
Hanan dan Alana sudah sampai dirumah sakit
Mereka turun dan berjalan berdampingan, menuju keruang absensi
Biasanya, begitu turun dari mobil, Alana selalu berlari kecil untuk menuju ruang tersebut, dan sedikit terburu-buru karena berebut antri dengan karyawan lain, yang masuk kerjanya sama seperti Alana. Yaitu, pukul 08:00 Wib
Berbeda dengan pegawai lainnya seperti perawat, dokter jaga dan lain-lain. Mereka jadwal masuknya berbeda, karena ada tukar shift disana
Alana bilang takut telat, dan ingin memberi contoh kepada seluruh karyawan, agar datang tepat waktu
Dan setelah absenpun, Alana tetap berlari untuk menuju keruangannya, padahal Hanan selalu mengantarnya
Tapi itulah Alana, selalu ikut-ikutan karyawan lain, untuk berpacu dengan waktu
Tapi ada yang berbeda dengan hari ini.
Diruang absensi, pundak Alana lagi-lagi ditekan oleh Hanan "Nggak usah lari" Tegurnya berkali-kali
"Iya" Jawabnya
Setelah itu, merekapun berjalan santai
"Jangan lupa, istirahat bareng ya"
"Siap"
Mengenai absensi
Rumah sakit ini, mempunyai aturan untuk seluruh karyawan, baik dokter ataupun ahli medis, serta departemen lain, diwajibkan melakukan absensi
Manajemen jadwal shift dan pertukaran shift serta kemudahan penjadwalan sangat dibutuhkan di RSIA ASSIFA ini.
Informasi kehadiran ke masing-masing karyawan, supervisi dari masing-masing kepala ruang untuk analisa kehadiran. Karena pembatasan akses dan ketepatan informasi memegang peran penting disini.
Kompleksitas jadwal jam kerja yang cukup tinggi, dan informasi data kehadiran berbeda-beda.
Makanya, untuk mempermudah mengakomodasi perekaman, pengolahan, penjadwalan dan pelaporan kehadiran, disini menggunakan absensi online berbasis cloud
-
Diruang promosi tempat Pijar dan rekan lainnya
Salah satu rekan Pijar membuka ponselnya. Tak sengaja, ia melihat story yang Hanan pajang disana "Wih, tumben banget pak dokter pasang status"
"Memang status apaan" Saut rekan lainnya yang sudah sibuk dengan pekerjaannya
"Ini" Tunjuknya pada rekan tadi yang menyaut ocehannya
Sang penyautpun melihat sekejab "Iya. Tumben sekali pak dokter pasang begituan sama bu Alana"
"Mungkin pak dokter sukses memberi pelajaran menyetir sama bu Alana kali. Tuh, Captionnya saja Sopir baru"
Ocehan mereka berdua mengganggu pendengaran Pijar. Pijarpun ikut penasaran. Dan penasarannya terbalas, ketika ia sengaja membuka laman story milik bosnya
Duaarrrr
"Ternyata, ucapan ibu kemarin benar. Mereka adalah pasangan suami istri" Rontok sudah hati Pijar
Kemarin kedua orangtua Pijar datang kerumah kos kosannya Pijar. Mereka heboh menceritakan sering bertemu dengan dokter Hanan, ketika bapaknya diundang seminar. Dan ternyata, bosnya tersebut, adalah rival paten yang tidak bisa dikalahkan
Dari segi hubungan, Hanan lebih kuat dan berhak atas Alana, ketimbang dirinya yang notabenenya pendatang baru. Mereka benar-benar suami istri. Hukum apapun, lebih kuat mereka ketimbang dirinya
Bisa-bisa dicap perebut bini orang jika diteruskan
Ternyata, dibalik cerita sang orangtua, dan rekan kerjanya, ada satu hati yang tersakiti yaitu Pijar
__ADS_1
Pijar tidak menyangka. Akan menjadi runyam seperti ini
Kini, reduplah hati seorang Pijar. Seorang pemuda mapan, mencintai wanita milik orang lain
-
Siang sebelum istirahat
Seperti biasa, Hanan masih tetap membuka praktik, meskipun tidak banyak jam yang ia gunakan
Siang ini, dokter kandungan lain ada yang tidak hadir karena ada halangan.
Karena diantrian masih berderet dimasing-masing praktik para dokter obygin lain, akhirnya Hanan membuka praktik, membantu agar antrian cepat selesai sebelum waktu dzuhur
-
Pasien masuk "Siang dok" Sapa pasien sopan
"Siang" Jawab Hanan yang masih sibuk dengan pekerjaannya "Silahkan duduk"
Hanan mulai duduk "Loh bu, kok sendiri. Bapaknya mana"
"Sibuk pak, kerja"
"Memangnya kerja dimana, kok nggak bisa ikut. Izinkan bisa"
"Malu dok izin terus"
Hanan menatap pasien,
Pasien langsung faham akan tatapan dokter Hanan
"Suamiku kerja dipabrik dok, minta izinnya susah"
Seperti biasa, Hanan membaca biodata pasien. Kali ini, pasien yang akan Hanan tangani, pasien pasca caesar
Hanan bertanya-tanya sedikit, lalu mempersilakan pasien untuk berbaring dibed pemeriksaan
Pasien tersebut sudah berbaring, dan baju yang ia pakai, akan disibakkan oleh asisten Hanan, yaitu Lily
"Maaf ya bu, saya buka dulu"
Setelah dibuka "Loh bu, dobelannya banyak amat" Ucap Lily sang asisten
"Iya mbak, saya ngeri mbak jika tidak pakai dobelan, takut jahitan diperutku rusak"
"Tapi bukan begini bu, bahaya" Tutur Lily lagi
Hanan berjalan mendekati pasien "Ada apa mbak, kenapa"
"Lihat dok, ibu ini memakai korset, tapi memakai bengkung lilit juga"
Hanan menatap si pasien kembali
Pasien tersebut langsung membela diri "Dok, saya tadi bonceng motor. Takut perutku menjadi besar karena guncangan" Pasien tadi tertunduk "Soalnya ngebut, biasa anak muda"
"Memang yang mengantar ibu siapa? Kok tidak diajak masuk" Tanya Hanan
"Saya diantar keponakan dok, dia tidak mau diajak masuk"
Hanan menghela nafas "Ibu, melahirkan secara caesar, tentu berbeda dengan melahirkan secara normal. Ibu membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan harus melalui masa pemulihan terlebih dahulu. Apalagi, persalinan secara caesar merupakan operasi besar. Berbeda jika ibu melahirkan normal, bekas lukanya pun juga berbeda. Di samping itu, ibu mungkin merasa tidak percaya diri karena bentuk tubuh yang sedikit berbeda dari sebelum hamil. Salah satunya, perut akan terlihat buncit atau mengendur setelah melahirkan. Tapi, jika ibu memakai bengkung segala, itu sama saja ibu merusak jahitan, karena tekanan yang sangat keras. Oiya, memangnya dokter Sofyan tidak memberi tau dengan jelas larangan apa yang harus ibu tinggalkan"
"Ya, dokter Sofyan bilang boleh menggunakan korset, dan boleh juga menggunakan gurita. Ini aku pakai gurita kan dok"
"ITU BUKAN GURITA BU !!!" Ucap Hanan dan Lily bersamaan
__ADS_1
"Itu Lepasin mbak" Perintah Hanan
"Maaf dok, perjalanku kan jauh"
Kesabaran Hanan mulai memburuk "Ibu, jika ada orang dua saja seperti ibu, sampai maghrib, praktik tidak bakalan selesai"
"Kenapa tidak selesai dok"
"Jika tidak dilepas, saya mau periksa apanya" Kesalnya
"Bu, tolong diam dulu. Ibu jangan membuat pak dokter kesal" Bujuk Lily agar pasien jangan banyak protes
"Bu, jika ibu melahirkan normal, bengkung itu bagus untuk ibu pakai, karena perut nya tidak luka. Tapi beda dengan ibu, perut ibu itu luka, karena sayatan" Hanan menatap korset yang pasien pakai berwarna krem, dan sedikit basah
"Kenapa hari ini aku ketemu korset kembali"
Korset selama ini, dianggap menjadi perlengkapan yang biasa digunakan untuk membuat perut kembali langsing setelah melahirkan. Namun bolehkah memakai korset setelah melahirkan
Setelah Hanan terdiam, si pasien kembali bertanya
"Dok, bolehkah saya pakai korset setelah persalinan caesar?" Tanyanya sedikit takut
"Boleh. Ibu kan sudah pakai ini, kenapa baru ditanyakan. Harusnya kemarin ditanyakan pada dokter Sofyan, boleh atau enggak"
"Boleh katanya dok"
"Ya berarti boleh. Justru korset ini akan memberikan berbagai manfaat"
"Berarti saya nggak salah dengar dong dok"
"Tapi tidak dengan bengkung bu... Ibu terlalu dipaksa dan berlebihan. Memang, korset itu berguna menyangga otot perut, mengurangi perdarahan di dinding perut, mengurangi nyeri saat bergerak, membantu rahim menyusut ke ukuran semula, yaitu perut yang bergelambir jadi lebih kencang. Tapi ingat ya bu. Pakai selama 4-6 minggu usai melahirkan. Tidak perlu pakai terus-menerus. Pilih bahan korset yang elastis, breathable, yang mampu mengalirkan udara dari dalam ke luar, dan halus, agar tidak merusak kulit ibu"
Pasien akan protes kembali
"Dan satu lagi, memakai korset, itu harus sesuai dengan ukuran tubuh ibu. Jadi jangan kekecilan seperti ini. uda gitu ibu mendobeli pakai bengkung lagi. Aduh bu.."
"Tapi perutnya kan agar cepat langsing dok"
"Tau bu, tapi mengecilkan itu, ibu juga perlu waktu. Karena jika tidak sesuai dengan tubuh, maka korset tidak akan berfungsi secara maksimal"
"Termasuk saya dok"
"Iya tidak boleh. Tidak disarankan untuk memakai terlalu ketat. Harus sesuai ukuran. Jika ibu pakai ukuran L ya L, jangan dipaksa ke ukuran M kesempitan bu. Jika terlalu ketat, itu menyebabkan hambatan pada aliran darah yang justru bisa menimbulkan gangguan pada penyembuhan luka usai melahirkan caesar. Maka dari itu, ibu harus cerdas dalam memilih ukuran korset, ya.. Udah gitu, ibu harus rajin mencuci. ini sudah dicuci belum " Hanan memegang korset pasien yang terlihat basah, yang barusan dibuka oleh Lily
"Belum"
"Ya Allah, Selalu dicuci bersih bu. Biar nyaman"
"Jadi, aku salah ya dok"
"Salah. Korset yang kotor, tentu saja bisa menyebabkan infeksi pada luka bekas operasi"
Hanan terdiam, rasanya ingin menelan bulat-bulat si pasien yang sok tau, tapi banyak protes
"Sudah, kita periksa dulu"
Hanan memeriksanya
"Tolong pakaikan lagi Mbak. Tapi bengkungnya jangan" Lanjutnya
"Iya dok" Lily
Hari ini, Hanan benar-benar moodnya rusak
BERSAMBUNG....
__ADS_1