
Baru setengah jalan mengerjakan buket itu, Tiba-tiba lea tersadar dan sedikit rewel karena ingin menyusu lagi .
Sindy kembali mendekati lea dan nenyusui lea sampai ia mau tidur kembali.
"Sayang, ini uang nya yang sudah di cuci mau di setrika ngak?." tanya Jack yang siap untuk membantu sindy karena ia sendirian membuat buket besar melebihi tubuhnya.
"Boleh deh, tolong ya sayang." jawab sindy ketika melihat Jack membawa uang yang sudah sindy bersihkan.
"Oke akan aku bantu setrika dulu ya." ucap Jack langsung menyalakan setrika nya.
"Terimakasih sayang." ucap sindy sambil tersenyum karena punya suami yang siap siaga meskipun ia akan kembali bekerja ke luar.
Jack hanya tersenyum sambil nyetrika uang nya agar terlihat rapi.
Ketika lea melepaskan tubuh ibu nya, sindy langsung bergegas membuat buket nya.
"Sayang habis setrika uang nya, nanti tolong kasi lem di tusukan dan tempelkan snack nya ya!." pinta sindy kepada Jack.
"Berapa banyak yang mau di lem." tanya Jack dengan siap.
"Lem saja semua nya, ntar sisa nya bisa di simpan kalau nanti ada yang pesan." jawab sindy lagi.
__ADS_1
"Oke deh, siap." Jack bersemangat membantu sindy yang sedang sendirian bekerja.
Ketika asyik merapikan uang nya, Tiba-tiba lea terbangun dan terpaksa sindy memberikan HP milik nya, agar lea tidak mengganggu pekerjaan nya.
"Ala sayang, sudah bangun? sini dekat mak." pinta sindy agar lea tidak mwngganggu nya.
Tetapi sebelum sindy memberikan HP nya, lea mulai rewel tidak ingin di dekat ibunya sendirinya.
"Sini sini. nonton saja ya sama mak di sini." ucap sindy merayu Lea yang sedang rewel.
Lea mengangguk dan mengampiri sindy yang sedang memegang HP milik nya.
"Aa mak. oton." ucap Lea dan menunjukan HP tepat di depannya.
"HP terus ya kamu lea,, ni di tonton ya.jangan kemana - mana ya sayang." pinta Sindy kepada lea.
Lea mengangguk menyetujui permintaan Sindy dan duduk diam di hadapan Sindy, sampai pekerjaannya selesai di kerjakan.
Ketika semua selesai, Sindy meminta Najwa untuk mengabadikan fotonya sebelum buket itu di antar kepada orang yang menesannya.
"Naj, kamu sempat ngak fotoin sebentar buat nya." tanya sindu melalui pesan whatsapp nya.
__ADS_1
Najwa hanya melihat isi pesan yang di dikim Sindy, tanpa membalas satu kata pun.
Namun ketika mendekati waktu pengantaran, Tiba-tiba ibu mertua nya bertanya tentang siapa yang akan pergi mengantarkan buket nya.
"Siapa nanti yang pergi antar Sin?." tanya ibu mertuanya.
"Sindy dong bu, sama marsa nanti pergi nya, tapi mau shalat dulu ya. tolong jagakan Lea sebentar ya bu." jawab dan pinta Sindy kepada ibu mertua nya
Saat sedang shalat, Sindy tidak mengetahui kalau ibu mertua nya meminta Najwa yang mengantarnya.
"Naj, memang nya kamu ngak bisa ya antar buket nya? kamu saja lah yang antar, maklong kamu kan susah mau antar, mana bawa Lea lagi." ucap Ibu mertua nya kepada Najwa.
"Iih, tadi di bilang ngak bisa juga." jawab Najwa dengan kesal.
Padahal Sindy tidak mengetahui nya sama sekali jika ibu mertua nya meminta najwa.
Ketika Sindu bersiap mau bersiap , tiba-yiba najwa keluar kamar dengan wajah cemberut.
"Sudah, najwa saja yang antar." ucap najwa dengan wajah cemberut, sambil mengambil buket nya untuk di foto.
Sindy berniat ingin membantu memegang buket nya, karena buket tersebut sangatlah besar, jika di pegang sendiri akan kesulitan memengang buket dan HP.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰