
Alana langsung berbalik, tidak mau membuat suaminya terbang jika Alana katakan sejujurnya
Seketika Hanan menarik lengan Alana "Turun bareng. Kenapa sih buru-buru" Hanan mulai menggiring Alana untuk turun
Ia merangkulnya sambil memijat kedua pundak Alana
"Enak mas.. Lagi, lagi"
Puk puk
Hanan menabok pundaknya "Dah sembuh"
"Ih, lagi"
"Sisanya ntar malam"
Jawabnya menyebalkan bagi Alana, tapi nyatanya, Hanan berhenti, lalu memijat punggung Alana "Enak?" Tanyanya
"Enak" Jawabnya membuat Hanan gemas
"Udah ah. Lanjutin ntar malam"
-
Sore ini, Hanan sudah siap mengoperasi pasien yang datang pagi tadi
Operasi caesar, merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk mengeluarkan bayi melalui celah sayatan pada perut serta rahim ibu, biasanya dibuat melintang persis di bawah garis pinggang.
Dokter Zae ahli anestesi sudah menyuntikkan bius epidural atau anestesi spinal pada punggung ibu yang akan menjalani proses operasi.
Operasi caesar, dilakukan sebagai tindakan darurat saat Hanan merasa kehamilan pasien terlalu berisiko untuk dilahirkan secara normal.
Tadi pagi, pasien tersebut datang berkonsultasi, kebetulan Hanan yang menangani
Setelah diperiksa, ternyata ada sesuatu yang serius pada kandungan pasien
Dengan langkah cepat, Hanan segera mengambil tindakan. Dan Hanan sudah mempertimbangkan, karena pasien tersebut mengidap infeksi herpes genital
"Sore ini, ibu harus operasi" Ucap Hanan tegas
Pasien saling pandang dengan suaminya "Operasi??"
"Iya"
"Tapi hari ini saya hanya berencana untuk periksa saja dan konsultasi dok. HPL nya juga belum sampai. Dan, saya juga tidak membawa baju ganti"
"Bapaknya bisa disuruh ambil"
"Tapi dok, apa masalahnya. Kenapa mendadak begini. Apa tidak berbahaya?" Ucap suami pasien yang tak kalah panik
"Kandungan ibu sudah memasuki bulan. Justru, jika ibu menunda. Bayi yang dikandung akan sulit untuk diselamatkan"
"Maksud dokter?"
"Janin yang ada dirahim ibu, sudah tidak mendapatkan asupan oksigen, dan nutrisi yang cukup. Sehingga, bayi tersebut harus dilahirkan secepatnya. Sore ini"
Bagai disambar petir, pasien tersebut menangis disamping suaminya "Pa, gimana ini"
"Kita harus setuju Ma, karena dokter yang lebih tau"
"Oiya, apa ibu mempunyai riwayat penyakit sebelumnya" Tanya Hanan sambil mencatat
Pasien menggeleng, masih kebingungan
Kenapa dokter selalu melontarkan pertanyaan seperti itu ? Hal ini untuk menghindari terjadinya efek negatif yang mungkin muncul akibat pemberian obat bius pada operasi caesar.
Selang beberapa menit, perawat datang untuk membawa pasien keruang observasi
Sebelum operasi caesar dilakukan, pasien menjalani uji darah, agar dokter dapat mengetahui kadar hemoglobin serta golongan darah pasien.
Tes tersebut, dilakukan guna persiapan transfusi apabila dibutuhkan.
__ADS_1
Hanan datang keruang tersebut
"Pasien ini akan segera dioperasi ya dok?" Tanya petugas observasi
"Iya. Hari ini, pasien harus berpuasa sebelum operasi dilakukan" Jawabnya tegas
Perawat mengangguk faham, dan segera memasang papan tertuliskan "PUASA" diatas meja sipasien
Perawat juga menginformasikan kepada pasien tersebut "Bapak, ibu, siang ini, ibu harus puasa untuk beberapa waktu ya bu. Jangan dikasih makan ataupun minum"
Pasien mengangguk
Jangankan makan, penjelasan dokter yang menakutkan, sudah membuat pasangan ini menciut dan mendadak kenyang
-
Lanjut
Tim dokter sudah siap di ruang bedah
Anastesi dan mengosongkan kandung kemih, juga sudah dilakukan. Hal ini biasanya dilakukan dengan cara pemasangan kateter.
Pasien sudah direbahkan dimeja operasi dengan posisi kepala sedikit dinaikkan.
Selagi Hanan sibuk dengan pisau dengan tim dokter lainnya, untuk membuat sayatan, Hanan mencoba bertanya pada si pasien
"Usia ibu berapa bu?"
"29 tahun"
"Anak keberapa ini bu"
"1"
Dokter lain juga ikut bertanya mengenai lingkup bayi
Bayi pasien akan dikeluarkan melalui sayatan yang dibuat. Proses ini biasanya memakan waktu 5 hingga 10 menit.
Oeeekkk
Hanan memperlihatkan bayinya yang masih berbalut darah, dan memberikan bayi tersebut pada pasien sesaat sesudah dikeluarkan dari perut.
Kemudian, Hanan baru mengeluarkan plasenta dari rahim, dan memberikan injeksi hormon oksitosin untuk merangsang kontraksi rahim. Sehingga, perdarahan akan berkurang dan akhirnya berhenti sepenuhnya.
Setelah itu, dokter menutup sayatan pada rahim dan perut dengan jahitan. Umumnya, akan membutuhkan waktu 40 hingga 50 menit.
Hanan mundur karena tugasnya sudah selesai. Selanjutnya pasien akan dipindahkan dari ruang operasi ke ruang perawatan
-
Meskipun operasi caesar, si pasien akan mengalami terjadi perdarahan normal yang keluar dari va gina pada beberapa hari pertama setelah melakukan operasi caesar, darah ini disebut dengan lokia.
Dokter juga akan melakukan penanganan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah. Penanganan yang dapat diberikan antara lain, compression stocking maupun dengan injeksi obat-obatan antikoagulan.
Hanan sudah memberi wejangan pada suami pasien "Pasien, harus menghindari mengangkat sesuatu yang lebih berat dari bayi dan banyak beristirahat"
Minum banyak cairan untuk mengganti cairan yang hilang saat operasi caesar dan menyusui serta mencegah konstipasi.
Menghindari berhubungan sek sual sampai waktu yang diizinkan oleh dokter. Biasanya pasien dilarang berhubungan seksual empat sampai enam minggu setelah operasi caesar.
Caesar termasuk salah satu operasi besar yang memiliki beberapa risiko bagi ibu dan bayi.
Beberapa risiko yang dapat berkembang pada bayi yang lahir dengan operasi caesar yaitu, kulit bayi terkena sayatan pisau. Tapi itu jarang terjadi, dan Hanan belum pernah melakukan kesalahan tersebut, mudah-mudahan jangan. Maka dari itu, Hanan melakukannya selalu berhati-hati
Sedangkan beberapa risiko yang dapat menimpa ibu yang menjalani operasi caesar adalah, perdarahan yang semakin parah.
Pasien caesar biasanya akan mengalami perdarahan yang lebih parah saat menjalani operasi caesar bila dibandingkan dengan proses persalinan normal.
Cedera akibat pembedahan. Ini dapat terjadi pada organ-organ di sekitar rahim. Pasien caesar dapat mengalami pembekuan darah di dalam pembuluh darah, khususnya pada bagian kaki atau organ panggul.
Meskipun jarang, namun operasi caesar dapat meningkatkan risiko masalah untuk kehamilan berikutnya, seperti jahitan pada rahim terbuka, plasenta menempel pada bagian rahim, dan kematian janin dalam rahim. Tapi ini jarang. Dan Hanan belum pernah mengalami hal-hal tersebut
__ADS_1
-
Malam harinya
Mereka berempat sudah berkumpul diruang televisi, setelah mereka makan malam bersama
"Bund, bugulu bilang, besok dedek disuluh membawa kaltu kelualga bund, dedek nggak tau buat apaan"
Alana mengangguk, kemudian bertanya pada Imran "Kalau kakak disuruh bawa nggak"
"Nggak bund"
Alana segera berdiri, lalu mencari kartu keluarga yang sudah difotocopy
Selang beberapa menit, Alana datang sambil menyodorkan kertas tersebut "Ini"
"Coba bund" Imran merebut surat tersebut
"Kakak kok nggak disuruh ya, buat apaan katanya dek" Imran mulai membaca, tetapi bertanya pada Altaaf
"Nggak ngelti"
Imran memutar bola matanya malas. Sedetik itu "Bund" Teriak Imran
"Apa kak"
"Lihat bund"
Alana segera duduk disisi Imran "Ada apa"
"Kok ibu kandung kakak bernama Aina. Aina Chawlah itu siapa bund. Kok beda. Bukan nama bunda. Tapi Altaaf..." Ucapan Imran menggantung
Alana segera meraih kepala Imran. Dan menariknya kepelukan "Maafkan bunda, bunda tidak pernah menjelaskan ini semua. Bunda tidak ingin kamu berkecil hati. Bunda kakak, ya bunda dedek" Alana mencium Imran "Bunda selalu mencintai kalian berdua"
Imran terlihat masih bingung
Hanan segera melambaikan tangannya "Sini nak" Imran mendekati Hanan "mami Aina, sudah pergi ke syurga"
"Kapan itu dad, kenapa daddy dan bunda tidak pernah bercerita"
"Karena belum saatnya sayang. Kamu masih terlalu kecil"
"Jadi, kakak sebenarnya tidak punya ibu ya.. "
Hanan dan Alana segera menghambur memeluk Imran bersama
"Mami meninggal, setelah kamu lahir sayang"
Imran mengurai tubuh kedua orangtua nya "Jadi, gara-gara kakak lahir, maminya meninggal. Iya dad"
"Sayang, ini semua adalah takdir, yang sudah ditentukan. Hidup dan matinya seseorang, itu sudah ada jatahnya. Jangan salahkan dirimu"
Mereka bertiga saling berpelukan lagi
"Kapan-kapan kita kemakam mami Aina" Ucap Hanan
"Hah, benarkah" Imran sudah berubah riang
"Iya. Kalau ada jadwal arisan di Jakarta oke"
"Yah lama dong dad"
"Hanya beberapa hari lagi" Saut Alana
"Benarkah??"
"Iya"
"Asyiikkk kakak mau bertemu mamiiii"
BERSAMBUNG....
__ADS_1