
Kay dari siang sampai malam masih diam di kamar terus, belum keluar karena Alvin melarangnya, kondisi Kay masih benar benar sangat lemah, Alvin sampai panggil Dokter untuk memeriksa Kay sore harinya.
Dokter bilang Kay benar benar harus istirahat, karena kondisi kandunganya juga lemah, karena kurang asupan makanan dan cairan, Dokter sebenarnya menyarankan Kay untuk di rawat di rumah sakit, tapi Kay kekeh tidak mau, Ahirnya Dokter hanya memberi obat , infus harus terpasang, juga tidak boleh cape dan makan dengan teratur.
"Kak,, Kak Kay mau makan di kamar,?"tanya Rara yang melihat Alvin di bantu Ibu menyiapkan makanan.
"Iya,, kata Dokter Kak Kay ngga boleh cape dulu, harus istirahat penuh karena kandunganya lemah,, "Rara mengangguk.
Lalu Alvin membawa nampanya menuju kamar, setelah Ibu selesai menyiapkanya.
"Kak, suamimu sudah makan belum, ini sudah malam loh,, "
"Belum Bu, Mas Bimo masih tidur, sepertinya dia sangat lelah, sampai dari sore tidur belum juga bangun sampai sekarang, "
"Ya pasti suamimu kecapean, ya udah Ibu mau istirahat dulu, nanti kalau suamimu bangun ambilkan makanan yah, ini di meja masih banyak makanan,, tinggal kaka angetin"
"Iya Bu,, "Lalu Ibu pun masuk ke kamarnya.
Rara mengambil minum untuk di bawa ke kamar, setelah itu Rara pun masuk ke kamarnya.
Sampai di kamar ,Rara langsung ke sofa,dan Rara duduk sambil memainkan hpnya. Rara yang sudah merasa bosan dengan hpnya memutuskan untuk tidur saja, lalu Rara naik ke kasur dan bersiap untuk tidur.
Tapi ternyata Bimo yang merasakan pergerakan badan Rara di kasur, membuatnya jadi Bangun.
"Sayang,,, "Bimo menarik Rara ke pelukanya.
"Sudah jam berapa,,? "sambil mencium leher belakang Rara. karena Bimo memeluk Rara dari belakang.
"Sudah jam 8 malam Mas,, "
"Eemmm,,, dah malam yah, pantas saja gelap,, dan perut Mas rasanya sudah lapar, "
"Mau Rara ambilkan makan,,? "
"Ngga usah,, nanti aja dulu, Mas ingin seperti ini sebentar lagi,, Mas kangen banget sama kamu Yang,, "
"Sama,, Rara juga kangen,, "Mereka saling berhadapan dan berpelukan.
"Kamu mau lama kan di sini,,?"
__ADS_1
"Rara belum tau, Rara ngikut Ibu aja,, emang kenapa kalau mau lama,,? "
"Kita pergi lihat rumah, biar nanti kamu selesai Wisuda langsung pindah ke sini, dan kita sudah ada rumah,, "
"Oh,, boleh, kita lihat besok ya Mas,, "
"Iya,, di sini sudah ada Bimo junior belum Yang, ?"Rara tersenyum.
"Ya belum Mas,, kita aja baru lakuin sekali, dan kita jarang ketemu lagi,, "
"Iya juga yah,, besok kalau kamu sudah pindah ke sini, tiap malam kita akan bikin terus sampai jadi, ok,, "Rara malah tertawa.
"Kenapa,, kok tertawa,, kamu ngga mau Yang?"
"Bukan ngga mau, tapi emang kuat kalau tiap hari,kan Mas kerja pasti cepe,, "
"Kalau masalah kaya gitu sih Mas ngga akan cape,, malah Mas semangat 45 ,,"Rara tetawa lagi.
"Udah ah Mas bangun gih, sanah bersih bersih dulu, nanti Rara ambilkan makan,, "
"Mas mau mandi aja, Mas sudah seharian tadi ngga mandi,, badan rasanya lengket,, "
"Masa bau sih Yang,, "Bimo emang merasa dari kemarin ngga mandi. langsung sadar diri, Bimo bangun lalu menciumi keteknya,Rara yang hanya mengerjai bilang bau langsung tersenyum melihat tingkah Bimo.
"Mas mau mandi dulu yah,, "turun dari kasur.
"Iya,, Rara ambil makan buat Mas juga yah, nanti habis mandi biar langsung makan,, "
"Iya,,, "Rara lalu keluar dari kamar, sedang Bimo. masuk kamar mandi.
Rara menghangatkan sayurnya dulu, biar hangat, setelah siap Rara membawanya ke kamar, dan meletakanya di meja.
"Yang,, Aku ngga ada baju gimana dong,,? "kata Bimo yang keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang menutupi bagian bawahnya.
"Iya yah,, Rara pinjemin ke kaka Alvin aja dulu deh,, "
"Iya udah sanah pinjemin,, "
Lalu Rara langsung ke kamar Alvin, dan Rara mengetuk pintunya dulu.
__ADS_1
"Ada apa Dek,,? :
"Itu,,, kak Bimo habis mandi dan dia ngga ada baju, boleh ngga pinjem baju Kaka,, "
"Oh,, tunggu kaka ambilkan dulu,, kamu masuk dulu gih,, "Rara lalu masuk ke kamar Alvin, dan Kay belum tidur masih tiduran di kasur.
"Kak Kay belum tidur,,? "tanya Rara sambil. mendekatinya.
"Belum,, Kaka belum bisa tidur,, "
"Oh,, kaka ada yang di rasa,, apa ada yang sakit,, "
"Ngga ada yang sakit, cuman badan kaka rasanya lemas dan mata ngga mau tidur, ngga tau kenapa,, "
"Oh gitu,, kaka yang sabar dan yang kuat yah,, mungkin bawaan dari dede bayinya,, "
"Iya mungkin Dek,, "
"Dek,, ini bajunya dan ini dalamanya masih baru, kaka belum pake, sekalian buat Bimo aja, "
"Oh iya,, makasih ya kak,, "
Lalu Rara kembali ke kamar, dan Bimo sudah makan dan sudah tinggal sedikit lagi makanan pun habis.
"Mas lapar jadi Mas makan dulu,, "
"Iya ngga papa,, udah selesaikan dulu aja, kan tinggal dikit lagi, "
"Iya,, "Bimo lalu menghabiskan makananya, setelah habis Bimo lalu memakai bajunya, setelah itu mereka duduk di sofa dengan saling peluk, mereka berdua melihat ke layar hp untuk memilih rumah.
"Yang,, udah malam nih,, kita olahraga malam dulu yuk sebelum tidur,, "
"Mas,, kamu tuh gimana sih, kita masih berduka loh, masa mau nglakuin kaya gitu, "
"Bentar aja kok, dan pelan pelan,, yah,, kasian ininya Mas,, udah pengin masuk ke sarangnya, "
"Tapi Mas,, "
Tapiiii Bimo tidak mau mau dengar penolakan, Bimo. langsung mengangkat Rara ke kasur, dan mereka pun olahraga malam.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..