Menikahi Ipar

Menikahi Ipar
Bab 84


__ADS_3

Sebelum mereka pulang kerumah, Hanan mengajak anak istrinya, untuk makan malam diluar


Hanan mencarikan restaurant sehat untuk makan malam keluarganya


Selain sarapan pagi, makan siang, dan juga makan malam, merupakan jam makan penting untuk kita pikirkan.


Menu makananpun harus sehat, agar nutrisi serta gizi keluarga Hanan ini dapat selalu terpenuhi.


Mereka berempat sudah masuk ke restaurant


Sebelumnya, mereka menimbang berat badan terlebih dahulu, sebelum mereka makan malam


-


Imran terus menggandengi tangan Alana. Sedangkan Altaaf, mintanya digendong terus oleh Hanan


Mereka sudah duduk, dan mulai melihat daftar menu yang sudah menggoda perut mereka


Sambil membuka-buka buku menu, pelayan restauran sudah mencatat pesanan Hanan, termasuk memilihkan menu untuk Alana. Tapi belum dengan Imran dan Altaaf


"Kakak mau pilih makanan yang mana" Tanya Alana


"Sup Ayam sama stik ikan bund" Ucap Imran sambil menunjuk gambar yang ada dibuku menu


Tangan Altaaf keatas


"Dedek mau nugget ayam bund, sama sayul"


"Boleh nggak dad, dedek minta nugget" Ucap Imran


"Boleh" Jawab Hanan


Singkat cerita, pesanan mereka sudah tersedia diatas meja


"Sebentar-sebentar jangan dimakan dulu"


Semuanya patuh mendengarkan Alana.


Alana segera berbisik kepada Imran "Kakak, kita tes kecerdasan daddy yuk"


"Tes apa bund"


"Bunda ngetes dulu, baru kakak ikutin cara ngetesnya"


"Oke, oke bund"


Alana bertepuk tangan sekali "Ehem, sekarang, siapa yang akan pimpin do'a"


"Kakak, ntar diikutin dedek" Tunjuk Hanan pada Imran


Setelah do'a selesai, mereka segera menyantap makanan yang mereka pesan, yang sudah dihadapan mereka masing-masing


Alana mulai beraksi


"Dad, kakak memilih sup ayam kok boleh, memangnya bermanfaat ya dad" Tanya Alana iseng-iseng, sambil mengajari Imran, agar tau tentang masalah gizi


Soalnya, jika tidak ada manfaat, Hanan pasti melarangnya


"Kan kandungan protein pada ayam, yang dipadukan bersama dengan manfaat sayuran yang ada pada sup, itu kan sehat bund. Dan kebutuhan gizi, serta nutrisinya juga terpenuhi" Jawab Hanan sambil mengelap bibir Altaaf yang gelepotan makanan


"Kalau nugget ayam dad" Tunjuk Imran pada piring Altaaf


"Sama. Kayak seperti milik kakak. Hanya, penyajiannya saja yang berbeda. Punya dedek nugget ayam, punya kakak sup ayam"

__ADS_1


"Sayuran dad sayuran" Tunjuk Imran pada mangkuk Altaaf


"Sayur bayam ini sudah jelas banyak manfaat dan gizi, apalagi untuk pertumbuhan seperti kalian"


"Stik Ikan milik kakak dad" Masih Imran yang bertanya


"Kamu kok cerewet banget sih. Ikut-ikutan bunda aja"


"Uda ini tantangan, jawab aja" Selah Alana sambil memakan makanannya sendiri


"Protein dong, yang jelas. Pada dasarnya, pembuatan stik ikan ini, hampir mirip dengan pembuatan nugget ayam, yaitu, dengan mem-fillet ikan, kemudian berikan bumbu dan taburi dengan tepung roti, kemudian goreng hingga matang dan sajikan. Dah makan. Daddy nggak makan-makan gara-gara menjawab pertanyaan kalian"


"Ah daddy payah, penjelasannya kurang puas"


"Makan. Bila perut sedang lapar, maka otak kita takkan bisa berfungsi, dengan baik. Sekarang makan. Jangan banyak tanya" Hanan segera menyantap makananannya


"Dad, daddy makanannya banyak banget. Ntar daddy gendut loh dad" Lagi-lagi Imran memprotes


Hanan menelan daging yang tadi ia kunyah "Mau? nih" Hanan membagikan daging yang sudah diiris-iris "Daging ini merupakan sumber protein dan zat besi, yang bisa diolah dengan beragam cara, termasuk dipanggang dan dibakar. Masalahnya, memanggang atau membakar daging pada suhu tinggi, dapat memicu terbentuknya senyawa pemicu kanker. Yang disebut, heterocyclic amines. Tau? Kakak tau?"


Imran geleng-geleng


"Telur dad sama sayuran berwarna"


"Tuh kan, dijelasin belum selesai saja, sudah timbul pertanyaan yang baru"


"Daddy... " Rengek Imran


"Kalau lemak dalam kuning telur, dapat meningkatkan penyerapan karotenoid yang ada dalam sayuran berwarna. Karotenoid itu, antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari penyakit serta meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh"


"Sarden dad"


"Sarden itu ikan berlemak, ini mengandung vitamin D yang cukup tinggi. Apalagi !!!"


Makan malam, sering kali dijadikan kambing hitam kenaikan berat badan. Padahal, menu makan malam yang sehat, justru bisa membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kualitas tidur


Banyak orang yang percaya bahwa membatasi atau menghindari makan malam bisa membantu menurunkan berat badan.


Padahal, berat badan tidak sepenuhnya ditentukan oleh jam berapa kita makan, melainkan oleh apa dan berapa banyak makanan yang kita makan serta seberapa tinggi tingkat aktivitas fisik kita.


Beberapa penelitian, menunjukkan bahwa makan malam dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengontrol gula darah pada keesokan paginya.


Namun, menu makan malam yang di konsumsi, tentunya harus sehat dan sesuai dengan kebutuhan kalori per hari.


Hanan memulai menyantap potongan ikan salmon panggang, lalu membaginya kepada Alana


Setelah ikan tadi tandas, ia pindah menyantap spaghetti dengan saus tomat


Sama, Hanan membaginya dengan Alana, dengan cara menyuapinya


"Daddy daddy, dedek mauuuu" Altaaf jingkrak-jingkrak "Suapin dad"


"Kakak juga dad" Imran juga iri ingin disuapi seperti bunda dan adiknya


Hananpun melakukannya


Tumis tahu, bok choy, dan paprika, lalu ada nasi merah. Tidak lupa minum es teh dengan perasan jeruk nipis


Makanan dimeja tandas


"Belum kenyang kan. Kita akhiri dengan santapan kudapan" Ucap Hanan


Dimeja sudah ada telor, yoghurt, dan sayuran segar

__ADS_1


"Daddy, manfaat telur apa dad" Tanya Imran


Hanan sedikit malas untuk menjelaskan. Tapi dia tetap harus bisa menjawab didepan putranya. Kalau tidak bisa menjawab, alamat diejek oleh Alana


"Telur itu sumber protein, dan mengurangi rasa lapar yang jelas" Jawabnya agak malas


"Ini dad " Imran menunjuk Yogurt


"Yogurt juga sumber protein. Sekaligus, kaya akan kalsium"


"Malam-malam nggak masalah ya dad mengonsumsi yogurt" Sekarang Alana yang bertanya


"Ini dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi rasa lapar keesokan paginya"


"Berarti kita ngirit ya dad. Lalu sayuran dad" Imran lagi-lagi sibuk bertanya


"Tadi sudah. Jangan ngerjain daddy mulu ah" Kesal Hanan.


Hanan lalu berdiri, dan naik ketimbangan badan


"Coba bund, kamu kesini. Liatin bund. Tadi kita makan banyak. Tapi timbangan kita naiknya tidak banyak kan?" Hanan turun, lalu Alana naik


"Iya dad"


Imran cengap-cengap ingin bertanya


"Apa??! Ingin tau fungsi timbangan??" Tanya Hanan


"Hehe ya buat menimbanglah dad. Itu kakak tau"


"Ahaha" Alana tertawa


Hanya Hanan saja yang tidak ingin tersenyum


Menu makan malam sehat dan camilan di atas, bisa membantu merasa lebih kenyang. Sehingga, kita tidak membutuhkan lagi camilan tinggi kalori dan rendah nutrisi. Seperti keripik, kue, atau permen, di tengah malam. Makanan seperti inilah yang riskan menaikkan berat badan.


-


Pukul 22:00


Mereka sudah sampai dirumah


Altaaf dan Imran sudah tertidur dijok belakang


Alana dan Hanan turun dari jok depan, lalu membopong satu-satu putra mereka


"Bunda kuat nggak ? Kalau nggak kuat, biar daddy yang bopong"


"Kuat mas"


"Hati-hati bund. Altaaf berat"


"Iya"


Hanan melihat Alana terlihat berat mengangkat Altaaf, rasanya tidak tega


"Sini, sini bund. biar daddy yang angkat. Bunda bukain pintu aja" Hanan mengambil Altaaf dari gendongan Alana


Setelah anak-anak sudah tertidur dikamarnya, mereka tinggal memasukkan barang belanjaan mereka kedapur


Alana ingin membongkar belanjanya


"Sudah bund, yang beresin biar bibik. Yuk istirahat, sudah malam"

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2