
Alvin kaget saat melihat orang yang membukakan pintu, ternyata dia adalah tante Seli, tante tante yang pernah menyewa dirinya.
"Jadi kalaian yang mau sewa rumah saya,, ?"tanya tante seli.
"Iya,, Bu,, "jawab Bimo, sedang Alvin hanya diam saja.
"Ayo kita masuk, biar bicaranya enak,, "Seli menyuruh Bimo dan Alvin masuk ke rumahnya.
"Bim,, kita ngga jadi aja sewa rumahnya, kita pulang aja yuk,, "Alvin sambil berbisik.
"Apaan sih Vin,, kita sudah sampai sini kok ngga jadi, kita tanya dulu berapa sewa rumahnya,, ayokkk,, "Bimo menarik tangan Alvin biar masuk.
Ahirnya Alvin ikut masuk ke dalam, dan Seli sudah duduk dengan anggunya.
"Ayo silakan duduk,, "kata Seli.
"Jadi kalian mau sewa rumah saya yang di jalan pahlawan itu,, "
"Iya Bu,, kita berniat untuk menyewanya,, "
"Oh,, mau buat usaha apa kalau baoleh tau,,? "
"Kita akan buka kantor jasa IT Bu,, "
"Oh bagus itu,, kalian sudah lihat kan rumahnya,, "Bimo mengangguk.
"Suka,, cocok ngga,, ?"kata seli lagi.
"Cocok ,,tapi harganya berapa ya Bu setahun,?"
"Jangan panggil Bu dong,, panggil Tante aja,, biar kita lebih akrab,, yah,, "Bimo hanya mengangguk.
"Jadi berapa sewa setahunya Tan,,?"
"Eeemmm buat kalian Tante kasih murah deh,, setahunya tante kasih 75 jt setahun,, gimana,,"
"Itu masih mahal lah Tan,, kalau 50 aja gimana, biar lurus gitu,, "
"Wah kamu tuh sukanya nyari yang lurus lurus yah,, jangan segitu dong,, "
"Tapi kita mampunya segitu Tan,, "
"Eemmm boleh sih,, tapi ada saratnya,, "Seli sambil melihat ke arah Alvin.
"Apa saratnya Tan,, "
"Tante pengin satu malam saja bersama Alvin,gimana ,,Tante kasih satu tahun 50 juta aja,, "Alvin yang mendengarnya langsung berdiri dan pergi langsung tanpa permisi.
__ADS_1
"Vin,, tunggu,, "kata Bimo.
"Maaf Tan,, Alvin sudah insaf dan ngga mungkin kembali ke dunia itu lagi,, permisii,, "
"Tunggu,, kita bisa bicarakan lagii,, "kata Seli sambil ikut menyusul.
Alvin sudah masuk ke dalam mobilnya dan menginjak gas dengan kecepatan penuh, sedang Bimo mengejar Alvin.
Mobil Alvin sudah sampai di parkiran apartemen, dan Bimo bisa menyusul mobil Alvin.
"Vin tunggu,, "teriak Bimo saat Alvin akan berjalan pergi.
"Vin,, sory Aku ngga tau kalau rumah itu milik tante Seli, serius aku Vin,, "
"Iya Aku tau kok, kita cari rumah lain aja yah,santai aja,, "Bimo mengangguk.
"Kamu tinggal di apartemen ini,, "Alvin mengangguk.
"Wah hebat kamu Vin, "
"Aku hanya numpang, ini apartemen milik Kay,, "
"Hidup mu enak banget sih Vin,, udah dapat cewe cantik kaya lagi,, kamu tuh beruntung banget tau ngga,, "Alvin hanya tersenyum.
Lalu hp Alvin bunyi tanda panggilan, dan ternyata dari Kay, menanyakan sudah pulang apa belum. Alvin menjawabnya sudah ada di parkiran apartemen.
"Ya udah sana masuk,, Aku juga mau langsung pulang,,"
"Iya,, hati hati di jalan,, "kata Alvin, Bimo pun langsung masuk ke dalam mobilnya.
Lalu Alvin berjalan masuk ke apartemen.
"Kok lama sih Mas,,, "tanya kay saat Alvin masuk ke dalam.
"Iya,, tadi Mas sekalian bertemu sama pemilik rumahnya,tapi Mas ngga jadi menyewanya,, "
"Kenapa ngga jadi,, "
"Harganya ngga cocok,, "
"Oh gitu,, ya udah sekarang kita makan aja yuk, Mamah sama Aku tadi masak,, "
"Iya ayo, tapi Mas mau mandi dulu yah,, gerah soalnya,, "
"Ya udah Mas mandi gih, Aku siapin makan dulu,, "
"Mamah di mana Yang,,? "
__ADS_1
"Ada di kamar,, "
"Trus Mas mandinya gimana,,? "
"Mamah Aku suruh ke luar dulu ya Mas,, "Alvin hanya mengangguk.
Lalu Kay mengajak Mamahnya keluar dari kamar dan Alvin langsung masuk ke kamar.
"Mas,, Aku sama Mamah lagi pilih pilih rumah nih,, menurut Mas mana yang bagus,, "kata Kay saat Alvin keluar dari kamar yang sudah mandi. dan menyuruhnya untuk duduk di sebelahnya.
"Bagus semuanya,, "Jawab Alvin.
"Katanya mau makan, yuk makan Mas udah lapar,, "Alvin sengaja untuk menghindari perkataan Kay yang akan beli rumah.
"Oh iya,, ayo Mah kita makan,, "
"Iya,, ayo,, "Bu Linda lalu bangun dari duduknya.
Mereka bertiga lalu menuju meja makan, Kay melayani Alvin, dari mengambilkan nasi serta lauknya juga.
"Makasih,,, "Kata Alvin .Lalu mereka mulai makan.
"Enak ngga Mas,,? "
"Enak banget,, pasti Mamah yah yang masak,,? "
"Bukan,,ini Aku yang masak tau Mas,, "
"Masa sih,, Mas ngga percaya,, "
"Iihh,, serius,, Mahh,, bilang sama Mas Alvin ini Kay yang masak kan,, "sambil sedikit merengek. Bu Linda hanya tersenyum melihat tingkah anaknya.
"Iya,, Vin ini Kay yang masak, tadi Mamah yang ajarin,, "Alvin hanya tersenyum. Kay menjulurkan lidahnya sedikit ke arah Alvin.
Selesai makan, Kay yang merapikan meja, sedang Alvin yang mencuci piring, sedang Bu Linda hanya duduk melihat anak dan menantunya yang sedang bekerja sama membereskan dapur.
Setelah Selesai Kay dengan Mamahnya masuk ke kamar, dan Kay menemani mamahnya tidur.
Apartemen yang Kay tempati ini hanya ada kamar satu, jadi Kay dengan Mamahnya tidur di kamar, sedang Alvin tidur di sofa yang ada di ruang depan.
Alvin tiduran di sofa sambil tanganya di letakan di atas keningnya, Alvin merasakan pusing karena sungguh merasa beban memiliki istri seperti Kay, Alvin merasakan malu karena tidak bisa memberikan nafkah lahir, karena selalu Kay terus yang justru memberikan apa saja untuknya.
Saat Alvin hampir terlelap, rupanya Kay datang dan ikut tidur di sampingnya.
"Massss,,,, "sambil menciumi pipi Alvin.
Jangan lupa, like komen dan votenya trimakasih..
__ADS_1