Menikahi Ipar

Menikahi Ipar
Bab 102


__ADS_3

Hanan keluar ruangan, karena waktu dzuhur sudah berkumandang


Seperti biasa, sebelum masuk keruangan lagi, para dokter masuk kekantin, setelah sholat usai, untuk makan siang.


Hanan sudah masuk kekantin, khusus para dokter


Begitupun dengan Alana. Tetapi, Alana lebih suka berkumpul dengan kawan-kawannya, yaitu Nani dan Noni, ketimbang bergabung dengan suaminya


Alana bisa saja bergabung dengan Hanan, karena tidak ada larangan baginya, untuk bergabung makan dengan para dokter lain, terlebih, Alana adalah istri dari pemilik rumah sakit ini


Meskipun sudah banyak yang tau, kalau Alana istri dari dokter Hanan, tapi ada juga yang belum tau. Seperti dokter Seno ahli Urologi. Dokter baru ini selalu memperhatikan gerak gerik Alana


Tak disangka, dokter Seno menghampiri Alana yang sedang bergurau dengan teman-temannya, setelah makan siang mereka habis


"Kok sudah selesai" Sapa Seno


"Eh dok, sudah dok" Ucap Nani


"Tidak santai dulu, kan masih jam istirahat" -Seno


Mereka bertiga sudah berdiri, dan akan beranjak kekantor lagi


"Tidak dok, kasihan yang belum istirahat, biar gantian" Jawab Noni


Maksud Seno, sebenarnya, pertanyaan yang dimaksud untuk Alana, bukan temannya. Tapi jauh dari ekspektasi. Yang menjawab pertanyaannya, bukanlah Alana, melainkan kedua teman-temannya


Hanan melihat meja istrinya didekati oleh Seno rekan kerjanya. Hanan mengira, Seno mendekati teman istrinya, bukan Alana


Alana berdiri karena Hanan mendekati


"Kenapa tidak bergabung bersamaku tadi" Tanya Hanan


"Ih, biasa enggak. Lagian nggak enak ah, nggak tau yang diobrolin apa"


"Memang setahu bunda, kita itu ngobrolin apa sih"


"Ya nggak ngerti. Ngobrol cara ngelahirin bayi kali, mana aku tau"


"Uh... Kamu ini" Hanan mengusap kepala Alana yang terhalang hijab "Nanti keruang meeting ya"


"Nggak ah.. Kerjaanku banyak. Lagian disitu, aku nggak diperluin"


Alana memang tidak suka bergabung dengan suaminya. Apalagi bukan bidangnya, dan bukan departemennya ia bekerja. Alana lebih nyaman berkelompok dengan sekutunya, dan bekerja dengan sebaik-baiknya


Hanan mengantarkan Alana sampai keruangannya, dimana Alana bekerja. Setelah Alana masuk, Hanan berbelok, menuju keruangannya sendiri


-


Beberapa menit berlalu, Pijar datang mengetok ruangan Alana.


"Alana"


Alana menoleh, lalu berdiri membuka pintu kaca "Eh, mas Pijar. Ada apa"


"Tidak apa-apa. Eng aku ingin ngobrol sama kamu sebentar"


"Aduh, sudah hampir jam 1. Aku tidak mau kena teguran dari atasan"


"Tidak apa-apa, hanya sebentar saja"


"Baiklah hanya sebentar ya, 5 menit"


"Iya, ya"


Alana dan Pijar menuju pantry rumah sakit.


Alana mengambil air minum, untuk dirinya sendiri. Sebenarnya tidak haus, namun, daripada untuk pegangan tidak ada, Alana cari cara, agar rasa tak enak hilang dari dirinya


Alana duduk dikursi pantry, dan Pijarpun mengikuti


"Ada apa. Ada yang pentingkah" Alana bertanya seperti itu, karena mereka sudah saling kenal. Dan benar. Apa yang dikatakan Pijar dulu, kinerjanya bisa diperhitungkan


Pijar tersenyum, lalu menyodorkan oleh-oleh untuk Alana "Ini untukmu"


"Apa ini" Alana memegang paper bag besar, yang entah apa isinya, Alana tidak tau


"Buka disini juga boleh, kalau penasaran" Ucapnya tersenyum grogi


"Disini?"


"Iya, silakan"


Alana meminum air putih yang tadi ia pencet dari dispenser


Glek

__ADS_1


Seperempat gelas berisi air putih cukup untuk Alana minum. Masih sisa


"Boleh intip ya?"


"Buka juga boleh"


Alana hanya mengintip "Memang kamu darimana sih"


"Kemarin pulang ke Surabaya, lalu ingat kamu. Terus aku beliin aja oleh-oleh untukmu"


"Kenapa harus aku. Temanku kan banyak"


"Kalau kamu mau kasih ketemenmu juga terserah. Yang penting aku ngasihnya kamu"


"Ya sudah, bukanya nanti aja ya" Alana mengangkat lengan tangannya "Sekarang sudah jam 1 kurang 5 menit, sudah ya, aku tinggal. Makasih bingkisannya"


Pijar memandang Alana benar-benar dibuatnya grogi.


Glek


Glek


Glek


"Eh, eh, itu minum milikku. Kenapa kau minum" Cegah Alana, tapi terlambat karena sudah habis


"Tidak mengapa. Bekasnya orang cantik"


"Heh ??"


-


Alana sudah masuk keruangannya. Dan menaruh paper bag tersebut, diatas meja kubikel, kantor tempat Alana bekerja


Noni mendekat "Alana, kamu bawa apaan"


"Oleh-oleh"


"Cie, mentang-mentang pak dokter sibuk, bini sering dikasih oleh-oleh. Biar nggak ngambek ya" Nani ikut-ikutan godain Alana


"Apaan sih isinya" Noni penasan


"Tau, buka aja" Ucap Alana, dan mulai sibuk dengan pekerjaannya


"Iya"


"Kita unboxing hadiah dari daddy Hanan" Ucap Nani kegirangan


Alana hanya geleng-geleng. Tidak enak jika bilang hadiah tersebut dari Pijar


"Wow siropen telasih. Ini sirup khas Surabaya. Apalagi ini, kue bikang peneleh, kerupuk ikan, jenang, abon sapi, sirup lagi tapi beda ini"


"Memang sirup apa" Tanya Noni


"Sirup penurun panas. Ya sirup mangrove, jenang mangrove, dan terakhir belinjo Udang. Na, emang suamimu habis dari Surabaya atau gimana sih"


"Bukan dari mas Hanan, tapi dari temannya"


"Ohh" -Noni


"Boleh dong kenalin" -Nani


"Eh, lah tadi mas Pijar ngapain kesini" -Noni


"Tanya sesuatu doang. Sudah ah, kerja lagi. Tadi mas Hanan suruh aku menghadap"


"Cieee, yang akan diajak kencan suaminya. Dirumah bisa, ditempat kerja juga bisa" Ledek Noni


"Iya, enak jadi Alana. Kalau aku, mending jadi asisten suami. Daripada diasisteni oleh orang lain" Timpal Nani


"Hi, takut bosen tau. Mending kek gini wekk"


-


Sementara jam sudah menunjukkan pukul 14:30


Hanan menuju ruang tes kesuburan pria, dimana ada dokter Seno yang bertugas disana


Tidak sengaja, pasien tadi pagi yang berkonsultasi dengannya, masih berada didalam. Akhirnya, Hanan mengurungkan niatnya untuk masuk kedalam, dan duduk dikursi tunggu, sambil bertukar pesan dengan Alana


Kembali kepasien


Tes kesuburan pria, kemungkinan diperlukan, jika pasangan suami istri mengalami kesulitan saat ingin mendapatkan momongan.


Perlu diketahui, tidak semua kasus sulit hamil, disebabkan oleh wanita.

__ADS_1


Sebagian kasus tersebut, disebabkan pria tidak subur.


Pasangan suami istri tadi, habis melakukan tes fisik dan riwayat kesehatan secara keseluruhan


Dan yang memeriksa adalah Seno, dokter urologi, yaitu dokter spesialis yang menangani penyakit pada sistem saluran kemih, termasuk ginjal, ureter, kantong kencing, pada wanita maupun pria.


Dokter akan mencari tahu segala kondisi yang berpotensi mengganggu kesuburan. Hal ini, bisa berupa cacat pada sistem reproduksi, rendahnya hormon, penyakit, atau kecelakaan yang pernah pasien alami.


Selain itu, di dalam tes kesuburan pria ini, dokter akan menanyakan, apakah pasien pernah mengalami suatu penyakit yang cukup serius sebelumnya, atau penggunaan obat yang memengaruhi kesuburan.


Dokter juga akan menanyakan apakah pasien sering terpapar radiasi, pestisida, atau hal lain yang mungkin mempengaruhi kesuburan pasien.


Demikian juga, dokter akan bertanya, bagaimana reaksi tubuh saat berhubungan sek s, termasuk masalah saat erek si.


Jika ada sesuatu, dokterpun mulai mencari tahu masalah yang mungkin terjadi pada pen is, epididimis, vas deferens, dan juga testikel. Termasuk, masalah pada varicoceles.


-


Setelah tes kesuburan usai, pasienpun keluar. Dan tidak sengaja, mereka bertemu dengan Hanan


"Dok" Sapa pasien


"Eh, sudah diperiksa ?"


"Sudah dok. Ini resepnya. Tapi.."


"Tapi kenapa?"


"Tadi dokter Seno menjelaskan masalah makanan cepat banget. Jadi aku lupa"


"Maksudnya apa? Duduk dulu" Hanan mempersilakan duduk disebelahnya


"Tadi, saya disuruh mengonsumsi zinc sebanyak 10 mg, sedangkan suamiku berapa mas"


"13 kayaknya" Jawab si suami


"Oh. Iya benar, untuk ibu 10 mg, dan untuk bapak 13 mg setiap harinya"


"Lah itu dok, maksud zinc itu makanan apa" -pasien


Hanan tersenyum "Zinc bisa diperoleh dari gandum utuh, susu, lalu kerang, udang, telur, kentang, dark chocolate, serta kacang-kacangan. Bisa dimengerti?" Ucap Hanan pelan, agar difahami oleh pasien tadi


"Iya, tadi dokter Seno cepet banget njelasinya. Terus apalagi saya lupa dok"


"Vitamin B kompleks"


"Hah iya itu"


"Vitamin B kompleks, diyakini dapat membantu ovarium untuk melepaskan sel telur menjelang masa subur. Yaitu, sering-seringlah mengonsumsi gandum utuh lagi, sayuran hijau, daging, ikan, dan susu, serta produk olahannya, seperti keju dan yoghurt"


"Tadi apalagi ya mas"


"Kalsium" Jawab Hanan


"Iya kayaknya sium sium"


"Kalsium, dipercaya membantu memaksimalkan kerja sistem reproduksi, baik pada pria maupun wanita. Selain itu, mencukupi asupan kalsium juga dapat mencegah hilangnya kepadatan tulang, terutama saat anda menjalani kehamilan nantinya. Sebab, janin dalam kandungan akan mengambil kalsium dari tubuh sang ibu untuk membangun tulangnya sendiri. Apalagi"


"Asupannya dok"


"Ikan teri, almond, kacang kedelai, dan tahu. Pastikan, agar anda tidak kekurangan zat besi, konsumsinya daging, sayuran hijau, kacang polong, udang, dan oatmeal. Apalagi"


"Vitamin dok"


"Vitamin C bisa diperoleh dari jambu, tomat, pepaya, jeruk, ubi, cabai, paprika, dan brokoli. Sementara, vitamin E bisa didapat dari kacang-kacangan, seperti hazelnut, serta buah-buahan, seperti alpukat, mangga, dan kiwi"


Pasien cengap-cengap ingin bertanya


"Vitamin D"


"Iya dok"


"Perbanyak konsumsi udang, kuning telur, jamur, dan ikan atau minyak ikan. Selain itu, vitamin D juga dapat diperoleh dengan rutin berjemur di sinar matahari pagi. Sudah jelas"


"Masih ada lagi nggak dok"


"Enggak. Udah itu aja. Bisa dipahami ya"


"Iya dok, makasih banget"


Hanan mengangguk


Up kedua 1.385 kata, pumpung Author masih sanggup.. Dukung Author ya....


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2