MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Ajakan Makan Siang


__ADS_3

Setelah Alvin bersih bersih di kamar mandi, Lalu Alvin masuk ke kamar lagi, dan naik ke kasur lagi, Kay sudah tertidur dengan pulasnya, Alvin mencium keningnya lalu menyelimutinya ,dan setelah itu memeluk Badan Kay.


Alvin tidak bisa tidur saat mengingat kata kata Kay yang akan di jodohkan dengan anak teman Alm Papahnya.


Alvin sedang berfikir dan mencari ide untuk menggagalkan rencana Eva yang ingin menjodohkan Kay. Alvin di depan Kay berusaha tegar dan seperti biasa aja, tapi sebenarnya dia takut ,takut kehilangan Kay karena Alvin merasa tidak punya sesuatu yang bisa di banggakan.


"Aku tidak mau kehilanganmu, dan Aku juga sangat mencintaimu, jadi tetaplah bersamaku ,kita harus berjuang bersama,, "sambil memeluk badan Kay dan mencium keningnya.


Setelah itu Alvin pun tertidur karena sudah merasa mengantuk. pagi hari Kay bangun lebih dulu dari pada Alvin, Kay langsung mandi ,setelah selesai memakai baju dan menuju dapur untuk membuat sarapan.


Kay hanya membuat roti dengan isi coklat, serta membuat su*su hangat. saat sedang mengaduk su*su di gelas, dari belakang Alvin memeluk Kay.


"Sedang buat apa hemmm,, "sambil mencium pipi Kay.


"Aku ngga bisa masak, jadi hanya buat ini,, "sambil menujuk ke roti dan gelas berisi su*su.


"Ini juga sudah enak kalau istri yang membuatkan,, "sambil Alvin mengambil roti dan menggigitnya.


"Mandi dulu sana Mas,, "sambil melepaskan pelukan Alvin.


"Iya sayang,, "jawab Alvin sambil menggigit rotinya dan berjalan masuk ke kamar.


Tadi saat Alvin bangun dan di sampingnya sudah kosaong, Alvin langsung bangun dan mencari Kay, karena Alvin takut kalau Kay meninggalkanya.


Tapi saat keluar dari kamar ternyata melihat Kay sedang ada di dapur ,itu membuat Alvin merasa lega.


Alvin lalu mandi, dan setelah mandi selesai langsung memakai bajunya.

__ADS_1


"Mas,,, Aku tadi tranfer uang ke rekening Mas, kalau ada waktu cari lah ruko atau rumah untuk di sewa dan yang bisa di buat usaha buat Mas,, "Alvin yang sedang memasang gesper di celananya langsung berhenti.


"Yang,, kamu tuh ngga usah seperti ini, Mas jadi merasa tidak berguna,, "


"Mas,, Aku ngga merasa seperti itu, itu kan uang buat modal usaha Mas, dan nantinya juga Aku yang menikmati hasilnya kan,"sambil duduk di atas kasur. tapi Alvin hanya diam saja.


"Ya udah itung itung Aku tanam modal aja kalau Mas merasa ngga enak sama Aku, nanti kita bagi hasil,, gimana,,,? "


"Kamu kirim berapa,,? "sambil lanjut memasang gesper.


"200 juta Mas,, "


"Banyak amat sih,, "


"Ngga papa,, nanti kalau masih kurang bilang aja ya Mas,, "Alvin hanya diam.


"Hati hati bawa mobilnya,, jangan lupa makan siang yah,, "saat Alvin akan turun dari mobil karena sudah sampai.


"Iya Mas, Mas juga jangan lupa makan siang,"lalu Alvin mencium kening Kay, sedang Kay mencium tangan Alvin.


Setelah itu Alvin keluar dari mobil Kay, dan Kay berpindah ke duduk kemudi tanpa keluar dari mobil, karena Kay selalu pakai celana membuatnya mudah untuk berpindah.


Setelah itu Kay langsung pergi membawa mobilnya menuju kantor. sedang Alvin mengambil motornya di parkiran Clab.


Alvin menuju tempat kerja sabil berfikir dengan uang yang Kay kasih buat modal usaha. dan Alvin berencana nanti siang saat jam istirahat keja mau ajak Adit untuk cari tempat Sewa rumah atau ruko yang murah.


Sedang Kay sampai kantornya langsung masuk ke dalam ruanganya. Kay langsung bekerja karena pekerjaanya sudah menumpuk di atas meja kerjanya.

__ADS_1


Saat jam makan siang, Eva menelfon Kay utuk ke ruanganya ,saat sampai di ruangan Eva, Kay melihat Radit yang sudah duduk di sofa.


"Sayang,,Ini ada Radit, katanya Radit ingin mengajak kamu untuk makan siang ,,"kata Eva saat melihat Kay masuk ke dalam ruanganya.


"Hai Kay,, kita makan siang di luar yuk, ada yang ingin Aku omongin,, "


"Maaf,, Tapi pekerjaanku masih sangat banyak dan ngga bisa di tinggal,,"


"Sayang,, jangan gitu dong, Radit jauh jauh datang kesini cuman ingin mengajakmu makan siang loh,, kalau masalah kerjaan udah jangan di fikirkan, nanti Mamah bantu yah,, "sambil mendekati Kay Eva bicara.


"Ngga lama kok Kay, janji deh,,, "kata Radit lagi.


"Udah sanah pergi aja,, pekerjaan di tinggal dulu ngga papa kok,, "sambil jarak Eva sangat dekat ke Kay.


"Kalau sampai kamu menolak ajakan Radit, awas loh Kay,ancaman untuk laki laki menjijikan itu tidak main main, ingat itu,,"sambil Eva berbisik di telinga Kay. Kay yang takut dengan acaman itu ahirnya mengiyakan.


"Kay mau ambil tas dulu,, "jawab Kay sambil berjalan kearah pintu.


Kay masuk ke ruanganya dan airmata mengalir sendiri tanpa di minta, karena rasa sakit tiba tiba datang di dalam hati Kay.


Setelah lebih tenang Kay keluar dari ruanganya dengan membawa tasnya, dan menuju ruangan Eva lagi, lalu Radit langsung mengajaknya pergi dan mereka berdua pun pergi menuju restoran dengan menggunakan mobil Radit.


Sampai di restoran Kay dan Radit duduk di banguk yang ada di belakang, biar tidak terlalu rame, lalu pelayan datang dengan membawa buku menu. Radit dan Kay lalu memesan makanan.


Rupanya dari tadi saat Kay pertama masuk Restoran bersama Radit,ada sepasang mata yang menatapnya tanpa berkedip, dan sampai Kay dan Radit memesan makanan pun masih menatapnya.


Kay tidak dapat melihat siapa dia karena tertutup pot bunga yang cukup besar.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..


__ADS_2