Menikahi Ipar

Menikahi Ipar
Bab 73


__ADS_3

Lis sudah didorong ke kamar yang ada diatas, yang dibuat khusus untuk keluarga ini


Disana sudah kumpul, ada pasangan Xander dan Najwa, Fatih dan pasangan, Husayn dan pasangan, Fariz dan Hawa, tak ketinggalan pasangan tertua Ilham dan Sifa


Mereka sudah gantian memeluk Lis


"Selamat ya bik, sudah menjaga baby Aaliya. Dia cantik" Mata Xander sudah berkejab-kejab, dia sudah tidak sanggup meneruskan kata-katanya


"Terima kasih" Ucap Lis sambil berderai "Aaliya?? "


"Iya bik. Aaliya Putri Anandhan. Putri dari papi, adikku bik. Kamu setuju ? Nama tersebut kusematkan?"


Lis kembali mengusap air matanya "Iya terima kasih"


Selain Xander, mereka semua hanya mengucapkan selamat, memeluk, dan memberi hadiah.


Mereka sudah tidak sanggup merangkai kata, rasanya sudah tercekat semua leher-leher mereka, teringat pada bayi merah, yang sudah tidak mempunyai bapak ini


Hanan tersenyum setelah mereka sudah saling mengucapkan selamat


Tidak lupa, kado-kado yang mereka bawa juga sudah memenuhi ruangan ini


Lis terlihat ingin duduk, walaupun masih belum mampu, tapi ia menginginkannya


"Bik, rebahan aja bik. Hari ini, bibik jangan melakukan apapun. cukup berbaring saja, biarin tamu-tamu bibik pada berdiri, nggak usah dipikirin. Mereka semuaa.." Hanan menunjuk satu-satu keluarganya "Sehat. Jadi, jangan merasa risih"


Setelah operasi caesar, Lis akan menjalani perawatan di rumah sakit, selama beberapa hari.


Pasien sehabis dicaesar, diharapkan untuk berbaring selama 24 jam.


"Dan besok, bibik baru bisa belajar duduk secara perlahan" Sambungnya


"Memangnya, bibik akan dirawat disini berapa hari bang" Tanya Hawa yang berdiri disisi ranjang bagian kepala Lis


"Tergantung kondisi bibik. Tapi biasanya, pasien akan menjalani perawatan di rumah sakit, selama 3 sampai 5 hari. Sementara itu, waktu pemulihan setelah operasi sekitar 3 bulan"


"Oh, tiga bulan bik" Hawa menoleh pada Lis, lalu meremas tangan Lis memberi semangat


"Selama rentang waktu tersebut, ada beberapa pantangan pasca operasi caesar nggak bang" Tanya Hawa lagi


"Ini Hawa cerewet banget ya, kaya sudah ada rencana" Xander menarik bibir Hawa


"Ish kakak" Hawa mengibaskan tangan Xander yang mirip dengan papi


"Setelah menjalani operasi caesar, salah satu pantangan ibu yaitu, melakukan aktivitas fisik yang berat"


"Apa tuh, angkat besi, angkat barbel" Masih Hawa yang bertanya karena penasaran


"Angkat tangan" Jilbab Hawa sudah ditarik kedepan oleh Husayn


"Ya Allah, abaaaang.. Sekali-kali aku bicara serius nggak diganggu bisa nggak sih" Hawa sudah mengangkat kakinya ingin menendang Husayn


"Hawaaaaa !!!" Kini sang mama mertua sudah berteriak


"Iya ma, oke ma. Orang hamil nggak boleh marah. Sabar" Hawa menarik Alana "Nggak boleh marah Alana. Wejangan dari mama kita"

__ADS_1


Alana tersenyum, dan dibarengi orang-orang yang berada diruangan ini


"Sudah boleh dilanjut pantangannya apa??" Hanan menggetok kepala Hawa dengan pulpen


"Ya Allah.. Silahkan bang" Hawa mempersilahkan Hanan bicara, sambil melotot


"Baiklah, aktivitas berat yang belum boleh ibu lakukan pasca operasi caesar yaitu, senam aerobik, bersepeda, dan berenang. Akan tetapi..." Hanan menyentuh kaki Lis yang tertutup selimut "Bibik masih boleh bergerak dan tidak berdiam diri. Bibik bisa melakukan aktivitas fisik, yang membuat tubuh tetap bergerak, contohnya berjalan kaki"


"Ooooh" Hawa menoleh kearah Lis "Nggak boleh berat-berat bik" Hawa mengusap tangan Lis kembali "Jangan tegang bik, nggak pa-pa"


Semuanya tersenyum dengan tingkah Hawa yang sok bijaksana, tapi semuanya tidak mempermasalahkan. Hawa memang begitu


"Sementara, bila bibik ingin melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya yang lebih berat, sebaiknya tunggu 6 sampai 8 minggu setelah persalinan caesar" Sambungnya


"Oooh" Hawa menoleh kearah Lis lagi "Tuh bik"


Lis hanya tersenyum, Hawa memang bisa merubah keadaan sedih jadi berbunga


"Contoh bang contoh"


"Pilates, yoga, atau jalan santai juga bisa"


"Pilates itu apa bang? "


"Hei, pilates itu, olahraga yang sering kau lakukan diatas matras. Dan kau menyebutnya olahraga kepiting" Ujar Fariz mencolek lengan Hawa, dan berdiri disamping Hawa


"Ooooh"


"Ah oh ah oh. Itu tanya-tanya panjang banget paham nggak" Fatih dari kejauhan sudah protes pada Hawa


"Gini-gini Hawa cerdas bang. Cuma nggak tau namanya aja"


"Serah abang"


"Iya, jadi Hawa sudah tau kan Pilates itu apa" Tanya Hanan


"Jelasin juga nggak pa-pa bang. Biar bik Lis tau" Hawa menoleh pada Lis lagi "Ya bik"


"Weleh-weleh... " Husayn mendekati Hawa "Alesannya bibik yang jadi umpan. Padahal kamu yang butuh penjelasan" Kembali jilbab Hawa ditarik kedepan hingga lepas


"Husayn..!!! " Teriak Sifa


"Ya Allah bang...!!!! " Teriak Hawa


Lis hanya tersenyum, Hawa selalu jadi obyek bullyan siapapun


"Bang Hanan, terusin bang"


"Oke. Pilates adalah versi yang lebih modern dari yoga. Pilates pertama kali dikembangkan pada sekitar abad 20-an oleh seorang atlet veteran asal Jerman bernama Joseph Pilates. Makanya, dinamakan Pilates. Ini, sebagai bentuk latihan fisik yang berfokus pada rehabilitasi dan penguatan"


"Oh, kalau olahraga berat, biasanya dokter merekomendasikannya kapan tuh bang"


"12 minggu setelah operasi caesar"


"Jenis olahraganya"

__ADS_1


"Aerobik, lari, atau angkat beban. Tapi hindari membawa barang yang beratnya melebihi bayi sekitar 2,5 kg sampai 3,5 kilogram"


"Oh, takut perutnya jebol ya bang"


Hanan tersenyum "Ya, tekanan pada perut bisa memperparah nyeri dan berdampak pada luka operasi. Mengangkat barang yang terlalu berat, berisiko membuat luka bekas operasi terbuka sampai menyebabkan hernia"


"Oh.. Namanya keren ya bang Herniawati"


"HERNIA!!! " Teriak semua orang


"Tenang-tenang, kenapa sih emosi" Hawa butuh penjelasan lagi "Lagi bang, jangan hiraukan mereka"


"Baik, ada kondisi yang terkadang membuat ibu secara spontan bergerak cepat, seperti tiba-tiba berdiri saat mendengar bayinya menangis di tempat tidur. Ibu harus ingat dan waspada dengan gerakan secara tiba-tiba, karena bisa memicu luka operasi lama kering"


"Oh"


"Itu ah oh ah oh dari tadi itu benar jelas nggak" Xander memencet-mencet gerakan diatas kepala Hawa seperti memijat


"Lagi bang, lagi bang enak" Hawa ingin dipijat lagi oleh Xander


"Bang beng, bang beng" Tukas Xander


"Eh, kak lupa hehe" Hawa terkekeh


Hanan mencolek kaki Lis "Bibik nanti tinggal disini dulu, maksudnya dirumahku. Betahkan?"


Lis mengangguk "Iya betah terimakasih"


"Yaaa, kirain bibik mau tinggal bersamaku bik" Hawa sedikit kecewa, tapi langsung diusap tangannya oleh Lis


"Hawa, rumahmu ada tangganya" Selah Hanan


"Kalau nggak ada tangganya, namanya bukan rumah tangga bang" Kesal Hawa


"Bukan begitu masalahnya. Ini masalah untuk bik Lis. Mungkin terlihat sederhana, tetapi naik turun tangga setelah operasi caesar, termasuk pantangan untuk ibu lakukan. Semua itu, bisa meningkatkan tekanan dalam perut, sehingga luka jahitan operasi yang masih basah, rentan terbuka. Sebaiknya, hindari aktivitas naik turun tangga. Setidaknya, 3 bulan setelah operasi caesar. Paham??!!! "


"Paham !! Rumah kita ratakan bang" Hawa mencari Fariz "Mana abang"


"Abang siapa. Bang Toyib ? nggak usah dicari. Dia udah nggak pulang-pulang, sudah dua tahun lebaran. Sudah minggat dia, takut sama kamu" Husayn sudah berdiri didepan Hawa sambil merangkul Hanan


"Ish abang. Ntar aku dikira selingkuh sama bang Toyib"


"Sudah ya, sudah faham"


"Lagi bang"


"Apa??"


Hawa berbisik "Kalau hubungan badan, bolehnya kapan"


Plok


Hanan langsung memukul kepala Hawa lagi menggunakan pulpennya


Hawa langsung menggaruk-garuk kepalanya "Ish abang, ntar aku bodoh bang. Otakku kongslet sering dipukulin pulpenmu"

__ADS_1


AHAHA


BERSAMBUNG.....


__ADS_2