
"Di bilang no no Lea, kok masih lari aja sih." ucap Jack.
"sayang coba di halangi Lea lari, nanti kena meja loh, sakit tuh." ucap Jack lagi.
"Iya aku tunggu di sini sayang, lagian aku sudah pegang dan lindungi kok ujung meja nya." jawab Sindy yang berusaha menutup ujung meja tersebut.
"Fufuciya. babuyaa." ucap Lea yang sedang bicara sendirian sambil memegang mainannya.
"Apa lagi itu Lea, ada saja yang aneh di ucapkannya." ucap Sindy.
"Acikomaaa." Tiba-tiba Lea menjawab perkataan ibunya.
"Acikoma lagi. emang ya ni anak lagi doyan bicara bukan doyan makanan." ucap Sindy lagi.
"Ngak doyan makan tapi doyan cemil aja ya kan." ucap Najwa.
"Wah itu sih ngak salah lagi, emang doyan banget cemil nya, sampai-sampai ngak mau makan." jawab Sindy kesal dengan Lea yang susah di kasih makan.
Sindy merasa belum puas, jika belum melihat Lea makan nasi meskipun hanya Sedikit.
__ADS_1
"Ah itu sih biasa, ntar juga dia mau makan kalau sudah berumur 3-4 tahun, kebayakan anak seumuran begitu ngak mau nasi dan mau nya hanya cemilan doang." ucap Ibu mertuanya.
" ikakaakakaa, kakabeya, bakikebeya." saut Lea di tengah pembicaraan sekeluarga.
"Hahaha." tawa mertua, Sindy dan yang lainnya.
"Ya ampun Lea, ntah apa yang kamu katakan, bukan nya bisa di mengerti malah bikin kita semua tertawa." ucap Sindy dan kembali tertawa lagi.
"Orang planet kali Lea nih. bicara nya asal keluar." jawab Jack juga.
Semua yang di katakan Lea membuat suasana semakin bahagia dan sangat menyenangkan.
Terutama Sindy sejenak melupakan niatnya untuk mengajak Jack pindah dari rumah mertuanya.
Setiap bulan mertua nya selalu ke indomaret untuk membayar listrik dan BPJS.
Sebagai orang baru tentunya Sindy merasa kurang enak jika tidak ikut membayar setengah atau sepertiga nya.
Pernah suatu hari, Sindy dan Jack benar-benar kehabisan uang, dan saat itu ibu mertua nya bicara.
__ADS_1
"BPJS bayar sendiri, ini masih juga aku yang bayar." ucap Ibu mertua kepada Jack.
Meskipun itu perkataan untuk anak kandungnya, tetapi sebagai seorang istri tentu nya Sindy merasa sakit hati.
"Sayang, besok-besok bayar sendiri BPJS mu, jangan bebankan kepada ibu lagi, aku jadi ngak enak sayang, bulan ini kita ngak ikut bayar listrik, jadi ibu sendiri semua yang membayarnya." ucap Sindy yang tidak enakan jika di singgung
"Kita sekarang lagi ngak ada uang kan? gimana kita mau bayar, sudahlah. perkataan ibu itu jangan di simpen di hati. Ibu pasti bercanda kok." jawab Jack kepada Sindy.
"Sayang, di balik perkataan ibu, itu pasti perasaan yang sesungguhnya, tetapi ia berusaha tetap santai agar kita biasa saja.
" Tau dari mana? buktinya apa?." dengan songong nya Jack bertanya.
"Buktinya ibu meminta kamu bayar sayang, masa' itu pun kamu tidak bisa peka." ucap Jack kesal.
"Iya, nanti kalau kita sudah gajian kita bayar sama ibu." jawab Jack.
"Kapan sayang?."'tanya sindy.
" Sabar sayang." pinta Jack.
__ADS_1
"Iya sayang." dengan pasrah nya sindy menjawab
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰