Menikahi Ipar

Menikahi Ipar
BAb 101


__ADS_3

"Gendooong"


"Bangun"


Tangan Alana ditarik oleh Hanan, sampai Alana sudah berdiri


"Jadi, aku ini mau digendong?" Tanya Alana


"Iya. Ayo naik" Hanan berbalik dan memberi punggung pada Alana


Alana sudah naik kepunggung Hanan, dan berteriak "Anak-anak !! Bunda menaaaaang !!! Yeeeee... Jalan mang" Alana memeluk Hanan erat, karena Hanan benar-benar menggendongnya


Altaaf berdiri sambil berlari "Bundaaaaaa.." Altaaf berlari mengejar Alana yang sudah digendong kuda liar "Jangan bawa bundaaaaaa... Daddyyyyy... tuyunin bundaaaaa hwaaaaaa"


AHAHAHA


Semua orang tua geleng-geleng melihat tingkah tuan rumahnya yang ikut somplak


Padahal dulu Hanan tidak begini, dan tidak pernah mengumbar kemesraan didepan publik


"Ilmu papa sudah nurun kepada Hanan keknya" Ucap Fatih sambil geleng-geleng


"Maklum, mentang-mentang dulu iparnya dan nggak pernah gendong. Jadi biarin" Ucap Husayn


"Hey, memangnya kalian nggak pernah gendong pasangan" Fariz menabok punggungnya sendiri "Mom, naik. Kita balapan yuk"


"Gila" Ujar Husayn yang sedikit menolak


"Kenapa? Papa, mama digendong pa. Balapan kita. Pasangan kita yang paling mini itu mama. Jadi papa pasti masih kuat" Fariz sudah merangkul Hawa


"Oke, sini ma. Papa gendong"


"Ish, papa jangan belagu. Ntar mama jatuh, nggak mau" Tolak Sifa


"Tantangan anak-anak ma. Ayo... Kata Fariz, dokter banyak. Entah ahlinya apa bodo amat"


"Ya Allah. Tapi mama kan berat pa"


"Enggak masalah. Papa gendong kedepan aja. Sampai ke Hanan"


"Oke. Tapi bener ya, kalau papa sudah tidak kuat, jangan dipaksa"


"Siaaapp"


Akhirnya, 4 pasangan tadi berlomba menggendong paling lambat. Bukan berlomba ingin cepat sampai, tetapi lomba gendong lelet-leletan. Siapa yang lelet, dialah pemenangnya


Hanan menoleh kebelakang, dengan momen yang tidak terduga "Turun bund"


Hanan ingin berjaga-jaga ingin menangkap mamanya


Husayn menggendong sambil berlari, dan menyelesaikan tugasnya dengan cepat "Yeaaahhh kalah !!!" Husayn kalah, riangnya minta ampun


Begitupun Fatih "Horeeee, aku mengalahkanmu Sayn"


"Lihatin papa kita, kayak kura-kura beneran kak.."


"Hus. Sama orang tua bilangnya sembarangan"


"Ya Allah... Lambatnya kak.." Husayn membayangkan betapa beratnya menggendong sambil berjalan. Bahkan tak sampai-sampai


"Kamu jangan membayangkan papa saja. Lihat Fariz. Fariz hanya berjalan saja sambil menggendong Hawa. Apa nggak sama. Padahal dia kuat, tapi pura-pura aja buat saingan sama papa"


"Dad, kayaknya sampai maghrib nggak kelar-kelar lombanya ini"


"Haha, biarin. Kita yang muda ngalah"


Hahaha

__ADS_1


-


Setelah agak sore, seluruh keluarga ingin berkunjung kerumah sakit yang Hanan pimpin


Mereka menyewa armada yang muat untuk mengangkut mereka jadi satu


Sesampainya dirumah sakit, Anak-anak sudah berjalan didepan dengan panduan Altaaf, untuk melihat bayi-bayi yang baru dimandikan


"Ih lucu" Ucap anak-anak kecuali Altaaf dan Imran


Perawat yang membawa bayi yang sudah dimandikan, menyapa putra sang pemilik rumah sakit ini


"Eh, mas Altaaf. Ajak siapa? Temannya?" Tanya sang perawat


"Bukan teman kak. Mereka saudara-saudaraku katanya" Jawab Altaaf membuat sang perawat menghentikan kegiatannya sejenak


"Kata siapa?"


"Bunda"


"Eh"


-


Sementara,


Para kembaran quadruple berjalan dibelakangan jauh dari anak-anak tadi, sambil bercanda dan saling gebug-gebugan khas mereka


Dan para istri, mereka ada dibelakang dengan para istri lainnya


Fariz menoleh kebelakang "Papa mama pada kemana mom?" Tanyanya pada Hawa


"Istirahat kak" Jawab Hawa


"Oh"


Mlongolah mereka "Jon, Jon. Pak dokter yang mana" Kata Lono yang sudah kebingungan


Jono ikut berhenti dan ikut bengong "Iya ya, itu topeng apa orang beneran si Lon. Kok bisa sama semua"


"Entahlah. Orang kaya itu bebas. Operasi juga boleh, karena ada fulus. Udah ah, kita nyapa aja" Kata Lono


Akhirnya, Jono dan Lono menyapa, tapi diselimuti kebingungan


"Apa benar, pak dokter itu kembar empat ya Jon"


"Taulah Lon, Aku bukan kembaran nya, jadi nggak ngerti"


Tidak hanya itu.


Para suami yang menjaga dan kebetulan mereka diluar, melihat pria muda tampan-tampan seperti ikut dihipnotis. Sampai mengucek matanya agar tidak rabun. Ternyata rabun beneran karena keempat putra Ilham tidak berubah


-


Pagi berikutnya dihari senin


Hanan dan Alana sudah disibukkan kembali dengan urusan pekerjaan, termasuk Hanan


Hari ini, ada tamu yang ingin berkonsultasi mengenai keturunan yang belum kunjung datang


Setiap pasangan yang sudah menikah, pasti ingin segera menimang momongan.


Ada pasangan yang menikah, langsung diberikan kabar baik mengenai kehamilan, namun ada juga yang harus menunggu hingga bertahun-tahun seperti pasangan ini


"Bagaimana bapak, ibu. Apa yang bisa saya bantu"


"Begini dok, langsung saja pada inti permasalahan saja"

__ADS_1


Hanan mengangguk, dan seperti biasa, Hanan selalu mengambil kertas dan pulpen, sebagai media coret-coretan untuk keluhan pasien


"Begini. Usia pernikahan kami sudah berjalan lama sekali. Yaitu duapuluh tahun. Kami sudah berusaha sampai down dok. Kenapa saya belum juga hamil? Padahal orang kata, sudah kemana-mana sampai duit terkuras, tenaga terbuang. Tapi hasilnya nihil. Apa yang harus kami lakukan dok"


"Baik. Begini, apa ibu memiliki riwayat keguguran sebelumnya?"


"Tidak dok"


"Berarti ibu belum pernah hamil"


"Belum dok"


Hanan melihat dan membaca biodata pasien, usianya sekitar 35-40 tahun. Si pasien ya, berarti ceweknya


Padahal, untuk bisa hamil tentunya perlu didukung oleh persiapan dan perencanaan yang matang dari berbagai aspek. Alasan belum ada tanda-tanda kehamilan juga perlu dicari penyebabnya, bahkan harus segera dicari tahu solusinya.


"Baik, kita periksa dulu ya bu"


Pasien diperiksa. Setelah pasien diperiksa dan duduk kembali


"Ibu, seorang wanita yang sudah berkeluarga, tentunya berharap ingin memiliki keturunan. Tetapi, jika kata Allah TIDAK, ya TIDAK. Tapi jika Allah menghendaki, apapun bisa terjadi. Kita hanya manusia biasa. Yang hanya bisa menerima takdir dan harus legowo. Tadi hasil dari pemeriksaan, sepertinya ibu mengalami penyumbatan saluran tuba falopi. Tau tuba falopi ?"


"Tidak dok"


"Tuba falopi sangat berperan dalam membawa sel telur dari ovarium menuju ke rahim. Namun, jika saluran tuba falopi tersumbat, ini akan membuat sel telur tidak bisa tersalur ke rahim dan bertemu sper ma. Penyumbatan tuba falopi bisa terjadi karena peradangan pada panggul atau yang paling sering terjadi akibat infeksi chlamydia atau gonorrhea"


"Apa itu dok gororea gororea"


"Bukan gororea, tapi GONORRHEA"


"Iya dok, susah sekali aku ngomongnya. Lalu, aku harus bagaimana dok. Apa yang harus kami lakukan"


"Untuk membantu mengurangi saluran tuba falopi yang tersumbat, ada baiknya..." Hanan mencatat resep "Kurangi gaya hidup yang tidak sehat. Apa ibu merokok?"


"Tidak dok"


"Minum alkohol barangkali maaf"


"Tidak juga dok"


Hanan sedikit curiga dengan hasil pemeriksaannya "Ibu tidak merokok, dan juga tidak minum alkohol. Apa ibu sering memakan makanan berpengawet? Misal mie instan barangkali, atau minuman yang banyak pengawetnya ?"


"Sepertinya, iya dok. Sekarang kan banyak makanan berpengawet"


"Lah, itu termasuk mengganggu tingkat kesuburan, dan mengganggu proses rahim yang ingin menerima sel telur. Hentikan kebiasaan itu ya bu. Ganti. Ibu harus banyak mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan berolahraga teratur. Tapi ingat, jangan terlalu kelelahan dan mengalami stres. Karena banyaknya aktivitas yang melelahkan, bisa menjadi salah satu penghambat kehamilan. Kelelahan-kelelahan yang dirasakan ini, tentunya bisa berujung pada stres. Padahal, stres menjadi salah satu penyebab ketidaksuburan"


Pasien manggut-manggut, sepertinya, apa yang diucapkan dokter Hanan, pas semua yang ia lakukan


"Untuk suamiku dok, apa dia baik-baik"


"Untuk suami, nanti ada tesnya, dan akan ditangani oleh ahlinya. Mbak, mbak, tolong bapaknya" Hanan memanggil asistennya, untuk pemeriksaan lebih lanjut, ke ahli lain "Ini resep untuk ibu" Hanan menyerahkan kertas resep untuk pasien "Dan satu lagi. Tak kunjung hamil, juga bisa disebabkan dari faktor laki-laki. Rendahnya jumlah dan kualitas sper ma, bisa menjadi salah satu alasan pasangan suami istri belum diberikan keturunan"


"Lalu, apa yang harus suami saya lakukan dok" Ucap pasien entah sudah berapa kali


"Suami ibu harus sering-sering mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, vitamin B6, vitamin B12 dan asam folat, vitamin E, hingga zinc. Vitamin yang dikonsumsi rutin, bisa membantu kemampuan bergerak sper ma. Sehingga, mampu membantu dalam membuahi sel telur"


"Lah terus, sekarang saya harus bagaimana dok"


"Ibu dan bapak tunggu diluar, nanti sama mbaknya, akan diantar keruang pemeriksaan yang lain"


"Oh, kalau begitu, kami permisi dok, terimakasih"


"Sama-sama"


-1.284 kata, kelewat ya dari 1000 kata, jadi tidak saya jelaskan secara detail mengenai vitamin-


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2