
1 minggu kemudian...
"1 minggu sudah ayah Lea kerja, nanti kalau ia pulang mau jemput kami, kami mau ke pantai dulu bu, sebelum pulang ke rumah mertua." ucap Sindy kepada ibunya.
"Oh mau ke pantai."
"Iya lah bu, sekali-sekali refresing, biar otak fresh, perlu menghirup udara segar dong biar ngak sumpek diam di rumah aja."
"iya pergi lah. Mumpung kalian masih di sini. " jawab ibu Sindy.
"Lea mau ke pantai Nek, Nenek mau ikut?." ucap Sindy sambil memandikan Lea.
"Nenek nanti saja kalau sudah punya mobil, baru pergi, kalau hujan tidak kehujanan dan kalau panas tidak kepanasan." jawab ibu nya sombong.
"Ee.. ee. Nenek ini, belum punya mobil saja sudah sombong ngmong nya, apalagi kalau sudah ya Lea." ucap Sindy lagi.
"Eh bukan sombong, itu kan sebagian dengan doa. Setiap perkataan itu doa. Makanya kalau mau ngomong itu yang benar jangan asal bicara saja." Ibu menasehati Sindy.
"Iya nenek, Lea mengerti." sambil menggerakkan Lea.
"Coba saja aku punya mobil, sudah ku bawa ayah dan ibu , kita bersenang-senang." Sindy menghayal.
"Aamiin. semoga diijabah." sambil menutupkan kedua tangan di bagian wajah.
"Eh cucu kakek lagi mandi ya." ucap kakek yang mau melewati lea dan mau ke kamar kecil.
"Baru mandi kek." ucap Sindy seolah lea yang menjawab.
5 menit kemudian dinda pun keluar dari kamarnya.
"Hy Lea. Lea mau kemana nih." ucap Dinda.
"Mau jalan dong." Sindy lagi yang membantu menjawab.
"Mau jalan kemana, jalan aja Lea belum bisa." ucap Dinda meremehkan.
"Jalan dengan mak dong, sambil di gendong." ucap Sindy lagi.
"Itu sih bukan jalan nama nya Lea, tapi di gendong." jawab Dinda sambil menepuk keningnya.
Setelah beberapa menit dan Sindy sudah selesai memandikan Lea, Sindy membawa Lea untuk berjalan di persawahan yang sangat hijau permai, jalan yang di tuju juga sudah bagus sehingga bisa berjalan menggunakan sendal karena jalan nya tidak becek lagi.
Sindy sendiri sangat menikmati pemandangan yang ada di sekitar sawah, di ujung sawah tepat depan dan samping terlihat gunung, sehingga mempermanis pemandangan di sawah tersebut.
"Lihat Lea, pemandangan di sini sangat bagus bukan? emak sangat rindu ketika masih kecil, masih menolong nenek untuk panen padi di sawah ini." Sindy berbicara sendiri sedangkan Lea hanya ikut memandangi.
Setelah asyik berjalan, eh Dinda menyusul mereka di belakang.
__ADS_1
"Lea." teriak Dinda dari kejauhan.
"Bibi mu menyusul Lea." ucap Sindy sambil berbalik arah.
"Ada apa Dinda?." tanya Sindy ketika Dinda sudah berada di dekatnya.
"Tidak, hanya ingin ikut jalan juga, mumpung ada teman ke sini, ya ikut juga dong. Ini aku bawa hp, jadi kita bisa jalan sambil foto." jawab nya sambil tersenyum.
"Bagus juga tu ide bibi mu Lea." ucap Sindy.
"Iya dong. ambil posisi dong kak, Dinda foto kakak dengan Lea dulu." ucap Dinda.
"Boleh." sambil bergaya ketika melihat kamera.
"Nanti gantian ya, aku juga mau foto bersama Lea yang manis." pinta Dinda.
"Oke siap." jawab Sindy.
Setelah asyik berfoto, Tiba-tiba Sindy sudah merasa panas dan Azalea pun sudah mulai rewel karena kepanasan.
"Din, apa aku sudah selesai fotonya. ini Lea sudah rewel, kakak mau pulang. apa kamu mau pulang juga." tanya Sindy.
"Ya pulang lah. ngapain juga aku sendiri di sini." jawab Dinda.
"Ayo!." ajak Sindy dan langsung Melangkahkan kakinya.
"Ternyata emak nya belum mandi." ucap Ibu ketika melihat Sindy mengambil handuknya.
"Iya belum bu, ibu tolong jagakan Lea bentar." pinta Sindy.
Lea yang sedang di tinggalkan mandi, sedang asyik merangkak dan mencoba untuk duduk tetapi posisi duduknya pun masih goyang-goyang.
"Jaga di belakang nya Din!." ucap Ibu.
Dengan cepat Dinda menjaga tepat di belakang Lea. Ibu Sindy juga mendekati Lea da mengajaknya bergurau.
"Apa dia menangis ketika di sawah tadi Din?." tanya ibu Sindy dan Dinda.
"Tidak, malah ia terlihat senang bu." jawab Dinda.
"Sepertinya nanti kalau sudah gede Lea akan sering bantu nenek ya." ibu mengajak Lea bicara.
"Aa... aa... " jawab Lea sambil menggerakkan tangan dan kakinya.
"Tu pasti Lea jawab mau tu Din." ucap ibunya lagi.
"Tidak kata nya bu. buktinya ia menerjang-menerjang bu, hee." jawab Dinda bercanda.
__ADS_1
"Ada apa nih?." tanya Sindy yang baru saja selesai mandi.
"Lea kalau sudah besar mau bantu ibu ke sawah panen padi kata nya." ucap ibu sambil tertawa.
"Ee ee rajin yaa anak emak. belum bisa jalan, belum bisa ngomong sudah mau bantu nenek panen ya." Sindy pun ikut bercanda.
***
Drrt... Drrt.. Drrt.. Hp Sindy berdering.
"Sin, hp mu berdering, siapa yang telpon?." tanya ibunya ketika mendengar suara hp Sindy.
"Ponakan ayah Lea bu. Bentar ya." ucap Sindy kemudian langsung mengangkat telpon dari ponakan nya.
"Iya hallo, ada apa Najwa?." tanya Sindy kepada ponakan nya.
"Hallo maklong, kapan pulang?." tanya ponakan nya.
"Tunggu di jemput ayah Lea baru pulang, kenapa? Rindu ya." jawab Sindy dengan nada bercanda dan bertanya kembali.
"Iya rindu Lea, dengan mak Lea ngak rindu. haha." ucap Najwa.
"Iya sudah tahu, pasti sama Lea yang lebih rindu. Lebih lama ah pulang nya, biar rindu dengan mak nya juga haha." ucap Sindy bercanda kembali.
"Tidak.... cepat lah pulang nya, nanti ke buru Najwa berangkat kuliah lagi, 2 minggu baru pulang." jawab Najwa.
"2 minggu ke depan lah baru ketemu Lea lagi. Hehe. Biar nambah waktu di sini." ucap Sindy sangat serius.
"Jangan dong. Rindu nih." Najwa tetap merayu agar Sindy dan Lea segera pulang ke rumah mertuanya.
"Tergantung paklong mu Najwa, kalau ia cepat jemput, kami cepat juga pulang nya, tapi sebelum pulang kami mau ke pantai dulu. mau holiday." ucap nya sambil tertawa sangat gembira akhirnya bisa liburan.
"Iya terserah maklong, yang penting segera pulang ke sini. Di sini kakek dan Nenek Lea juga rindu." ucap Najwa.
"Iya nanti bilang paklong mu." jawab Sindy.
"Oke deh, kalau begitu sudah dulu ya maklong, Najwa mau mandi dulu." pamit Najwa dan mengakhiri telponnya.
"Ih busuk, belum mandi." ucap Sindy mengejek.
"Eh sekarang kan mau mandi maklong." Najwa kembali balas mengejek.
"Ya sudah mandi sana." pinta Sindy.
"Ya. by." ucap Najwa.
Mereka pun saling mengakhiri telpon mereka masing-masing.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰