My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 130


__ADS_3

Keesokan harinya Sindy masih sibuk dengan pesanan buket mereka. Hari-hari Sindy selalu di penuhi dengan pesanan buket.


Meskipun pesanan yang begitu banyak, ia sadar diri, karena ia masih duduk di rumah mertua nya, ia tetap mengerjakan pekerjaan dapur sebisa nya. jika ia tidak bisa memasak, ia harus mendahului ibu nya untuk memasak nasi, sapu lantai, cuci piring, cuci pakaian.


Di saat sedang mencuci pakaian yang begitu menumpuk, Sindy tidak pernah mengeluh di depan mertua nya, meskipun terkadang ia sangat lelah.


Tiba-tiba saat mau menjemur pakaian yang sudah selesai di cuci, ibu mertua nya menghampiri Sindy dan berkata akan menjemur nya.


"Sini, biar aku saja yang jemur." ucap ibu mertua nya dan langsung mengambil pakaian yang sudah siap jemur.


"Tidak apa bu, biar Sindy saja nanti yang jemur. Tunggu selesai dikit lagi nih." ucap Sindy kepada ibu mertua nya.


"Aku saja, biar sisa nya kamu yang jemur." jawab ibu mertua nya.


"Oke lah kalau begitu, tapi baju yang kecil itu di atas saja nanti sindy yang jemur." ucap sindy.

__ADS_1


"Kenapa?." tanya ibu mertua nya yang sudah mengangkat semua pakaian.


"Nanti melayang bu, kan jepitannya kurang, jadi yang kecil di atas saja. sindy yang jemur." jawab sindy.


"Ngak juga sampai melayang kok, kalian juga asyik beli pakaian lelong saja, sampai-sampai gantungan baju anak saja ngak bisa beli." ucap Ibu mertuanya sangat menyinggung perasaan sindy.


Batin sindy, " Ya ampun, sampai sebegitu nya ibu bicara, padahal pakaian lelong yang kami beli tidak sampai beratus-ratus, paling banyak hanya lima puluh ribuan. itupun tidak sering beli."


Sindy sangat sakit hati dengan perkataan ibu mertuanya. Setelah selesai mengerjakan pekerjaan nya.


Setiba nya Jack di rumah, Sindy tiba-tiba lupa dengan apa yang ingin ia katakan.


"Sayang, ada yang ingin aku katakan kepada mu, mengenai ibu lagi." ucap Sindy yang sempat mengingat nya, tetapi sambil ia melipat pakaian, tiba-tiba ia lupa.


"Apa itu? katakan lah, ibu kenapa lagi?." tanya Jack penasaran mendengar soal ibu nya yang akan Sindy adukan kepadanya.

__ADS_1


"Hm, sebentar sayang, kok tiba-tiba aku lupa ya." ucap Sindy yang mendadak lupa.


"Adu sayang , aku kan mau mandi, mau shalat juga ni, nanti keburu habis waktu nya." ucap Jack yang terburu-buru mau mandi.


"Ya sudah, kamu mandi dulu gih, semoga nanti aku ingat kembali deh." ucap Sindy.


Setelah beberapa menit Jack di kamar mandi, Sindy akhirnya mengingat nya, dan langsung ia mengambil HP nya dan mencatat semua yang akan ia katakan kepada Jack.


"Ya ampun, bisa-bisa ya aku lupa, ah di catat saja lah. mumpung masih ingat nih." ucap Sindy sendirian.


Ketika Jack membuka pintu kamar dan melihat Sindy yang sudah senyum sendiri.


"Kenapa senyum?." tanya Jack dan kembali menutup pintu kamar nya.


"Sekarang aku sudah ingat sayang, tapi selesai kamu shalat dulu deh baru aku cerita." ucap Sindy membuat Jack penasaran tetapi ia tetap harus mendahulukan shalat ketimbang cerita Sindy yang pasti membuat nya pusing.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2