Merlinda ( Memulai Kembali)

Merlinda ( Memulai Kembali)
Aku Tidak akan mengalah


__ADS_3

Bel pintu apartemen Elin kembali berbunyi ,


" Lin buka pintumu , mungkin Daniel yang datang " teriak Meili yang masih berada di dapur dan Elin berada di dalam kamar tidurnya , sedangkan Mike masih duduk dengan santai di kursi meja dapur yang berhadapan dengan Meili.


" Rahangku akan benar benar patah kali ini " gumam Mike karena berpikir kalau benar Daniel yang datang , " dan aku tidak akan membantumu " ujar Meili tertawa.


" Kau memang sangat jahat Meil "


" tidak lebih darimu Mike " sahut Meili dan Mike memilih diam.


" Tunggu sebentar " teriak Elin sambil berjalan menuju pintu.


" Hannah " ucapnya sedikit terkejut setelah membukakan pintu dan melihat kedatangan Hannah yang masih begitu pagi di apartemennya.


" Kau terlihat tidak menyukai kedatanganku " ujar Hannah " bukan , aku hanya terkejut karena sepagi ini kau sudah datang kemari " jelas Elin.


" Apa tidak boleh ? "


" Bukan seperti itu "


" Aku membawakan ini untukmu " kata Hannah memotong.


" emm.. apa kau tidak ingin mempersilahkan aku masuk Elin " sindirnya sambil tertawa.


" Astaga maafkan aku , masuklah "


" Apa yang kau bawa Hannah ? " tanya seraya berjalan masuk kedalam apartemen.


" Kuah kerang Manhattan , ini sangat enak dan aku yakin kau akan menyukainya " jelas Hannah , namun tiba tiba langkahnya terhenti saat melihat dua orang yang juga berada di dalam apartemen Elin.


" Maaf aku lupa mengatakan kalau di sini juga ada Mike dan Meili " jelas Elin.


" Siapa yang datang lin ? "tanya Meili yang baru selesai dengan masakannya , lalu melihat kearah mereka " oh kau Hannah " ucap Meili begitu santai seperti lupa kalau kemarin ia baru saja memaki perempuan itu.


Mike segera memutar tubuhnya saat mendengar Meili menyebut nama Hannah , dan benar matanya menemukan Hannah yang kini juga sedang berbalik melihat ke arahnya.


" Maaf aku harus pergi Elin " ucap Hannah sambil memberikan kotak makanan yang tadi ia bawa.


" Tidak tidak , kau harus tetap disini " kata Elin yang langsung menahan tangan Hannah untuk pergi.


" Tapi lin...


" tidak ada tapi tapian , sepertinya akan sangat baik menikmati sarapan bersama kalian " ucap Elin tanpa dosa seperti tidak menyadari apa yang sedang terjadi di antara orang orang ini.


~


Meja makan telihat begitu sepi , hanya suara dentingan sendok pada piring yang berulang kali terdengar , padahal kursi meja makan itu sudah di terisi oleh beberapa orang yang di paksakan oleh Elin untuk duduk disana .


" Ini sangat enak Hannah ? " ucap Elin dengan mata berbinar " Apa itu ? " sambung Meili.

__ADS_1


" emm.. apa tadi Hannah , aku lupa karena namanya terlalu panjang "


" Kuah kerang Manhattan " jelas singkat Hannah , mendengar nama makanan itu membuat Mike melihat ke arah Hannah yang tetap fokus pada piring di hadapannya.


" Astaga kenapa kau tidak mengatakan kalau kau membawa ini " ucap Meili yang ikut bergabung bersama Elin untuk menyantap makanan yang di bawa oleh Hannah.


" Kenapa kau hanya membawa satu Hannah ? "


" Aku tidak tahu kalau kau juga berada di sini Meil " jelas Hannah.


" Kenapa makanan ini begitu cocok di lidahku " ucap gemas Meili yang tidak berhenti menyendok kuah kerang itu kedalam mulutnya.


" Dari mana kau mengetahui makanan Enak ini Hannah ? " tanya Elin.


" eemmm.. aku lupa Elin " kata Hannah berkilah karena sebenarnya ia mengetahui makanan itu dari Mike , laki laki itu yang pertama kali membawakannya makanan itu , ia selalu berusaha mencari makanan yang bisa di sukai oleh Hannah , karena perempuan itu sangat susah untuk makan dan Mike menemukan Kuah Kerang Mahattan yang sekarang menjadi makanan favorit Hannah.


" Jadi bagaimana hubungan kalian sekarang ? " tiba tiba Meili memotong dan menatap pada Mike dan Hannah , " Hubungan ? " ulang Hannah dan Mike tetap diam.


Kepala Meili mengangguk " iya hubungan kalian , hubungan siapa lagi disini "


" Meil , maafkan aku " Ucap Hannah.


" Kenapa kau malah meminta maaf ? , jangan lagi mengungkit hal itu , aku sudah cukup muak mendengarnya sejak tadi pagi " ujar Meili dan Hannah segera mengunci bibirnya untuk kembali berbicara.


" Jadi bagaimana ? " ulang Meili bertanya.


" Ya hubungan kalian "


" Kami tidak memiliki hubungan apapun Meil " timpal Hannah membuat Mike kembali terdiam.


" Kenapa ? "


" Apa itu juga harus kami jelaskan padamu ? " tanya Mike yang cukup kesal dengan tingkah saudara sepupunya ini.


" Bukan seperti ini , aku hanya menyayangkan jika kalian berpisah " jelas Meili.


" Apa kau sudah gila Meili ? " tanya Mike semakin kesal.


" Dengarkan aku dulu " Teriak Meili.


" Maksudku , kenapa harus berakhir kalian sudah bersusah paya berselingkuh kemarin dan sekarang kalian mempunyai peluang untuk benar benar menjalin hubungan tanpa terhalang Daniel atau siapapun lagi , dan aku rasa itu tidak buruk "


" Kau benar benar sudah gila Meili " geram Mike , namun berbeda dengan Elin , sejak tadi ia terus menahan ketawanya karena tingkah konyol Meili.


" Bukan aku yang gila , tapi kau yang bodoh " kata Meili tidak mau kalah.


" Sebaiknya kalian kembali lagi , jangan sia siakan dosa kalian kemarin " lanjutnya.


Hannah dan Mike menatap tidak percaya dengan ucapan yang begitu enteng keluar dari mulut Meili " Aku lihat kalian juga sangat cocok " tambahnya lagi.

__ADS_1


" Aku harus pergi sebelum kau benar benar gila Meili " ucap Mike.


" Hey tunggu , apa yang salah ? "


" Hanya kau manusia yang mendukung pasangan penghianat untuk bersatu " jelas Mike yang sudah berdiri di sisi meja makan


" Ya harus bagaimana lagi , semua sudah terjadi dan dari pada semuanya sia sia aku rasa sebaiknya kalian kembali bersatu "


" Hentikan Meili , jika kau memang tidak bisa memaafkan aku tapi tolong jangan menyudutkan kami seperti ini " sambung Hannah yang tidak bisa lagi menahan kekesalannya pada perkataan Meili.


" Kalian berdua ini bodoh atau apa huh ? "


" Maksudku ini baik , menyuruh kalian bersatu , untuk apa kemarin kalian berselingkuh kalau sekarang harus berpisah , padahal Hannah tidak mungkin lagi kembali bersama Daniel , hati Daniel sudah sepenuhnya dimiliki Elin dan aku sangat tahu kalau Mike masih mencintaimu Hannah " jelas Meili begitu rinci.


Semua orang menjadi terdiam termasuk Elin , karena kembali teringat pada Daniel setelah nama laki laki itu di sebut oleh adiknya


" Aku rasa Meili benar "


" Ya kau memang harus mendukungnya Elin tapi aku tidak akan kembali merebut Daniel , jadi kau tidak perlu takut dan ikut memaksakan aku untuk bersama Mike " ucap Hannah memanas.


" Tapi aku tidak akan membiarkannya Hannah Sekalipun kau ingin kembali merebutnya " jelas Elin membuat semua orang benar benar terdiam.


" Maafkan aku Hannah , aku tidak akan mengalah untuk hal ini " ucapnya lagi dengan penuh penyesalan " Aku harap kau benar benar merelakan Daniel untukku "


" Aku tahu kau masih mencintainya , tapi jangan menghukumku atas kesalahanmu sendiri , sekali lagi maafkan aku , aku sungguh tidak bisa mengalah Hannah , Aku mencintainya " ucap Elin lirih , Meili segera beranjak memeluk Elin , ia bahagia mendengar pengakuan mengejutkan ini.


" Daniel juga sangat mencintaimu Elin , kau benar kau tidak boleh mengalah dalam hal ini " ucap Meili memberi dukungan.


" Aku memang tidak pernah berniat untuk mencegahnya Elin , aku bahkan sangat merelakan saat mengetahui kalau kau lah perempuan yang di cintai oleh Daniel " jelas Hannah , Elin mengangkat kepalanya dan Meili ikut melepas pelukannya pada Elin.


" Aku sudah merelakan Daniel untukmu , bahkan jauh sebelum ini , dia pantas menemukan perempuan yang jauh lebih baik dan kau orang yang tepat " lanjut Hannah.


" Terimakasih Hannah , aku harap kau tidak pernah membenci keegoisanku " ucap Elin yang kini sudah memeluk tubuh Hannah begitu Erat.


" itu tidak mungkin , bukankah kita teman " ucap Hannah membalas pelukan Elin tak kalah Erat.


" Tentu , kau temanku "


Meili bernafas legah menyaksikan moment menghangatkan ini " Kalian berdua memang terbukti perempuan baik , karena sangat jarang mantan dan calon kekasih itu akur " goda Meili , membuat ruangan semakin riuh dan Mike ikut tersenyum melihat kebahagian ini.


" Kau harus berusaha untuk kembali mengambil hatinya lagi , jika dulu kau rela berdosa aku rasa sekarang sangat mudah " ucap Meili pelan di samping Mike.


" Bisakah mulutmu diam Meili " geram Mike.


" tidak , aku akan terus menyindir ke bodohanmu " ucap Meili yang sudah berlari menjauh dari Mike yang semakin memanas dengan ucapannya.


jangan lupa vote , like dan coment🤗


dan sekali lagi terimakasih atas segala dukungannya🙏😇💚

__ADS_1


__ADS_2