
Setelah berhari-hari terlewati, hal yang tak terduga oleh Adinata, putrinya, Wendy sekarang berada di hadapannya, sungguh hal yang membuat ia sangat terkejut, Jayden benar-benar menepati janjinya.
"Daddy!" Wendy berlari, ia bersimpuh di hadapan lelaki yang tubuhnya kini masih terpasung, keadaan ayahnya sungguh mengenaskan, banyak bercak darah yang telah mengering di mana-mana, bahkan yang masih segar pun ada, bajunya compang-camping, tubuhnya sangat kurus sampai-sampai ia bisa melihat jelas tulang rusuk sang ayah, miris.
Suasana menjadi mengharu biru, Wendy menangis tersedu-sedu, apalagi kejadian yang terjadi padanya beberapa hari lalu, seorang pria memaksa mendobrak gerbang kokoh mansion Yudistira Alexander seorang diri demi membawanya pergi dari sana, kini pria itu berada di sampingnya dengan wajah kaku seraya kedua tangannya yang terkepal di belakang.
"Wendy, kamu akhirnya selamat dari neraka itu, nak." Adinata tersenyum bahagia, matanya ikut berkaca-kaca namun ia tak bisa menangis sekarang.
Lalu ia mendongak, melihat Georgio yang masih diam seperti patung, benar yang di katakan Jayden, pria ini memang benar perkasa juga luar biasa, sejauh pengalamannya selama ini, Georgio adalah lawan yang sebanding jika di suruh bertarung bahkan dengan seribu pasukan dari kubu Yudistira, Jayden sangat beruntung memiliki nya sebagai ajudan yang setia.
"Terimakasih, telah menyelamatkan putriku," kata Adinata dengan sedikit terbata.
Georgio mengangguk. "Sudah menjadi tugas ku."
Demi menyelamatkan Wendy, Georgio setidaknya harus menerima tulang kakinya patah sebelah, juga hancur tulang punggung kiri, karena ia melawan para bodyguard yang menjaga ketat Wendy 24 jam sendirian, tidak ditemani oleh rekan ataupun bawahannya.
Yudistira memang sangat licik, dia memanfaatkan gadis polos ini sebagai tameng agar Adinata tidak membuka mulut, Georgio tahu bagi Yudistira tidak semudah itu untuk melenyapkan Adinata, karena dia sudah tahu latar belakang lelaki itu, Adinata adalah seorang mantan anggota Mafia sebelum akhirnya ia berhenti, dan entah bagaimana ia menjadi supir di keluarga Cakrajaya.
Tapi apapun itu, yang Georgio lakukan adalah karena keinginan tuannya, ia berharap Adinata mau di ajak kerjasama kali ini, untuk membuka mulut, atau jika tidak terpaksa ia lenyapkan kedua orang itu, sekalipun Wendy, gadis yang telah ia selamatkan itu memiliki day tarik baginya.
__ADS_1
Wendy lalu berdiri, gadis itu baru saja mengalami hal yang mengerikan sepanjang ia hidup di dunia ini, para bodyguard yang telah memasungnya di mansion Yudistira Alexander selama ini, telah lenyap begitu saja oleh Georgio bahkan tak sampai hitungan jam, padahal ia tahu para bodyguard yang di utus oleh Yudistira untuk menjaganya agar tak sampai kabur itu, adalah sekumpulan predator mengerikan, namun Georgio bisa menyingkirkan mereka dengan mudah dan itu membuatnya takjub.
"Terimakasih karena telah menyelamatkan ku, aku sungguh berhutang budi padamu," ujar Wendy dengan senyuman tulus, gadis dengan Potongan rambut sebahu itu masih gemetar jika mengingat bagaimana cara Georgio menghabisi para bodyguard yang telah memasungnya selama ini.
"Enam tahun lalu aku masih remaja bahagia yang hidup berdua bersama ayahku dengan sederhana, entah bagaimana akhirnya hingga aku sampai di culik di bawah oleh sekumpulan orang bertopeng ke mansion milik tuan Yudistira Alexander, di sana aku di sekap dan hanya di kurung di dalam kamar, hingga aku mengetahui fakta jika aku di jadikan umpan oleh tuan Yudistira agar ayahku tidak sampai membuka mulut terkait dengan kejadian yang ia tahu lima belas tahun lalu."
"Bertahun-tahun aku terpasung dan menyendiri di istana mengerikan itu, sampai kau datang dan menyelamatkan ku."
Bagi Wendy, sekarang Georgio adalah seorang pahlawan untuk nya, terlepas yang dilakukan Georgio hanya menjalankan perintah dari tuannya, bagi Wendy itu tetap sama.
"Tidak masalah. Aku sudah mengatakan untuk tidak selalu mengucapkan terimakasih, aku hanya menjalankan tugas."
"Baiklah, sekarang ... " Georgia menatap lelaki yang kini masih terikat kedua kaki dan tangannya oleh rantai.
"Tuan Adinata, apa kau akan menepati janji mu?"
Adinata mengangguk.
"Akan ku ceritakan kejadian yang terjadi lima belas tahun lalu."
__ADS_1
****
(GEORGIO)
(WENDY)
Pengumuman!
Nanti bakal ada side love story mereka berdua ya guys, itu makanya othor kasih visual ( disini terserah kalian mau memvisualisasikan kaya gimana ya)
Di sini othor bikin novel mafia yang visualnya emang g pure org bule makanya itu jika ada yang memprotes visual kalian bisa menghalu sesuai sesuka kalian aja ya.
Udah segitu aja, maaf jika novel ini masih banyak kekurangan, semoga kalian terhibur.
Author Teraš¢
__ADS_1