
Hanya dalam waktu 1 jam Najwa dapat mencari semua kebutuhan yang mereka perlukan.
"Maklong, coba deh lihat, ini sepertinya bagus untuk perbuketannya." Najwa menunjukan kepada Sindy sebelum memutuskan akan mereka beli.
"Mana, sini maklong cek lagi." ucap Sindy.
Sambil melihat satu per satu barang nya, Sindy menyetujui pilihan Najwa tetapi hanya 1 yang ia pertimbangkan.
"Najwa maklong setuju dengan pilihan kamu, cuma yang harus kita tunda dulu itu bunga nya, jangan dulu ya, takut nanti uangnya ngak cukup. Sementara kita gunakan bunga kertas saja, lebih murah, nanti maklong yang bikin. Soalnya sekarang kita kan baru coba-coba." ucap Sindy.
"Oke terserah, Najwa sih Oke je. Kalau bisa buat bunga lebih hemat lagi nanti kita." jawab Najwa.
"Oke, belanja sekarang!." pinta Sindy kepada Najwa untuk segera memesanya .
"Pesan apa kalian." tanya mertuanya yang super kepo juga kalau mendengar mereka belanja.
"Pesan perlengkapan untuk buket bu." jawab Sindy.
__ADS_1
"Apa tu buket?." tanya nya lagi.
"Kami mau jualan lagi nek, tapi kali ini jualannya beda." saut Najwa.
"Jualan apa lagi?." tanya mertua sampai ke akar nya .
"Ini loh nek, biasa untuk ulang tahun juga bisa, pernikahan, sidang dan wisuda." jawab Najwa.
"Oh, yang ada nanti snack nya habis di makan lea kalau buket snack." tebak mertua nya memang benar.
Karena jika menggunakan snack, yang minta duluan pasti lea, ngak bisa lihat snack lewat. harus beli untuk ia makan, giliran di minta makan nasi ia menolak.
" Iya ngak bisa pasti." saut Najwa juga.
" Jual bubur saja lah." ucap Ibu mertuanya, karena ia ingin menantu dan cucu nya melanjutkan usaha nya yang sempat putus karena faktor yang satu dan yang lainnya.
"Hm insyaAllah kalau diizinkan, sekarang susah bangun subuh bu, kalau mau jual bubur harus bangun sedini mungkin kan?." tanya sindy.
__ADS_1
"Iya lah, ngak bisa bangun jam 4 jam 5, ibu dulu bangun jam 2 atau jam 3 kalau lewat dari itu pasti kesiangan." jawab mertua nya.
"Maka dari itu, belum bisa bangun awal bu, lea saja belum berhenti menyusu. biasa jam segituan lea selalu bangun untuk menyusu. sekarang cari yang santai saja dulu kerja nya, yang perting ada penghasilan. ya kan Najwa?." tanya Sindy kepada ponakannya.
"Iya dong, Najwa juga tidak bisa bangun awal, pkok nya paling awal harus jam 6 ya Nek." pinta Najwa dengan manja.
"Ah kamu tidur saja pikirannya, cobalah sekali-kali, bantu juga kerjaan rumah. cuci piring saja malas." ucap Nenek nya jadi emosi.
Karena ibu mertua sindy tipe orang yang ngak bisa melihat rumah berantakan apalagi kalau cucian piring menggunung dan tidak segera di bersihkan.
"Hehe tidak apa lah, maklong kan ada. Ya kan maklong?." Najwa menjawab.
"Iya." jawab sindy pelan dan sambil memainkan HP nya.
"Bagaimana nanti mau nikah, cuci piring saja malas kamu itu." saut nenek nya.
"Sewa pembantu saja lah nek, kenapa harus ribet hehe." ucap Najwa seperti mengejek.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰