MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH

MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH
Bimo Menengok


__ADS_3

Rara sekarang sudah di rumahnya sendiri,tadi waktu Bimo pulang kerja,Rara langsung meminta pulang ke rumahnya,dan Ibu juga langsung ikut.


"Kangenya Mas Rara sama kamar ini,,"sambil duduk di kasur dan tanganya mengusap kasurnya.Bimo yang mendengarnya tersenyum.


"Kita berapa bulan ya Mas ngga pulang,,?"


"Sekitar 4 bulan lebih lah,,"


"Lama juga ya Mas,,"


"Kalau kamu ya lama,tapi kalau Mas kan sering ke sini ,3 hari yang lalu juga Mas pulang kan buat beres beres,"


"Iya ya Mas,,"


Bimo sambil menata baju ke lemari,sedang Ibu di dapur menyiapkan makanan buat makan malam,tadi Ibu bawa dari rumah Alvin,dan sudah matang tinggal makan.


Hari hari berlalu Rara di temani Ibu di rumah,sedang Bimo kerja.Kay dan dede Al sering main,seminggu sekali pasti Kay datang bersama Alvin,dan mereka sering makan bersama di rumah Rara.


Hari ini Rara selamatan 7 bulan kehamilanya,Rara hanya membuat sukuran kecil kecilan,hanya mengundang 30 orang saja untuk membacakan doa,bukanya Rara ngga mampu bikin acara yang meriah,tapi memang rumah Rara yang kecil jadi ngga muat orang banyak,dan Alvin juga akan memberikan uang untuk acara 7 bulanan Rara,tapi Rara melarangnya karena Rara ngga mau memanfaatkan dan merepotkan kakanya terus.


Acara pun selesai dengan lancar,dan sekarang tinggal keluarga inti saja,Rara juga menelfon Tiwi untuk meminta doanya.


"Gimana kabar Tiwi Dek,,?"tanya Kay .


"Dia baik kak,dia kerja di cafe katanya sekarang kak,,"


"Adekmu itu padahal tiap bulan di kirimin uang sama kak Alvin,tapi maunya kerja aja,"


"Kata Adek,dia ngga mau repotin kaka terus,,jadi dia kerja,dari pada pulang kuliah nganggur katanya juga kak,"Kay hanya tersenyum,mereka sedang di kamar Rara.Kay mau berpamitan pulang soalnya.


"Ya udah kaka pulang dulu yah,udah sore soalnya,,"

__ADS_1


"Kok buru buru sih kak,,"


"Iya,,soalnya Al sudah mengantuk,,"


Lalu keduanya keluar dari kamar,dan Alvin sudah menggendong Al,karena Al sudah terlihat mengantuk.


Alvin dan Kay pun pulang,Ibu yang sudah cape juga masuk ke kamar,Bimo sedang merapikan rumahnya,Rara menemaninya sambil duduk di sofa.


"Sayang ayo kita ke kamar,,"Bimo mengajak Rara setelah semuanya selesai.


"Iya ayo Mas,,"Bimo merangkul Rara untuk masuk ke kamar.


Sampai di kamar Bimo membantu Rara ganti baju,Bimo sambil mengusap perut Rara yang sudah sangat besar.


Rara kalau tidur memakai daster yang longgar,dan tidak memakai pembungkus dada,karena merasa pengap.


Setelah selesai membantu Rara ganti baju,sekarang gantiyan Bimo yang ganti baju.


"Mas,,aduh sakitt,,ini anak anakmu gerak gerak,,"perut Rara kedat kedut,dan cukup kuat.


"Iya sayang,,ya Tuhan anak anak kita,mereka sedang bermain kayanya Yang,,"Bimo langsung mengusap usap perut Rara yang terus bergerak.


"Mas,,sakit aduhhh,,"Bimo masih terus mengusapinya.


"Sayang,,diem yah,,sayang tidur yah,,ini sudah malam,,"sambil terus mengusap perut Rara.


Setelah Bimo mengusap perut Rara sekitar 10 menitan,ahirnya kedua anaknya anteng dan diam,Rara juga sudah ngga kesakitan lagi.


"Sudah ngga sakit lagi kan Yang,,"


"Sudah Mas,sudah ngga sakit lagi,anakmu udah anteng di dalem,kayanya mereka udah pada tidur ,"Bimo tersenyum lalu menciumi perut Rara.

__ADS_1


"Tidak lama lagi kita akan bertemu anak anak kita Yang,,semoga mereka dan kamu selalu sehat yah,,"


"Amin,,iya Mas,,semoga,,"


"Yang,,kamu cape ngga,,?"


"Kenapa emangnya Mas,,?"


"Mas pengin nengok anak anak kita,,apa boleh,,?"Rara tersenyum.


"Boleh,,tapi pelan pelan ya Mas,,"


"Iya sayang,Mas akan pelan pelan,"


Bimo hanya membuka dasternya Rara keatas tanpa melepasnya,setelah Itu Bimo melepaskan kain segitiga milik Rara,setelah terlepas Bimo pelepaskan celana miliknya juga.


Bimo mengusap inti tubuh Rara dulu gengan jari tanganya,setelah itu membasahinya ngengan menjil*atinya menggunakan lidahnya.


Bimo cukup lama bermain inti tubuh Rara dengan lidahnya,setelah cukup basah Bimo memposisikan miliknya di inti tubuh Rara.Dengan pelan Bimo mendorongnya.


"Kalau sakit bilang ya sayang,,"Rara mengangguk sambil mer*em melek.


"Uuuhhh,,ini enak banget sayangg,,rasanya hangatt,,,"Bimo tapi tidak memasukan semua miliknya ke dalam,hanya setengah saja yang keluar masuk.


Bimo terus bergerak dan juga ganti gaya untuk Rara mirung,tapi hanya sebentar karena Rara ngga nyaman,lalu terlentang lagi,Bimo yang sudah merasakan miliknya akan keluar langsung bergerak lebih cepat.


"Sayang tahan yah,,Mas mau keluarr,,,"Rara sudah mencengkram seprei ,saat Bimo bergerak lebih cepat.


Dan Ahirnya teriakan Bimo dan Rara keluar bersama.


Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2