MENIKAHI DOSEN CANTIK

MENIKAHI DOSEN CANTIK
SENJATA MAKAN TUAN


__ADS_3

...🌺🌺🌺🌺🌺...


Bella membantu Mbok Iyem memasak makan malam. Sesuai perintah Arya tadi pagi, Bella akhirnya mau untuk ikut makan di meja makan. Ken menatap aktivitas Bella tersebut dari kejauhan.


'Aku merasa bernostalgia melihat Bella memasak bersama Mbok Iyem. Betapa bahagianya waktu itu aku menyaksikan Lesi yang sangat bersemangat untuk belajar memasak dengan Mbok Iyem. Namun itu semua hanya tinggal kenangan karena ulah kebodohan ku sendiri.' gumam Ken dalam hatinya. Setelah insiden penangkapan Biangka tadi pagi, Ken merasa saat yang tepat untuknya bisa semakin dekat dengan Bella. Meski ada Adelia yang harus ia wanti-wanti agar tidak ikut pula membahayakan Bella. Namun, tetap saja niat baiknya itu semakin besar.


"Selamat sore Pi, aku minta duit dong Pi!" Ujar Adelia mengagetkan Ken yang tengah asik melihat Bella dari jauh.


"Memangnya uang yang Papi kirim minggu kemarin udah habis?" Tanya Ken bingung. Ia merasa Adelia begitu rakus dan boros bila berhubungan dengan uang. Ia bahkan tidak risau sedikitpun, padahal ibunya tadi pagi baru saja dijebloskan ke penjara.


"Udah Pi, lagian uang di ATM ku juga habis usai liburan kemarin. Sekarang aku mau keluar makan malam bareng teman-teman aku. Dikasih ya Pi!" Pinta Adelia memohon.


"Baiklah, sebentar lagi Papi kirimkan ke ATM kamu. Jangan pulang terlalu larut, Papi akan mengawasi lansung jam pulang mu itu!" Tegas Ken pada Adelia. Beberapa tahun menjadi orang tua sambung Adelia, Ken tentu memiliki rasa sayang dan kekhawatiran layaknya seorang Ayah pada anaknya. Merawat dan membesarkannya sedari kecil membuat Ken sudah menganggap Adelia seperti anak kandungnya sendiri.


"Hore... Makasih Papi, Adelia sayang Papi." Ujarnya bersemangat dan langsung berlari kegirangan ke dalam kamar. Suaranya mampu membuat perhatian Bella dan Mbok Iyem teralihkan dari memasak.


"Kerjanya cuma pandai meminta uang. Bahkan sekarang mau jalan-jalan bareng teman-teman nya. Apa tidak sedih sedikit pun karena ibunya tadi pagi baru saja masuk penjara?" Gumam Bella tanpa sadar yang dapat di dengar oleh Mbok Iyem.

__ADS_1


"Hush... Non Bella nggak usah pedulikan gadis pemalas itu! Mbok sebenarnya juga nggak suka sama dia, tapi mau gimana lagi. Dia terlalu dimanjakan oleh tuan Ken. Makanya ngelunjak kayak gitu." Ujar Mbok Iyem membuat Bella tersadar bahwa ia bergumam bukan di dalam hatinya.


"Hehehe... iya Mbok. Bella cuma agak risih aja tadi lihat dia kayak gitu. Terlihat begitu egois, bahkan ia tidak peduli kalau ibunya masuk penjara." Ucap Bella yang kembali fokus dengan memasak.


"Itu mah udah karmanya nyonya Biangka Non! Dia sendiri yang didik anaknya sampai seperti itu. Makanya sekarang dia merasakan senjata makan tuan." Ucapan Mbok Iyem membuat Bella langsung mengangguk. Ia merasa ucapan Mbok Iyem ada benarnya, karena apapun yang kita tanam pasti itu yang akan kita tuai.


"Ah sudahlah Mbok, kita bahas yang lain saja. Bella jadi tidak bersemangat nantinya jika membahas gadis itu terus." Pinta Bella membuat Mbok Iyem tersenyum.


"Baiklah Non, kalau begitu Mbok Iyem mau ucapin selamat dulu karena Non udah berhasil membuat kebusukan dan kejahatan Nyonya Biangka terbongkar. Mbok akhirnya lega, dengan begitu pasti tuan Ken habis ini bakalan bisa sembuh." Ucap Mbok Iyem sangat kagum menatap Bella.


Tanpa mereka sadari Adelia mendengar semua obrolan itu dari sudut dinding pembatas ruang makan dan dapur. Ia yang berniat untuk mengambil air akhirnya memutuskan untuk menguping dan kagetnya sebuah kebenaran terungkap saat ia mendengarkan.


'Sudah ku duga Bella ada andil dalam penangkapan Mami. Awas saja kamu Bella, aku tidak akan tinggal diam Kamu sudah berani merusak kehidupan Mami ku. aku akan membalas dendam apa yang telah kamu perbuat kepada kami!' sarkas Adelia di dalam hatinya. Ia pun segera keluar dari rumah setelah bersiap-siap untuk pergi.


Sebenarnya Adelia keluar rumah tidak untuk menemui teman-temannya melainkan bertemu dengan Thomas. Anak buah yang pernah ia perintahkan untuk memperkosa Bella dan merusak nama baik Bella. Lelaki itu kini terus menerus memeras Adelia dengan mengancam akan membongkar kejahatannya.


Di sebuah club malam yang tidak jauh dari kediaman Ken Wijaya. Mereka pun bertemu. Adelia menyerahkan beberapa lembar uang puluhan juta yang sudah terbungkus amplop kepada Thomas. Uang itu adalah uang yang Ken kirimkan kepada Adelia tadi sore.

__ADS_1


"Sudah cukup segini ya. Gue udah kere sekarang. Di tambah Mami gue lagi di penjara. Lo nggak usah minta-minta uang lagi!" Pinta Adelia yang terdengar memohon.


"Gue sih mau aja, asal lo layani gue buat satu malam ini!" Putus Thomas tersenyum mesum pada Adelia.


"Apa? Lo beneran udah gila ya!" Sarkas Adelia yang berdiri dari duduknya.


"Ya itu kalau Lo mau aja sih. Lagian gue nggak segan-segan buat bocorkan semua kejahatan Lo ke keluarga Wijaya. Biar Lo dan Mami Lo itu sama-sama masuk penjara!" Ancam Thomas langsung membuat Adelia takut. Ditambah kali ini ia hanya tinggal sendiri tanpa adanya sang ibu yang mampu membentengi dirinya dari hal yang bersifat fatal seperti saat ini.


"Ya sudah, tapi habis ini Lo nggak usah menghubungi Gue! Apalagi meminta uang, pokoknya kita putus hubungan habis ini! Dan jangan pernah mengungkit kejahatan Gue ke siapapun!" Tegas Adelia membuat Thomas merasa kesenangan. Ia sebenarnya sedari dulu sudah menyukai Adelia, gadis cantik yang menurutnya sangat manis itu mampu membuatnya tergila-gila hampir setiap hari.


"Iya Gue janji, kalau gitu Lo mau kan melayani gue malam ini?" Tanya Thomas memastikan. Adelia langsung mengangguk, meski berat ia juga tidak mau mempertaruhkan kehidupannya yang sudah sangat nyaman ini.


"Baiklah." Jawabnya berat dan setengah hati. Malam itu setelah mengirimkan pesan bahwa ia akan tidur di rumah temannya kepada Ken. Adelia dan Thomas pun memesan sebuah hotel bintang 4 yang tidak jauh dari club malam. Adelia dan Thomas sedikit mabuk dan separuh sadar. Malam itu mereka habis dengan penuh semangat dan sangat panas. Thomas betul-betul bergairah karena hal ini sudah lama ia nanti-nantikan. Merasakan tubuh indahnya Adelia yang bersentuhan langsung dengan inci demi inci kulit tubuhnya.


Tetapi tanpa mereka sadari, anak buah Arya sudah berhasil mendapatkan beberapa bukti. Bahwa dalang yang membuat Bella hampir diperkosa itu adalah Adelia. Dengan foto hasil jepretan nya itu, akan sangat memudahkan polisi menangkap Adelia yang terang-terangan telah memberikan uang pada Thomas. Tidak lupa mata-mata dari keluarga Wijaya itu juga berhasil merekam semua pembicaraan Adelia bersama Thomas di club. Sehingga semua bukti yang diperlukan sudah jelas adanya.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2