My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 105


__ADS_3

Keesokan harinya pesanan buket mereka semakin banyak, sehingga Sindy tidak dapat mengerjakan pekerjaan rumah.


Karena harus mengejar target sesuai dengan pesanan nya. Buket yang belum selesai ia kerjakan di malam hari, besok nya ia sudah mendapatkan pesanan baru lagi.


"Bu, maaf kan Sindy, hari ini Sindy tidak bisa membantu ibu menyelesaikan pekerjaan rumah, soalnya Sindy mendapatkan banyak pesanan buket bu, besok harus selesai semua nya." Sindy merasa tidak enak kepada ibu mertua nya karena tidak dapat mengerjakan semua pekerjaan rumah seperti biasanya.


"Iya tidak apa Sin. Kamu selesaikan saja pekerjaan kamu. Mereka mau di antar besok ya?." tanya ibu mertua nya.


"Sebagian di antar besok bu, sebagiannya lagi keesokan hari nya." jawab Sindy.


"Emang Najwa bisa antar besok? Bukan kah Najwa sedang sibuk mengerjakan tugasnya?." tanya mertua nya.


"Ya kalau Najwa ngak bisa, nanti Sindy sama ayah lea saja yang antar." jawab Sindy.


"Soalnya dari kemarin, Najwa sibuk terus dengan tugasnya, sampai-sampai ngak bisa keluar kamar." ucap Ibu mertua nya.


"Iya Sindy ngerti bu, kalau memang najwa ngak bisa, ya nanti Sindy dan ayah lea yang antar. tenang saja." jawab Sindy.


Batin Sindy, " Aku ngerti kok, pasti ia khawatir dengan cucu nya, akan aku antar sendiri jika memang tidak bisa."

__ADS_1


***


Keesokan harinya, Najwa mengosongkan jadwal tugas nya di jam pagi saja, jadi ia bisa mengantarkan orderan di saat pagi hari saja.


"Maklong, tolong siapkan yang mana saja yang harus najwa antar ya! habis mandi najwa akan pergi antar semua yang khusus hari ini." ucap Najwa ketika baru keluar kamar.


"Oke, maklong siap kan dulu." jawab Sindy langsung ke kios depan untuk menyiapkan semua buket yang akan di antar.


Setelah selesai menyiapkannya, Tiba-tiba angin sangat kencang, dan cuaca saat itu berubah menjadi mendung.


"Maklong, gimana ini, seperti nya mau hujan." tanya Najwa yang sudah siap akan pergi.


Batin Sindy, " Kenapa tiba-tiba berubah jadi mendung ya, padahal tadi ngak seperti ini." ucap Sindy sendirian.


Setelah beberapa menit menunggu, tiba-tiba najwa memaksa akan pergi.


"Maklong, ini semua kan?." tanya Najwa, sambil mengambil buket yang sudah Sindy siapkan.


"Iya, kamu mau berangkat sekarang Naj?, nanti kehujanan loh." ucap Sindy kepada Najwa.

__ADS_1


"Tidak apa, dari tadi tunggu-tunggu juga ngak hujan kok maklong, waktu ku terbuang sia-sia deh." ucap Najwa dengan wajah kesal.


"Ya nenek mu bilang begitu tadi, kalau Najwa sibuk sekarang, tidak apa biar kan saja di meja, maklong dan paklong yang akan antar nanti jika kamu sibuk." ucap Sindy tidak enak melihat wajah Najwa sedikit kesal.


"Tidak apa." jawab Najwa dan bergegas pergi mengantarkan orderannya.


"Seperti nya Najwa sudah ngambek deh. Ngak seru sekali lihat wajah nya yang cemberut." ucap Sindy sendirian dan terdengar oleh Jack.


"Kenapa sayang? apa ad sesuatu?." tanya Jack.


"Tidak, itu loh najwa pergi dengan wajah yang cemberut begitu, takut nya ketika ketemu orang nya juga cemberut juga." jawab Sindy.


"kenapa ngak berhentikan saja tadi najwa nya?." tanya Jack lagi.


"Ya dia pergi nya terburu-buru. gimana mau cegah nya." jawab Sindy.


"Oh ya sudah kalau begitu." ucap Jack.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2