
"Emang pandai kok Lea akting nek, sama najwa aja Lea sering pura-pura menangis." saut najwa lagi.
"Sudah pintar cucu kakek. nanti dia sekolah kalau istirahat pasti temen nya di ajak minum ke rumah karena rumah nya dekat dengan sekolah." kakek nya berhayal jika Lea sudah sekolah nanti.
"Habis nanti air minum nenek, capek masak, yang dia asyik bawa teman minum ke rumah ya." jawab Sindy bercanda.
"Bisa-bisa nenek marah nanti." saut najwa juga.
"Marah lah, kalau sampai itu terjadi." ucap nenek nya.
***
Keesokan harinya Sindy berniat akan membuat beberapa bunga untuk mempercantik buket yang akan di buat.
Beberapa bahan sudah Sindy simpan di dalam rumah, karena ia mengerjakannya sambil menidurkan Lea.
Tetapi saat Sindy asyik menyapu lantai, agar cepat selesai dan bisa segera membuat buket, Tiba-tiba ibu mertua nya mengambil 1 bahan yang sangat penting dalam pembuatannya dan menyimpannya kembali ke dalam kios.
__ADS_1
Meskipun kios nya tidak jauh dari rumah, tetapi Sindy sangat kecewa dengan sikap ibu mertuanya yang sudah merusak mood Sindy untuk bekerja.
Ketika memindahkan ke kios, ibu mertua nya sama sekali tidak bertanya, apakah bahan yang ia bawa itu sudah selesai di gunakan.
"Adu itu kenapa ibu bawa lagi ke sana sih, kan itu baru saja aku simpan di sini." batin Sindy sambil melihat apakah benar ibu mertuanya pergi untuk menyimpannya di kios.
Setelah 2 menit di dalam kios, ternyata ketika keluar, ibu mertuanya tidak memegang 1 bahan apa pun.
"Tuh kan benar di simpan di sana! gimana sih ibu, padahal aku niatnya mau mengerjakan di rumah sementara menunggu Lea bangun, agar lebih cepat selesainya." pikir Sindy.
Sindy sengaja tidak bertanya langsung kepada ibu mertua nya dan ia langsung berasumsi kalau ibu nya tidak senang melihat rumah nya di berantakin dengan barang yang bukan milik nya.
"Sayang, aku mau cerita sedikit!." ucap Sindy kepada Jack.
"Cerita apa? kok seperti nya serius?." tanya Jack penasaran dan sudah berprasangka kalau ia akan mendengar cerita yang sama kepada Jack.
"Serius banget, tapi ini menyangkut ibu. yakin mau dengar?." ucap Sindy.
__ADS_1
"Emang nya ibu kenapa?." tanya Jack kepada Sindy.
"Tadi ibu pindahin barangku untuk bikin buket, tanpa bertanya dia langsung simpan ke kios lagi, padahal baru aku ambil tu. aku hanya kecil hati saja. aku sadar kok hanya numpang di sini. masak barang bentar gitu mau di pindahin aja." ucap Sindy.
"Kamu kan tahu sayang, kalau ibu itu ngak bisa lihat yang berantakan, pasti ia kemas tu." jawab Jack.
"Tapi kan bisa tanya aku dulu. apa sudah selesai pakai atau tidak. ya kan?." tanya sindi lagi.
"Iya sih."
"Aku sangat kecewa dengan sikap ibu yang seperti itu." ucap Sindy lagi.
"Iya maaf kan ibu ya sayang. Ibu itu dari dulu memang tidak suka lihat yang berantakan dikit." pinta Jack kepada Sindy
"Iya aku maafin kok, itu pun karena aku masih numpang di sini, tapi kalau aku punya rumah sendiri, ngak tahu deh. Pasti sudah pindah tanpa kasih tahu juga." jawab Sindy kecewa.
"Hm kamu ini, emang nya aku ngak numpang, kan kita sama sayang." ucap Jack.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰