
"Aduhhhhhh,,, "teriak Tiwi yang jatuh di atas badan Adit. Adit yang kaget langsung membuka matanya, dan Adit juga kaget karena melihat Tiwi dengan jarak dekat.
Untuk berapa detik mereka saling pandang,tapi Rizki langsung mendorong Tiwi agar bangun.
"Kamu tadi ngapain ada di atas badan Kaka Wi,,? "
"Kaka tuh yang rese, orang Tiwi cuman mau kasih bantal kenapa Tiwi malah di tarik, sakit tau,,, "
"Masa sih,,, "sedikit ngga percaya.
"Ya itu bantalnya,, Tiwi cuman mau kasih bantal kok,, "sambil menujuk bantal, dan setelah itu Tiwi pergi ninggalin Adit.
Tiwi lalu lanjut bantu masak,sekitar satu jam masakan pun sudah siap.
"Ibu,, Ibu kalau nanti mau ikut makan sama Kak Alvin makan aja dulu yah, Tiwi ngantuk mau tidur ah,, "
"Loh kok gitu, kaka mu kan akan balim ke kota, kamu ngga pamitan,, "
"Entar Tiwi kirim pesan aja, udah ya Bu Tiwi ngantuk,, "sebenarnya Tiwi itu alasan saja, karena malas bertemu Adit gara gara kejadian tadi.
Sampai kamar Tiwi benar kirim pesan pada Alvin dan bilang mau tidur, dan ngga usah di bangunin, dan Tiwi bilang hati hati di jalan. setelah itu Tiwi pun langsung tidur.
Pukul 4 sore, Alvin bangun dan langsung mandi untuk bersiap pulang, setelah selesai mandi Alvin membangunkan Adit , dan menyuruhnya bangun untuk mandi.
"Dit,, bangun, mandi udah sore kita harus bersiap,, "sambil menepuk lengan Adit.
"Hemmm,, iya, emang udah jam berapa,? "
"Udah jam 4,ayo ke kamarku aja,"
"Ngapain ke kamarmu, katanya suruh mandi dan bersiap,,? "
__ADS_1
"Mandiny di kamar mandi yah ada di kamarku aja,, "
"Oh kamar kamu ada kamar mandinya, ya udah ayok,, "
"Vin,, kamu banyak uang juga yah rupanya, "kata Adit lagi.
"Banyak Uang, dari mana kamu lihatnya Aku banyak uang,,? "sambil masuk ke kamar.
"Ya ini bisa bangun rumah, kayanya beberapa bulan yang lalu aja waktu Aku datang belum sebagus ini, kok sekarang udah bagus gini aja,, "
"Oh,,ini bukan uangku yang buat bangun, tapi uang Istriku, Aku aja ngga pernah tau kalau rumahku udah di bangun gini,, ini Aku baru. lihat,, "
"Serius Vin,, gila istrimu itu keren bangett,, kamu tuh beruntung banget sih dapetin Istrimu itu,, "
"Udah sanah mandi, jangan muji istriku terus, keburu telat nanti kita,, "
Adit lalu masuk kamar mandi, sedang Alvin yang sudah siap duduk di sofa sambil memainkan hpnya.
Mereka makan bertiga, Adit lelihat ke sana kemari, dan Alvin yang melihat langsung menegurnya.
"Kamu nyariin apa sih Dit, liat sana sini mulu tuh mata,, ?"
"Adek mu ngga di ajak makan,,? "
"Oh Tiwi,, dia tidur, katanya ngga usah nungguin dia,, "Adit lalu menganggukan kepalanya aja.
Selesai makan Alvin dan Adit langsung berpamitan pada Ibu untuk pulang ke Kota.setelah berpamitan mereka berdua naik ke dalam taxsi untuk menuju Bandara.
Setelah menempuh perjalanan satu jam lebih, Alvin dan Adit sampai di Bandara kota, sekarang sudah jam 9 malam, mereka telat karena tadi ada masalah pesawat yang mereka akan naiki.
Di rumah Kay sudah uring uringan ngga jelas, karena Alvin ngga sampai samapi.
__ADS_1
"Sayang,, ini udah malam, tungguin Alvinya di. kamar aja yah,, ngga baik nunggu di luar,, "
"Tapi Mah, Kay pengin nungguin Mas Alvin sampai datang,, dan Mas Alvin sampai sekarang ngga ada kabar Mah,, Kay jadi kuatir"
Lalu hp Kay berbunyi, dan panggilan dari Alvin, Alvin bilang lagi jalan pulang, dan menjelaskan kenapa terlambat.
"Gimana,, apa Alvin baik baik saja,, "tanya Mamah.
"Iya Mah, Mas Alvin baik baik saja, sekarang lagi di taxsi perjalanan pulang,, "
"Oh sukurlah kalau tidak ada apa apa,, ya udah sekarang masuk, tunggu suamimu di kamar aja,, di sini dingin, Mamah juga mau istirahat,, "Kay menurut lalu masuk ke dalam bersama mamahnya.
Kay di kamar yang memang sangat merindukan Alvin langsung mengganti bajunya dengan baju dinas malam dan sedikit berdandan, dan kay ingin menyenangkan suaminya.
Kay lalu duduk di kasur sambil bersandar, Kay mengusap perutnya yang sudah terlihat buncit.
"Sayang Papah bentar lagi pulang,, dede kangen ngga sama Papah,, Mamah kangen banget sama Papah,, nanti dede jangan rewel yah,,, Mamah pengin kangen kangenan dulu sama Papah,, "Kay bicara pada anaknya yang ada di dalam perut.
Setelah menunggu setengah jam, Alvin pun datang, Alvin langsung menuju kamar karena Kay sudah kirim pesan. mengatakan kalau menunggunya di kamar.
Saat buka pintu,, Alvin langsung tersenyum saat melihat Kay dengan menggunakan baju dinasnya sedang duduk di atas kasur.
"Hai Mas,,, kangennn,,,, "sambil mengacungkan kedua tanganya.
"Sama, Mas juga kangen,,, "sambil menyambut uluran tangan Kay, lalu Alvin memeluk dan menciumnya.
"Kamu se*xsi banget sih,hemmm,,"sambil menciumi wajah Kay.
Kay pun kegelian, dan Alvin terus saja menciumi Kay.Alvin lalu berhenti menciumi Kay dan mata mereka lalu saling tatap.tangan Alvin merapikan anak rambut Kay untuk di selipkan di telinganya, dan mencium kening Kay cukup lama. setelah itu Alvin memeluknya dengan sayang.
"Mas,, Aku pengin,,,, "
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan votenya, trmakasih..