
Setelah selesai mandi dan memakaikan Lea pakaian, Lea bersemangat melihat Najwa yang sudah memakai jilbab duduk di kursi sembari menunggu nya selesai mandi.
"Lea mau pergi ya sama kakak?." tanya Sindy sambil memakaikan Lea pakaian.
Lea mengangguk dan memandang Najwa.
"Tinggal saja ya Lea, kakak pergi sendiri." canda Najwa kepada Lea.
"No no no." jawab Lea mengejutkan Sindy.
"Aaaa?." Sindy ternganga mendengar nya.
"Memang begitu maklong, lea sekarang sudah pandai marah ke kita, larang-larang kita juga sering dia tuh." ucap Najwa.
"Pintar nya anak mak." ucap Sindy mencium kening lea.
"Oke sudah selesai. ikut kakak lah lea." ucap Sindy sekali lagi.
Lea berlari menghampiri Najwa, saking senangnya ingin pergi bersama Najwa.
Setelah itu, Sindy menggantung handuk mandi lea di pagar besi jendela kamar mereka. Dan tidak sengaja terlihat oleh ibu mertuanya.
__ADS_1
"Sin, kenapa handuk nya di simpan di situ, jelek di simpan di jendela." tanya ibu mertuanya ketika sudah melihat handuk itu tergantung di jendela kamar sindy.
"Ini hanya sebentar kok bu. Nanti kalau sudah kering sindy simpan di lain." saut sindy.
"Sini-sini, biar aku yang jemur di luar." jawab ibu mertua nya.
Sindy merasa tersinggung, apa yang di lakukan selama di rumah mertua nya selalu salah.
Batin Sindy, "Coba saja di rumah sendiri pasti ngak ada yang ngelarang yang beginian. Kalau di rumah ibu sendiri juga ngak begitu begini amat."
Sindy merasa sangat kesal, ia merasa setelah bekeluarga pun ia tetap saja di atur meski itu masalah kecil.
Setelah ibu mertua nya meminta handuk nya untuk di jemur keluar, Sindy terdiam menahan rasa kesal nya.
Terlihat dari raut wajah Sindy yang kesal, dan banyak terdiam di depan Jack yang baru pulang dari bekerja.
"Ada apa sayang, kok tampak nya kamu murung sekali." tanya Jack yang pulang dalam keadaan lelah.
"Hm, kamu mandi saja dulu, nanti saja aku cerita." jawab Sindy dengan nada pelan, agar tidak terdengar oleh mertua nya.
"Kok ngak enak sekali kedengaran nya, kamu yakin ingin cerita nanti." tanya Jack sekali lagi.
__ADS_1
"Ya aku yakin kok, sudah lah mandi sana!." pinta Sindy.
Jack terdiam, karena ia merasa lelah dan bergegas mandi agar lebih segar.
Setelah ia mandi, ia belum melihat Lea dari sejak ia pulang bekerja.
"Sayang, di mana lea, kok aku belum ada lihat dia dari tadi." tanya Jack penasaran dengan putri nya yang belum kelihatan.
"Lea pergi bersama Najwa, mungkin ke rumah marsa kali." jawab Sindy.
Kemudian ia meninggalkan Jack dan menghampiri ibu nya yang sedang bersiap untuk masak.
"Bu, mau masak apa? biar aku bantu." ucap Sindy menawarkan kepada mertua nya.
Bukan untuk mencari perhatian, tetapi ia tidak ingin jika ia tidak membantu, ia akan di jadikan pembicaraan kepada orang.
"Ini masak ikan, nanti kamu masak sayur nya ya dan tolong bikin sambal nya juga ." jawab mertua Sindy.
"Baik bu." jawab Sindy dan langsung menyiapkan bahan untuk di masak.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1