantuin,, "Adit lalu melihat ke Alvin saat Bimo menujuk ke arah Alvin.
"Bukan Aku yang mau bantu, tapi Istriku kalau mau berterimakasih padanya aja,, "Adit langsung tersenyum.
"Pasti,, pasti nanti Aku akan berterimakasih pada istrimu,, tapi apa ngga papa nih,,? "
"Ngga papa,, santai saja,, "
Adit tersenyum bahagia, dan langsung menelfon Maya. dan Adit mengatakan sudah dapat uangnya, Maya di sebrang telfon langsung menangis bahagia.
"Bilang orang tua mu,, besok Aku akan datang ke rumahmu,, "kata Adit.
__ADS_1
"Ngga usah nunggu besok, sekarang aja kita kerumah Mayanya, biar kita antar kamu ke sana,"Kata Bimo yang mendengarkan omongan Adit dan Maya.
Lalu Adit melihat ke Alvin, dan Alvin hanya. mengangguk sebagai jawaban setuju dengan usul Bimo.
"Baiklah,,, "menjawab ucapan Bimo.
"May, bilang sama orang tuamu yah, Aku dan teman temanku sekarang mau ke rumahmu, dan akan bawa uangnya sekalian,, "
"Iya Mas,, Maya akan tunggu ,"telfonpun mati.
"Apa uangnya sudah ada,,? "
"Tenang,, tuh kamu lihat ada koper, itu isinya uang,, "Bimo menujuk ke koper yang ada di deket Alvin.
"Bagus lah ,Aku akan bersiap dulu,, "
Adit lalu mengambil baju dan masuk kamar mandi untuk ganti bajunya.
"Ayo kita berangkat,, "Adit yang keluar dari kamar mandi langsung mengajak pergi.
Adit terlihat semangat, sampai tidak terlihat sedang menahan sakit di kaki dan tanganya.
Sampai lah mobil di rumah Maya, dan ketiganya langsung turun.
"Silakan masuk,, "kata Ibu yang membukakan pintu.
Lalu semuanya masuk dan duduk, Ayah Maya sudah duduk di sofa. sedang Maya keluar sambil membawa minuman.
"Jadi kamu sudah punya uangnya,,? "Ayah langsung bicara ke inti.
"Iya Pak, saya sudah ada uangnya,, "
"Hebat juga kamu bisa langsung dapat uang segitu, kamu tidak mencuri kan,,? "
"Tidak Pak, itu uang halal, karena Saya punya teman teman yang sangat baik, dan mereka ini lah yang membantu saya pak,, "
"Oh jadi bukan uang kamu itu,, "
"I,, itu,, "Adit kebingungan dan gagap.
__ADS_1
"Itu uang Adit Pak, saya membeli mobil Adit, jadi uang itu uangnya Adit,, "Alvin yang langsung menjawab.
"Oh,, jadi kamu jual mobilmu,, "
"I,, iya Pak,, karena saya ingin menikah dengan anak Bapak,, "Ayah hanya mengangguk.
"Jadi kapan kamu mau nikahin Maya,, "
"Saya penginya secepatnya Pak,, "dan Adit langsung memberikan koper yang berisi uang.
"Baik,, kamu tinggal tunggu kabar dari saya, "
"Baik Pak,, saya akan tunggu,, "
Lalu Adit, Alvin dan Bimo pamit pulang, Maya dari tadi terlihat tersenyum bahagia.
"Terimakasih buat semuanya, Aku sungguh senang sekali bisa menikahi Maya, itu semua berkat kalian,, "saat Mobil sudah berhenti dan ada di depan kos kosan Adit.
"Iya,, udah sanah turun, ini sudah malam, Aku udah ngantuk nih,, "kata Bimo.
"Iya iya,, baiklah Aku akan turun, trimaksih yah, "
Adit pun turun dari mobil, dan langsung masuk ke dalam.
Hari pun berlalu, dan Adit hari ini akan menikah dengan Maya, Semuanya sudah siap mengantar Adit, Ada Anin, Kay, Alvin, Bimo dan Mamahnya Kay.
Adit terlihat sangat tegang, dan Bimo selalu mengolok olok Adit dan meledeknya terus.
"Udah Bim jangan meledekanya terus, kasian Aditnya,, "
"Iya deh maaf,, hahaa,, "
Acara akad pun di mulai, Adit yang tegang selalu membuang nafasnya agar sedikit tenang. Lalu Adit hanya butuh satu kali tarikan untuk mengucapkan ijab kabul.
Dan para saksi langsung meneriakan kata Sah, semuanya pun mengucapkan sukur.
Semuanya memberikan selamat pada Maya dan Adit, setelah itu mereka juga makan bersama. Acara pernikahan Adit dan Maya hanya sederhana tanpa ada pesta.
Saat acara selesai ,semuanya pun pamit pulang, dan Adit di tinggal di rumah Maya.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, votenya trimakasih..