My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 103


__ADS_3

Sindy heran mendengar lea mengatakan kakak, karena saat itu posisi Sindy sedang di dapur dan lea ada di ruang tengah sambil menonton televisi.


"Mana kakak?." tanya Sindy sambil berjalan ke ruang tengah.


"Itu kakak nya sudah pulang." jawab ibu mertuanya.


"Hai lea sayang, ini kakak bawa cemilan untuk Lea." ucap Najwa sambil menunjukan cemilannya kepada Lea.


Dengan cepat Lea menghampiri najwa di muka pintu dan mengambil cemilan di tangan Najwa, kemudian ia berlari tepat di depan televisi.


"Hei, main lari aja. Sini sayang kakak dulu!." pinta Najwa kepada Lea.


Karena Lea fokus dengan cemilan yang sudah ada di tangan nya, ia tidak memperdulikan apa yang di katakan Najwa.


"Dasar ya kamu Lea, sudah dapat cemilan main lari saja." ucap Najwa sedikit kesal dengan tingkah bocil.


"Dari mana kalian Naj?." tanya Nenek najwa.


"Jalan dong nek, biasa lah anak muda." jawab Najwa sedikit menyombong.


"Anak muda, anak muda." ucap Nenek nya jengkel mendengar najwa bicara.


"Aa mak akak." pinta Lea sambil memberikan cemilan kepada Sindy karena ia minta di bukakan cemilannya.

__ADS_1


"Iya, sini mak buka." Setelah selesai Sindy buka, Lea sangat lahap memakan nya.


Ketika ia sudah merasa kenyang, ia memberikan sisa cemilannya kepada ibu nya.


"Aa mak, nyangan, Mak nyangan." ucap Lea sambil memberikan sisa cemilannya kepada Sindy.


"Apa? Nyangan? kenyang ya maksud nya?." tanya Sindy bingung, karena baru pertama kali mendengar Lea mengatakan itu.


"Apa kata Lea Maklong?." tanya Najwa yang ikut mendengar nya.


"Nyangan kata lea sambil memberikan cemilannya ke maklong." jawab Sindy kepada ponakan ipar nya.


"Haha Lea, Lea, kamu ada-ada saja ya." ucap Najwa.


"Mau kemana lagi lah dia tu." ucap Ibu mertuanya dan pergi menghampiri Lea karena khawatir jika tidak di perhatikan.


Sementara Sindy pergi menyimpan sisa cemilan Lea.


"Heii jangan ke situ, panas nanti hitam." ucap Ibu mertua nya yang berusaha mencegah Lea untuk ke halaman belakang.


Sindy ikut menghampirinya juga karena mendengar mertua nya teriak karena Lea yang doyan berjemur.


"Lea." panggil Sindy agar Lea putar balik menjauhi area halaman yang terkena panas di sore hari.

__ADS_1


Tetapi Lea hanya memandang ke belakang ke arah Sindy dan nenek nya. ia tetap berjalan maju ke depan.


"Lihat lah! bukan mau balik Lea tuh, malah maju lagi ke depan." ucap Ibu mertua nya.


"Biarkan saja bu, biar Sindy yang ke sana, menemaninya." ucap Sindy.


Sindy pergi mendekati Lea yang selalu bolak balik dapur dan ruang tamu.


"Lea, Lea masuk yuk. di situ panas Nak." pinta Sindy kepada Lea.


"Ndak." jawab Lea.


"Kenapa ngak mau? tu liat ad ulat tuh, takut!." Sindy mencoba menakutinya karena Lea sangat takut dengan ulat.


Lea memandang ke bawah dan mencari letak ulat yang di tunjukan oleh Sindy kepada Lea.


"Ayo di mana ulat nya? kelihatan ngak? itu ulat nya tuh!." Sindy menunjukkan hewan kaki seribu kepada Lea.


Akhirnya Lea pun mau masuk ke dalam rumah kembali.


"aaiiii." ucap Lea sambil berlari.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2