
Aditya kembali mengirim chat kepada Kania. Dia ingin tahu nama lengkap Kania lalu Kania pun membalas chatnya.
"Kania Pertiwi," gumam Aditya membaca balasan chat dari Kania.
Aditya langsung gerak cepat membuka akun sosmednya dan kembali mengetik nama Kania di pencarian tapi kali ini Aditya juga menambahkan Pertiwi di belakang nama Kania.
Tak berapa lama, muncul beberapa akun dengan nama yang sama tapi tidak sebanyak sebelumnya.
Aditya melihat satu per satu foto profil dari akun yang memakai nama Kania lalu setelah lima akun akhirnya dia berhasil menemukan Kania yang dia cari.
"Ketemu! Ini pasti akunnya!"
Dengan semangat Aditya membuka akun itu dan benar, akun itu memang akun sosmed Kania karena Aditya bisa melihat foto-foto Kania disana.
Di akun Kania memang tidak banyak foto tapi foto-foto itu tersusun rapi dengan gaya aesthetic sehingga membuat orang yang berkunjung ke akun Kania betah melihat foto-fotonya seperti sekarang, mata Aditya sangat dimanjakan dengan berbagai ekspresi Kania yang menurutnya menggemaskan.
"Fotonya cuma dia aja sama temannya, ada sih foto cowok tapi kalau dilihat dari caption sama hashtag, cowok itu kayanya juga temannya, hmm... mungkin dia jomblo makanya gak ada foto cowoknya."
"Bagus lah, kalau gitu gue jadi lebih gampang buat deketin dia kalau ternyata dia udah pacar, gue gak peduli, gue tinggal rebut aja dia dari pacarnya. Dia HARUS jadi milik gue," ucap Aditya sambil tersenyum menyeringai.
...****************...
Kania yang baru saja keluar dari dalam mobil merasa handphonenya terus bergetar di dalam saku celana lalu Kania merogoh saku celananya dan mengeluarkan handphonenya.
Dia melihat begitu banyak notif dari akun sosmednya.
Ooo jadi ini tujuannya minta nama lengkap gue.
Kania tersenyum melihat spam like dari Aditya. Dia juga menerima notif Aditya yang sudah men-follow akunnya.
"Follow back gak ya?" gumam Kania sambil tersenyum jahil.
"Ada apa Kak?" tanya Hendra yang melihat Kania senyum-senyum sendiri.
"Engga Yah, ayo masuk, Kakak gak sabar mau baca novel yang tadi Kakak beli."
Kania pun melenggang lebih dulu masuk ke dalam rumahnya lalu disusul Hendra dari belakang.
...****************...
Di pinggir jalan terlihat beberapa gerobak makanan sudah terjejer rapi. Mulai dari gerobak mie ayam, nasi goreng, baso sampai gerobak sate kambing.
Tapi ada satu gerobak yang hampir selalu ramai dikunjungi pembeli, di kaca gerobak itu tertulis "Soto Ayam Mas Slamet".
"Mba, Saya beli soto ayamnya lima, dibungkus ya," ucap salah satu pembeli.
Kemudian tak berapa lama datang lagi pembeli ke gerobak soto ayam itu.
"Mba, soto ayam dua, dibungkus ya."
"Mba, Saya makan disini, dua ya soto ayamnya," ucap salah satu pembeli dari meja yang memang sengaja disiapkan.
Seorang wanita tampak kewalahan melayani semua pembeli yang memesan soto ayamnya.
Lalu dia pun segera menghubungi seseorang untuk membantunya.
...****************...
Kania masuk ke dalam kamarnya dan meletakkan novel yang baru dia beli ke atas tempat tidur.
__ADS_1
"Cuci muka dulu, muka gue berminyak banget."
Kania pun berjalan dan masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah 10 menit, Kania keluar dari kamar mandi. Dia merasa lebih segar dan siap untuk marathon baca novel barunya.
Baru juga Kania menempelkan bokongnya ke tempat tidur, dia mendengar dering panggilan masuk dari handphonenya. Kania tidak langsung menjawab panggilan itu tapi dia melihat lebih dulu nama kontak yang menghubunginya.
"Ratna?"
Kania pun menggeser tombol hijau untuk menjawab panggilan telepon dari Ratna.
...----------------...
...[Via Telepon]...
Kania: Iya Na?
^^^Ratna: Ni, bantuin gue dong^^^
^^^Ratna: Ortu gue sakit^^^
^^^Ratna: Jadi gue sendirian ngelayanin pembeli^^^
^^^Ratna: Mana rame banget hari ini^^^
^^^Ratna: Please lu bisa, kan?^^^
Kania: Iya Na, bentar lagi gue dateng
^^^Ratna: Ok, makasi ya Ni!^^^
...----------------...
"Yah, Kakak mau bantu Ratna jualan dulu ya, orang tuanya sakit jadi dia kerepotan ngelayanin yang beli sotonya sendirian."
"Iya Kak, mau Ayah antar?"
"Engga usah Yah, Kakak udah pesan ojek online tadi, sekarang ojeknya sedang jalan kesini."
"Kakak pergi dulu ya Yah," lanjut Kania.
"Iya, hati-hati," balas Hendra lembut.
Kania pun keluar dari rumahnya dan tak berapa lama ojek online yang dia pesan berhenti di depannya.
Setelah Kania memakai helm dari pengemudi ojek online dan duduk di jok bagian belakang, pengemudi ojek online itu pun melajukan motornya pergi meninggalkan rumah Kania.
...****************...
Saking serunya melihat-lihat foto Kania, Aditya sampai lupa kalau terakhir kali perutnya protes minta diisi dan sekarang kembali protes.
...Kruuuk Kruukkk...
"O iya tadi kan gue gak sempet makan siang," ucap Aditya sambil memegang perutnya lalu kembali lagi melihat layar handphonenya.
"Banyak juga cowok yang modus dikomen, lihat aja entar kalau dia udah jadi pacar gue, gak ada lagi komen kaya gini, gue bakal langsung block semua akun cowok yang berani modus sama cewek gue."
"Sekarang mending gue cari makan dulu, bosen makan di rumah."
__ADS_1
Aditya beranjak dari tempat tidur lalu keluar dari kamar tamu. Dia lebih dulu masuk ke kamarnya untuk mengambil tas ransel dan juga kunci motor lalu berjalan menuju tangga.
Aditya menuruni tangga lalu berjalan ke pintu depan dan keluar dari rumah itu.
Saat sudah berada di dekat motornya, Aditya memakai helm lalu menyalakan mesin motornya.
Aditya menunggu sebentar sebelum melajukan motornya menuju pintu gerbang.
Setelah pintu gerbang dibuka oleh satpam, motor Aditya pun melaju meninggalkan rumah itu.
...****************...
Motor ojek online berhenti di dekat gerobak soto ayam.
Kania beranjak dari jok motor dan melepas helm lalu mengembalikan helm itu kepada pengemudi ojek online.
Pengemudi ojek online itu pun pergi setelah Kania membayar ongkos ojeknya yang lebih dari tarif yang tertera diaplikasi.
Kania lalu berjalan menghampiri wanita yang terlihat sibuk mengikat beberapa bungkus soto ayam.
"Na," panggil Kania.
"Syukurlah akhirnya lu dateng juga!"
Ratna tersenyum lebar melihat kehadiran Kania.
"Sini Na gue yang iket, lu layanin aja pembeli yang lain."
Kania segera mengikat bungkus soto ayam yang masih tersisa.
"Ok siap!"
Ratna pun beranjak dari tempatnya dan bergegas melayani pembeli yang ada di meja.
Orang tua Ratna memang sudah lama berjualan soto ayam di tempat itu jadi tidak heran kalau banyak orang yang datang untuk membeli soto ayamnya. Selain sudah dikenal banyak orang, rasa soto ayamnya juga sesuai dengan lidah orang-orang sehingga mereka pasti datang lagi untuk membeli soto ayamnya.
Sejak SMA, Kania sudah membantu Ratna saat Ratna kerepotan seperti sekarang makanya Kania sudah tidak canggung lagi melayani pembeli. Kania tahu apa yang harus dia lakukan begitu juga dengan Ratna.
...****************...
Tukang parkir terlihat sedang memberi arahan kepada seseorang agar bisa memarkirkan motornya.
Setelah sudah sesuai dengan arahan tukang parkir, orang itu pun beranjak dari jok motornya. Dia melepas helm yang menutupi kepalanya dan melihat tulisan di kaca gerobak yang tak jauh dari tempatnya berdiri.
"Soto ayam Mas Slamet," gumam orang itu.
"Semoga masih ada, gue pengen banget makan soto ayam itu sekarang."
Orang itu pun berjalan mendekati gerobak soto ayam.
...****************...
Author: Hai semuaaa~
Ikutin terus ya cerita Aditya dan Kania 🤗
Makasi like dan komennya ❤️❤️❤️
Jangan lupa difavoritkan kalau kalian suka dan vote ya 😉
__ADS_1
Sampai bertemu lagi di bab selanjutnya~