
Alvin dan keluarga berlibur di villa puncak selama 5 hari,dan sekarang Alvin dan keluarga sudah di rumah.
Alvin sudah masuk kerja seperti biasa,sekarang sudah tidak mual lagi dan muntah muntah lagi.makan pun sudah habis banyak dan tidak pilih pilih lagi.
"Mas,,kamu mau makan pake apa,?"tanya Kay saat ini mereka ada di meja makan.
"Nasi goreng seafood aja Yang,telur dadarnya Mas ngga mau,,"Kay pun menuruti mau nya Alvin.
"Kak,Rara telfon Ibu katanya Sasi lagi sakit,Ibu di suruh kesana,"
"Sasi sakit,!? ya udah Ibu ke rumah Adek aja,kasihan Adek,,"
"Iya,,Nak Kay ibu kerumah Rara dulu ngga papa kan,?"
"Iya Bu,,ngga papa,Adek pasti lebih butuhin ibu di sana,"
"Nanti Kaka Anterin aja Bu,sekalian pergi ke kantor,,"
"Ibu bersiap dulu yah,,"
"Ibu udah selesai makanya,,?"tanya Kay yang sedang menyuapi Al.
"Sudah,,ini udah abis,Ibu siap siap dulu yah,,"
Ibu masuk ke kamar,sedang Alvin lanjut makan.
"Yang,,Ibu kan mau ke rumah Rara,kamu jangan gendongin Al yah,Al kan udah bisa jalan jadi kamu gandeng aja,,"
"Iya Mas,,"
__ADS_1
Ibu sudah datang,dan sudah siap untuk pergi,lalu Alvin yang sudah selesai makan pamitan pada Kay juga Al.
Alvin mencium kening Kay dan al,setelah itu Alvin dan ibu keluar dan menuju mobil.
Sampai di rumah Rara Ibu turun dan Alvin juga ikut turun dari mobil.
Keduanya masuk ke dalam ,dan Rara sedang menggendong Sasi yang sedang rewel karena pamas,sedang Safa di gendong mba.
"Ibu,,Kaka ,,"kata Rara sambil bangun dari duduknya.
"Gimana keadaan Sasi,,?"tanya Ibu.
"Udah ngga panas banget sih Bu,cuman masih hangat,,"Ibu memegang kening Sasi.
"Kalau.panas terus bawa Dokter,kasihan kalau panas terus,"Alvin yang bicara.
"Bimo Mana,,?"
"Sudah berangkat Kak,,"
"Oh ya Udah,Kaka berngkat dulu,nanti kalau ada apa apa kabarin kaka yah,"Rara jawab Iya.
Alvin berpamitan dan setelah itu berangkat ke kantor.
Ibu sekarang ahirnya di bagi,sebulan di rumah Rara dan sebulan di rumah Alvon,Ibu sama sama kepikiran dengan anak anaknya,makanya Ibu membagi jadi sebulan sebulan.
Rara masih butuh bantuan cara merawat sikembar,karena Rara ngga memberikan sepenuhnya anaknya untuk di asuh Mba,jadi Rara kadang kualahan,sedang Alvin istrinya sedang hamil,juga anaknya yang masih kecil membuat Ibu kadang kasihan pada menantunya takut cape.
Hidup ibu sudah bahagia,melihat anak anaknya yang sudah sukses,walau anak bungsunya masih kuliah dan belum menikah setidaknya Ibu sudah merasa senang.karena anaknya bisa kuliah di luar negri,dan suatu saat nanti pasti akan jadi orang sukses.
__ADS_1
Perut Kay sudah besar sekarang,Dan sudah 8 bulan, Kay sudah tidak bisa beraktifitas seperti biasanya yang cekatan untuk mengurus Suami dan Anaknya,Kay sudah sering merasa lelah,jadi Alvin sekarang lebih mandiri,dalam hal makan ,bersiap ke kantor,Alvin melakukanya sendiri,tidak ingin merepotkan Kay.
Sedang Al ,Kay sudah tidak lagi menggendong gendongnya semenjak usia kandunganya 4 bulan,karena Al makin kesini makin cepat besar,berat badanya cepat naik,jadi Kay tidak berani menggendongnya.
Alvin ke kantor sekarang berangkat agak siang sekitar jam 9 pagi,dan pulang jam 4 sore,pekerjaan di hendel oleh Bimo,itu Alvin lakukan karena banyak menemani Kay,karena Alvin ingin menjadi suami siaga.
Sore ini Alvin pulang jam 3 sore,karena Kay ingin di belikan makanan kas korea,Alvin membelikanya,dan sampai rumah Kay langsung memakanya.
"Yang makanya pelan,jangan cepat cepat gitu,emang enak banget yah,,?"tanya Alvin yang melihat Kay sangat menikmatinya dan makanya juga cepat.
"Iya Mas,,ini enak,cobain deh Aaa,,,,"Kay menyuapi Alvin.
"Enak kan,,?"
"Iya enak,,Mas mau lagi dong Yang,,"
"Iya,,Aku suapi ya Mas,,"
Keduanya makan bersama dengan mengobrol.
Anak yang di kandung Kay sudah di USG,dan hasil USG adalah cewe,Alvin saat tau anaknya cewe sangat senang,Alvin selalu mengajak Kay untuk belanja yang berbau anak cewe,tapi mereka belanjanya secara onlaine ,karena Alvin tidak ingin Kay cape.
***Jangan lupa like,komen dan Votenya,trimakasih...
Kaka kaka semuanya Aku mau tamatin cerita ini yah,mungkin besok bab terahir,nanti Alvin,Kay ,Rara dan Bimo juga ibu aku munculin kok di ceritanya Adit dan Tiwi.
Cerita di sini sudah bahagia dan aku bingung mau biat cerita lanjutnya,karena kalau ada konflik kadan bikin sedih.
Aku juga.mau buat cerita baru soalnya,dan.pasti banyak yang tanya kenapa ngga cerita MENCINTAI PAPAH TIRIKU yang tamat,apa cerita AKU BUKAN PEBINOR yang di tamatin karena episodenya dah banyak,dua cerota itu memang belum aku tamatin karena lagi kejar bonus kata.maaf yah semuanya***...
__ADS_1