My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 118


__ADS_3

Keesokan hari nya, Sindy mengajak Jack untuk pergi belanja keperluan lea, salah satunya untuk membeli sendal.


Sindy dan Jack sengaja membawa Azalea Azzahra, untuk membeli sepadang sepatu atau sendal untuk lea.


Ketika sudah sampai di toko yang mereka tuju, mereka menaiki anak tangga yang lumayan tinggi, dan lea sangat menyukainya.


Namun ketika hendak memilih sepatu, Tiba-tiba lea mengatakan tidak saat Sindy meminta lea untuk mencoba sepatu itu.


"Sini coba dulu ya." pinta Sindy kepada Lea yang sedang di gendong oleh Jack.


"Ndak ndak ndak. Uuuuaaa." jawab Lea sambil menangis sekencang-kencang nya.


"Kenapa ngak mau?." tanya Sindy sambil memandang Lea.


"Lea mau naik eskalator itu sayang." jawab Jack sambil menggendong Lea yang mencoba untuk memberontak sedangkan Lea masih saja tetap menangis.


"Adu, aku ngak bisa kalau begini. Mending kita pulang saja sayang." pinta Sindy kepada Jack.


"Apa? pulang?. Sendal untuk Lea bagaimana?." tanya Jack bingung.

__ADS_1


"Bagaimana mau beli sayang, Lea aja sudah ngamuk begitu." jawab Sindy setengah pusing melihat reaksi Lea yang ingin naik eskalator.


"Iya Sih, ayo lah kita pulang saja." ajak Jack .


"Ayo ayo. Eh coba sendal yang coklat tadi deh, seperti nya muat untuk ukuran Lea. ya kan?." ucap Sindy, tetapi Lea masih saja menangis di keramaian.


"Iya iya, cepat lah di ambil, ini nangis nih." pinta Jack karena Lea masih menangis dan berontak ketika di gendong nya.


Saat itu Sindy langsung berlari dan bergegas mengambil sendal yang menurut nya bagus.


Tapi ketika keluar toko, Lea menangis meskipun turun dengan eskalator juga.


"Uuuaaaa. Uuuaaa.. ndak ndak ndak." ucap lea sambil menangis.


"Ya sudah terserah, besok-besok Mak tidak akan lagi bawa lea pergi kalau selalu seperti ini." ucap Sindy merasa malu dengan tingkah laku lea.


"Dah yuk. Siap!." tanya Jack ketika sudah siap berangkat meninggalkan toko tersebut.


"Iya siap." jawab Sindy dengan wajah kusut.

__ADS_1


Saat di perjalanan, lea marah dan duduk tidak tenang ketika di gonceng oleh ayahnya, karena masih teringat dengan eskalator yang ingin ia naiki itu.


"Sekarang kita kemana sayang? tanya Jack kepada Sindy.


"Terserah deh , aku ikut saja.! Yang penting kita sampai rumah dengan selamat." ucap Sindy.


"Oh, kita mampir ke rumah adik ibu dulu deh. habis itu baru kita pulang." ajak Jack untuk mengunjungi rumah adik dari ibu Jack.


"Oke, sekalian jalan pulang kan rumah nya. Tapi jangan lama-lama ya sayang, takut nanti kita kemalaman sampai rumah sayang." pinta Sindy.


"Iya sayang, sebentar saja kok. yang penting kita mampir aja di sana." jawab Jack menyetujui permintaan Sindy.


Setelah beberapa menit mereka pun sampai ke rumah adik dari ibu mertua Sindy. Tetapi ketika tiba di sana, Lea mulai menangis lagi, iya tidak mau masuk ke dalam rumah kakek nya itu.


"Ayo Lea." ajak Sindy sambil mengiringi nya tepat berada di samping Sindy.


"Ndak, ndak ndak ndak." ucap Lea dan seketika berhenti di halaman rumah kakek nya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2