
Sepulangnya dari mengantar buket, Tiba-tiba wajah Najwa berubah menjadi tidak mood sama sekali.
"Bagaimana Naj, pengantarannya lancar?." tanya sindy.
"Lancar. ini uang buket nya." jawab Najwa yang menjawab pertanyaan sindy dengan wajah tidak enak di pandang dan langsung masuk ke dalam kamar.
Batin Sindy, "Kenapa lagi lah itu Najwa, tidak ada angin, tidak ada hujan, kok wajah di tekuk begitu."
Setelah bertanya sindy akhirnya berhenti untuk bertanya setelg melihat respon Najwa kepada nya seperti itu.
Ketika sindy ke dapur yang kebetulan ada ibu mertuanya, sindy pun bertanya tentang keadaan Najwa.
"Bu, sebenarnya Najwa itu ada masalah apa sih, kok jawab pertanyaan ku begitu amat?." tanya sindy berharap ibu nya tahu dengan keadaan Najwa.
"Memang nya ada apa sih?." tanya ibu mertuanya penasaran.
"Kurang tahu si bu, baru satu pertanyaan jawab nya sudah seperti itu." jawab sindy.
"Mungkin dia sedang berantem kali dengan pacar nya." jawab ibu mertuanya dengan santai.
"Mungkin lah bu."
__ADS_1
Setelah beberapa menit Najwa di kamar, Ia keluar tanpa bicara kepada sindy yang kebetulan berpapasan.
"Ih, kenapa sih dia itu, biasanya bicara dengan baik, bahkan terkadang ia mengajak lea bercanda tetapi ini tidak." batin sindy ketika baru berpapasan dengan Najwa.
Ibu mertuanya juga melihat wajah Najwa yang masam kerut, tanpa banyak bicara, setelah keluar kamar untuk minum, kemudian ia masuk lagi ke kamar untuk mengerjakan tugas nya.
"Biar kan saja dia, ntar juga betul sendiri, itu lah aku yang ngak suka, dari dulu selalu begitu, sama banget dia dengan ibu nya, Begitulah asyik di dalam kamar terus." ungkap ibu mertua yang kesal.
"Itu lah bu, wajah nya jadi terlihat seram begitu, seperti ingin marah kalau kita tegur. Jadinya aku ngak berani mau negur kalau dia keluar kamar." ucap Sindy.
***
Keesokan harinya Najwa masih asyik di kamar nya dengan tugas nya yang seharian ngak akan pernah habis.
"Hari ini Najwa sudah keluar kamar belum sin?." tanya ibu mertua nya penasaran dengan sikap cucu tertuanya itu.
"Belum ada bu, hari ini seharian ia belum keluar, mau masuk ke dalam kamar nya saja aku malar bu." jawab sindy
"Ih kenapa lah Najwa itu, kok semakin menjadi-jadi kelakuannya. Kesal juga aku di buatnya." ucap ibu mertuanya.
Saat ibu mertua nya ngoceh dengan kelakuan Najwa, Tiba-tiba sindy mendapat orderan buket yang lumayan besar keuntungannya.
__ADS_1
Sindy akhirnya memberanikan diri untuk bertanya langsung kepada Najwa di kamar nya.
"Naj, hari ini bisa antar buket ngak? sorean begitu." tanya Sindy ketika membuka pintu kamar nya.
"Ngak bisa." jawab Najwa singkat padat dan jelas.
"Oke lah kalau begitu." ucap Sindy lalu menutup pintu kamar Najwa kembali.
Saat Sindy mengetahui ia langsung menutup pintu kamar Najwa kembali.
Meskipun begitu ia tetap menerima orderan dan langsung menghubungi marsa .
"Marsa, nanti sore ngak sibuk kan?." tanya Sindy sekali lagi.
"ngak sibuk maklong. ada apa?." jawab Marsa.
"Berarti bisa dong ya nemankan maklong antar buket nanti. ucap Sindy.
" Iya maklong siap." jawab Marsa kepada Sindy.
"Oke."
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰