
Ibu dan Kay lalu menuju kamar Alvin,dan Alvin langsung membuka matanya saat mendengar suara pintu di buka.
"Ibu,,,"yang di panggil Alvin Ibunya bukan Kay.Ibu sampai saling tatap dengan Kay karena Alvin seperti aneh.
"Iya kak,,"jawab Ibu sambil mendekati Alvin.
"Bu,,kepala Alvin pusing sama perutnya mual,Alvin pengin di pijitin Ibu,"sambil meletakan kepalanya di pangkuan Ibu saat Ibu sudah duduk.
Ibu lalu memijit Kening Alvin,sedang Al minta turun dan ingin main bareng Papahnya.
"Papah sedang sakit sayang,sama Mamah dulu yah,"kata Kay pada Al,tapi Al malah menangis.
"Biar sayang,,sinih Al dudukan di sini,"Alvin menyuruh Kay untuk duduk di sebelahnya.
"Tapi kamu lagi sakit Mas,,"
"Ngga papa sinih,Al seperti ngantuk biar dia tidur dekat Mas,"Kay lalu meletakan Al di dekat Alvin,lalu Al memeluk Alvin.
Al dan Alvin ahirnya tidur bersama,Ibu lalu keluar dari kamar Kay karena sudah malam,sedang Kay tidak mengangkat Al untuk ke kamarnya,membiarkan Al tidur di kamarnya Kay,karena sudah kasihan melihat Al yang tidur dengan lelap.
__ADS_1
Al tidur di tengah ,dan ketiganya pun tertidur dengan lelap.
Pagi harinya Kay bangun saat mendengar suara muntah muntah ,dan ternyata Alvin yang sedang muntah di kamar mandi.
"Mas,,,"kata Kay sambil mendekati Alvin.
"Sayangg,,,Mas lemes,,"Alvin duduk di clost dan Kay berdiri di depan Alvin sambil mengusap wajah Alvin yang basah oleh keringat.
Alvin memeluk Kay dan meletakan kepalanya di perut Kay .
"Masih mual ngga,,kalau ngga ke kamar yuk,biar Aku buatkan teh hangat,,"Alvin mengangguk,keduanya lalu ke kamar,Alvin tiduran lagi sedang Kay keluar dari kamar dan menuju dapur untuk membuatkan teh untuk Alvin.
Sedangkan Rara di rumahnya,yang biasanya ada Ibu sekarang ngga ada sedikit kualahan mengurus kembar.
"Sayang kan sudah ada mba dua,jadi yang satu buat bantu jagain kembar,kamu jangan terlalu cape gitu,,"kata Bimo yang melihat Rara sibuk ngurus kembar.
"Tapi Rara masih ingin yang mengurus kembar Mas,,"
"Iya kamu masih tetap ngurus kembar,Mas ngga nyuruh semuanya di serahin ke mba,tapi mba bantuin kamu, jangan semua kamu yang kerjain,kamu juga harus ingat ada Mas yang butuh perhatian dari kamu,sudah dua bulan ini Mas kurang perhatian dari kamu,Mas kangen kamu sayang,,"sambil memeluk Rara dari belakang,sedang Rara sibuk memakaikan baju ke anaknya.
__ADS_1
"Iya Mas,,maafin Rara yang selalu sibuk dan kurang perhatian sama kamu,tapi Rara ngga bermaksud mengabaikan kamu Mas,Rara sedang menikmati menjadi Ibu,Mas jangan marah yah,,"
"Mas ngga marah sayang,,cuman Mas minta
di perhatikan juga,Mas udah puasa dua bulan loh Yang,Mas pengin buka puasa,,"
"Apa sih Mas,ini lihat anak anakmu aja belum selesai di pakein baju,kamu udah pengin macam macam,,"
"Ya udah anak anak kita rapiin dulu,lalu suruh Mba nemenin,Mas udah pengin buka puasa,,"
"Mas,,Rara belum KB loh,jangan macam macam,,nanti kalau Rara hamil kan ngga lucu"
"Ya udah Mas beli pengaman dulu yah,,kamu mau kan Yang,,"Rara hanya mengangguk,Bimo langsung memeluk dan mencium kening Rara.
"Mas pergi dulu,tunggu Mas yah,,"
"Iya,,"Bimo langsung pergi dengan perasaan senang.
Rara sebenarnya masih merasa takut,tapi kasihan juga pada Bimo yang sudah libur dua bulan lebih.
__ADS_1
***Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih,,
Besok Bimo mau buka puasa loh***,,