
Di hari berikutnya, ketika orang tua najwa akan berkunjung ke rumah nenek nya dan terpaksa ia juga harus pulang.
"Naj, kamu pulang jam berapa nanti? ini ayah sama ibu sudah di rumah nenek." ucap ibunya yang sudah berada di rumah neneknya saat itu.
"Nanti malam bu. masih ada kelas." jawab najwa dengan singkat.
Karena memang ia tidak terlalu senang jika orang tua nya sendiri berkunjung menemui nya, apalagi suasana hatinya yang sedang tidak baik baik saja.
Saat najwa membalas chat dari ibu nya, ibu nya tidak terlalu banyak tanya lagi, menurutnya najwa sedang sibuk.
padahal najwa selama ini tidak pernah bersikap seperti itu.
"Najwa pulang jam berapa kak?." tanya sindy.
"Kata nya malam, entah apa yang di sibukan nya, sampai harus pulang malam." jawab ipar sindy.
"Sudah jangan di ganggu, mungkin najwa masih sibuk di kampus." saut ayah najwa.
Batin sindy, "mau sibuk apa lagi kan sudah wisuda, itu mah cuma alasan agar tidak berlama-lama di sini saja."
__ADS_1
Ketika sindy menghampiri jack di dapur, sindy mengatakan firasatnya bahwa najwa berbohong kepada ibu dan ayahnya, dan orang rumah sengaja tidak memberi tahu peristiwa yang terjadi sebelumnya kepada orang tua najwa, dengan tujuan agar najwa tidak di bentak oleh ayah dan ibu nya.
"Sayang, tadi kakak ipar tanya kapan najwa pulang, terus najwa jawab nya malam, menurut aku, najwa berbohong, ngak ada tu orang yang sudah wisuda masih sibuk kelas di kampus.
" Oh tadi ibu nya tanya ya? biar saja lah najwa seperti itu, kita jangan ada yang kasih tahu mereka saja. cukup tahu dan diam saja." pinta jack kepada sindy.
"Iya aku tahu, aku ngak akan kasi tahu mereka kok." jawab sindy.
"Iya. biar itu menjadi rahasianya." ucap jack lagi
"Baiklah." demi keamanan bersama, sindy mengikuti permintaan jack.
Ia hanya berbicara sekedarnya dan secukupnya saja.
"Naj, ayo kita makan!." ajak sindy.
"Ngak." jawab najwa dengan pandangan kosong jauh ke depan.
"Kenapa? itu kan ada sate kesukaan kamu. Ayo." ajak sindy sekali lagi.
__ADS_1
"Tidak, maklong makan saja duluan." jawab najwa tidak semangat.
"Baiklah." setelah sindy meninggalkan najwa dan menghampiri ibu nya, ia mengatakan sikap najwa kepada nya.
"Bu, tadi aku ajak najwa makan dia ngak mau bu. apa kali ini dia ngak akan makan lagi, kan ada sate kesukaannya." ucap sindy kepada ibu nya.
"Ah biar saja dia seperti itu, ntar juga akan baik-baik saja, ia pasti ngak tahan menahan lapar nya berlama-lama." jawab ibu mertua nya.
"Semoga saja dia mau makan bu." ucap sindy lagi.
sementara ayah mertuanya hanya mendengar pernyataan sindy kepada istrinya.
Setelah selesai mendengarkan, kemudian ia pergi ke ruang depan untuk merokok , menghilangkan rasa pusingnya mendengar sikap najwa seperti itu.
"Iya, makan nanti najwa, tapi lewat dikit dari jam makan biasa !." firasat ibu mertua sindy.
"Aamiin, semoga seperti yang di harap kan ya bu." jawab sindysindy kepada ibu mertua nya.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1