My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 91


__ADS_3

Ketika dalam perjalanan yang masih hujan, detik demi detik berubah menjadi sangat lebat, akhirnya mereka harus berhenti.


"Tampaknya sekarang kita berhenti deh sayang, kasian Lea." ucap Sindy.


"Oke, kita berhenti di mesjid di depan sana deh. kebetulan mau adzan maghrib juga." jawab Jack.


Ketika mereka berhenti, saat itu juga adzan berkumandang.


"Sayang, sambil menunggu hujan reda, mendingan kamu shalat duluan, ntar kalau hujan. asih belum juga reda, gantian aku yang shalat." ucap Sindy kepada Jack.


" Oke deh. Ini pegang kan dulu tas aku." pinta jack


"iya." jawab Sindy langsung menggendong tas milik Jack.


Lea mulai gelisah dengan suasana saat itu. Karena saat itu sangat gelap dan hujan tidak kunjung reda, Sindy akhirnya meminta Lea untuk menonton youtube dengan menggunakan HP miliknya agar Lea diam dan tidak kemana-mana."


"Adi sayang, ngak bisa jalan ke sana ini, tuh lihat hujan nya lebat sekali." ucap Sindy.


Namun Lea memberontak dan tetap ingin keluar area mesjid.


"Lea kita nonton saja ya." sambil mengambil HP di dalam tas Sindy, Sindy terpaksa meminta Lea untuk menonton youtube.


"Aaaa." ucap Lea bergembira melihat HP Sindy yang di berikan kepada nya.

__ADS_1


3 menit setelah meminta Lea menonton, Jack datang menghampiri Sindy dan lea.


"Sayang, kamu shalat dulu lah! kita juga ngak bisa pulang kalau hujan nya seperti ini." pinta Jack kepada Sindy.


"Iya sayang, nih jagain lea." jawab Sindy.


"Oke."


Setelah beberapa menit shalat, hujan belum juga reda.


"Sama sekali belum reda hujan nya, bagaimana kita mau pulang sayang, mana ini sudah larut, takut lea ngantuk nih." ucap Sindy ketika selesai shalat.


"Iya, tunggu sebentar lagi lah, kalau tidak reda juga nanti aku ke toko beli jas hujan untuk melindungi lea agar tidak kena hujan." ucap Jack.


"Iya deh, tapi jauh ngak toko nya dari Sini." tanya Sindy.


"Ih, kalau jauh mending kita pulang aja sekalian jalan, ntar kalau ketemu toko nya kita berhenti. Kalau mau tinggal di mesjid ini, ngak deh, takut. nanti ada orang iseng." ucap Sindy mulai parno.


Batin Jack, " iya juga ya, kalau aku tinggal mereka berdua takut nya ada yang berniat jahat."


Jack juga berpikir hal yang buruk jika ia meninggalkan anak istrinya, meskipun mereka di tinggalkan di tempat yang suci.


"Oke deh, mending jalan sekarang yuk! kasian lea, capek." ucap Jack mempercepat langkah nya.

__ADS_1


"Ayo!, ngak perlu lama-lama deh di sini." jawab Sindy dan langsung bersiap.


"Sayang kita pulang dulu ya, nanti lanjut di rumah nonton nya." pinta Jack.


"Uuuaaaaa... ndak." ucap lea sambil menangis, tidak ingin pulang, karena sudah asyik menonton.


"Sayang pulang dulu, ayo sama Mak, nanti baru nonton lagi ya!." pinta Sindy dengan memaksa lea untuk di gendong.


Lea memberontak tidak ingin pulang, tetapi Sindy tetap menahan nya agar mau di gendong.


Sambil di gendong Lea marah kepada Sindy, ia memukul ibunya ingin di ambilkan HP kembali.


"Iya sabar, nanti lanjut lagi ya." ucap Sindy.


Setelah itu Jack berhenti di toko menjual kelontong yang kebetulan ia juga menjual jas hujan.


Setelah membeli jas hujan, Jack langsung memakaikan untuk Lea dan istri nya.


"Aku tidak perlu sayang, kamu saja, kan kamu di depan bisa melindungi ku." ucap Sindy menolak.


"Kamu saja." Jack mau Sindy dan Lea yang memakainya.


"Sudah, kamu saja, di depan pasti basah kena hujan." ucap Sindy lagi.

__ADS_1


"Baik lah kalau begitu." akhirnya Jack menerima permintaan Sindy kepada nya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2