
"Maklong Lea sudah selesai makan apa belum?." tanya Najwa.
"Sepertinya sih sudah, ada apa najwa?." tanya Sindy kembali.
"Nih ada yang pesan buket nya, seperti ini! apa maklong bisa buat, soalnya 1 jam ke depan mau di antar." jawab Najwa sambil menunjukkan foto yang di kirim pelanggan kepada nya.
"Bisa dong, tapi maklong mau simpan piring nya dulu, Lea juga sudah lari-lari itu." ucap Sindy setelah melihat foto nya dan langsung membuat buket yang di pesan pelanggan nya setelah menyimpan bekas mskan Lea.
"Siapa yang pesan Naj?." tanya ibu mertua nya.
"Ngak tau Nek, ini orang baru lagi. mau di antar soalnya ini nek." jawab Najwa.
"Emang bisa buat secepat itu. Mana waktunya hanya 1 jam?." tanya mertuanya lagi.
"InsyaAllah maklong pasti bisa kok Nek." jawab Najwa kepada ibu mertua Sindy.
"Sini Lea sama kakak yok." ajak Najwa agar Lea tidak mengganggu ibunya.
"yok." Lea berlari lagi menghampiri Najwa yang sedang memakai jilbab untuk mengajak Lea pergi.
"Mau Lea Nek, ngak nolak sama sekali 😁." ucap Najwa.
"Iya bawa main dulu deh Lea nya, jadi maklong selesaikan buket nya tidak ada yang ganggu. Biar cepat selesai." pinta Sindy kepada Najwa.
Ketika Lea mau pergi bersama Najwa, Tiba-tiba Lea memandang Sindy dan langsung memanggilnya.
"Mak!." panggil Lea.
"Iya. Lea mau kemana sama kakak?." tanya Sindy berpura-pura.
__ADS_1
"Mak!." panggil Lea lagi.
"Iya." Sindy selalu menjawab nya.
"Mak!." panggil Lea sekali lagi.
Sindy tidak menjawab nya tetapi ia tetap memanggil sampai terdengar panggilan nya di jawab ibunya.
"Mak." panggil Lea sekali lagi dengan keras,
"Iya." Sindy kembali menjawab teriakan Lea kepadanya.
"Kapan pergi nya kok panggil terus." ucap Sindy setelah menjawab panggilan Lea kepada nya.
"Mau ganggu maklong Lea nih, di ajak tapi masih saja pengen dekat-dekat mak nya." saut Najwa juga menunggu Lea.
"Pipicuya. cegacega." saut Lea juga.
"Mungkin kata Lea, pergi sekarang kali tu." jawab Sindy.
"Kakak." ucap Lea lagi sambil menarik tangan Najwa.
"iya iya, pergi ya?." Najwa pun berjalan sesuai kemauan Lea.
Najwa dengan cepat membawa Lea pergi jauh dari pandangan ibunya, karena jika berada di dekat Sindy, Lea pagi merengek minta di manjakan.
"Kemana sayang?." tanya Najwa.
Lea pun menunjuk ke arah depan rumah yang kebetulan ada anak seumuran dengan nya bermain.
__ADS_1
Melihat banyak mainan, Lea sangat gembira dan ingin ikut bermain juga.
"Lea mau ikut main?." tanya Najwa lagi, dengan cepat Lea merespon nya.
Lea mengangguk menyetujui pertanyaan kakak sepupunya.
"Kak. ayah." ucap Lea melihat ayah nya ada melewatinya.
"Kenapa ayah, ayah mau kerja sayang." jawab Najwa.
"Ayah." teriak Lea dengan keras.
"Ayah kerja dulu ya." pamit Jack juga setelah mendengar Lea memanggilnya.
"Ayah." teriak nya sekali lagi.
"Iya." jawab Jack juga.
"Yuk kita ke rumah kak marsa." ajak Najwa Lea pun mengangguk menyutujui ajakan Najwa.
Setelah setengah jam mereka pergi ke rumah tetangga, Sindy juga selesai membuat buket yang mau Najwa antar.
"Maklong sudah selesai ya." teriak Najwa yang lagi di rumah temannya tepatnya di samping rumah.
"Sudah, baru saja selesai." jawab Sindy.
"Oke."
"Lea kita pulang yuk!." ajak Najwa.
__ADS_1
Lea menangis karena asyik bermain, di tambah lagi ia sangat mengantuk.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰