
Setelah selesai mandi Lea langsung di pakaikan baju tidur oleh sindy. Berbeda dengan Najwa yang memakai baju rapi, cantik dan siap untuk pergi.
Ketika Najwa mau berangkat, Lea menyadari bahwa Najwa mau pergi, lantas ia dengan cepat menghampiri Najwa karena ingin ikut.
"Maklong." panggil Najwa dengan kencang.
"Iya ada apa Najwa." jawab Sindy sambil berlari dari dapur.
"Kakak. agi." ucap Lea ketika sindy datang menghampirinya.
"Maklong, Najwa mau pergi nih, Lea gimana?." ucap Najwa.
"Mau kemana?." Sindy tidak mengetahui kalau Najwa ingin pergi bersama marsa.
"Mau jalan-jalan santai dengan marsa." jawab Najwa sambil mencari sendal yang cocok dengan pakaiannya.
"Oh, ngak bilang sih. ayo Lea kita ke sana yuk!." Gendong Sindy dengan paksa, Lea memberontak dan menangis karena tidak ingin di tinggal kakak sepupunya.
"Uuuaaaa. Kakak. Agi." ucap Lea sambil menangis dan ingin di turunkan dari gendongan Sindy.
__ADS_1
Lea bersi keras untuk mengejar Najwa, namun setelah Sindy melepaskannya, Najwa sudah pergi dan jauh dari pandangan Lea.
"Uuuaaaa." tangis Lea terdengar di beberapa rumah tetangga.
"Nanti kita pergi juga ya sama ayah, tapi tunggu ayah pulang kerja ya sayang." pinta Sindy di hadapan Lea.
"Kakak hanya sebentar cu." ucap Kakek nya Lea.
"Iya kakak hanya sebentar kok. Ayo kita nyemen saja ya." Sindy merayu Lea untuk menyusu kepada nya, agar Lea melupakan niat nya untuk ikut dengan kakak sepupunya.
"Aaaaaa aaaa aaa." meskipun Lea masih menangis, tetapi ketika ia di gendong dan di minta untuk menyusu, akhirnya ia mau dan tidak memberontak lagi.
"Anak pintar. Muach." ucap Sindy sambil mengelus ubun-ubun nya dan mencium nya.
Setelah selesai ia melepaskan Sus* ibu nya, lalu pergi tepat di depan pintu kamar mereka, meminta untuk di bukakan.
"Akak." Teriak Lea meminta di buka kan.
"Apa sayang, mau ngapain?." tanya Sindy.
__ADS_1
"Mak akak." ucap Lea sekali lagi sambil memegang ganggang pintu nya.
"Iya iya sebentar." Sindy menghampiri nya dan membuka pintu kamar nya.
Setelah ia buka kan ternyata Lea ingin mengambil mainannya dan kembali membawa nya keluar.
"Oh mau ambil mainan ternyata. main yang pintar ya." pinta Sindy kepada Lea sambil mengelus kepala nya kembali.
"Ada apa Sin, ibu dengar Lea menangis?." tanya ibu mertuanya.
"Seperti biasa bu, mau ikut Najwa pergi. ketika di tinggal, ya Lea menangis." jawab Sindy.
"Hm, mau ikut terus ya, banyak cemilannya di rumah, masih mau ikut kakak. Kakak kan mau ketemu cowok. Jadi Lea ngak bisa ikut Nak." ucap Ibu mertuanya.
"Haaaa. Emang begitu bu, mana peduli Lea kalau cemilannya banyak di rumah, asal melihat Najwa pergi, pasti tuh Lea siap menunggu di depan motor. ucap Sindy
" Iya, heran ibu, biasanya kalau ibu yang pergi Lea nya biasa saja. malah dia bilang Dadah." jawab ibu mertua Sindy.
"Dada." Tiba-tiba Lea mengikuti nya.
__ADS_1
"Dada dengan siapa?." tanya Sindy padahal ibu mertua nya dan dirinya hanya bercerita tentang Lea.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰