
Setelah menyelesaikan makan siang, Sindy memandang suami dan anaknya yang sedang berjalan menuju ke arah nya.
"Sudah selesai ya sayang makan nya?." tanya jack yang baru saja menghampiri Sindy kembali.
"Iya sudah sayang." jawab nya singkat.
"kenyang belum? kalau belum nanti beli lagi." ucap jack seperti biasa, ia tahu porsi makan Sindy setelah melahirkan menjadi banyak.
"Alhamdulillah sudah kenyang sayang." jawab Sindy lagi.
"Yakin, nanti lapar lagi, kalau memang belum aku belikan lagi nih." ucap jack mencoba menawarkan kembali.
"Tidak sayang, ini sudah kenyang kok. pandailah nanti aku, kalau lapar bisa bilang kok." ucap Sindy menolak tawaran jack.
"Oh baiklah kalau memang begitu." ucap jack.
"Sayang, 5 menit lagi kita jalan ke atas ya, di atas bukit lebih cantik foto nya sayang." pinta Sindy agar jack mau ikut foto dengan nya dan lea.
Untungnya jack mau, tetapi yang sebenarnya ia tidak menyukai hal seperti itu, foto saja ia tidak suka, dia hanya mengikuti keinginan istrinya.
"Iya sayang, Siap-siap lah." jawab jack.
Sindy sangat senang, karena setelah melahirkan, bisa di katakan tidak pernah pergi liburan kemanapun.
"Sudah siap sayang, ayo." ajak Sindy.
__ADS_1
"Iya ayo."
"Kak, titip barang di sini dulu ya kak, kami mau ke atas, mau jalan juga." jack meminta izin untuk meninggalkan barang mereka di warung tersebut.
"Iya iya, letakkan saja di situ, aman." jawab kakak penjual nya.
Mereka membalas dengan senyuman kepada kakak itu dan langsung beranjak ke arah bukit yang sangat banyak pohon-pohon tinggi.
"Lama sekali tidak ke sini sayang. Kamu terakhir kapan sayang ke pantai?." tanya Sindy yang sangat bergembira.
"Sewaktu belum menikah saja sayang, dan ini baru pertama kalinya kita ke sini lagi kan?." tanya jack yang lupa dengan moment terakhir ia ke pantai.
"Ia benar sekali, setelah menikah saja kita tidak pernah ke pantai, ketika mau pergi selalu gagal, dan pada akhirnya kemarin kita ke pantai sewaktu lea masih dalam kandungan, dan itu pun sudah mau melahirkan. Itu yang paling tidak bisa ku lupakan sayang." ucap Sindy kembali mengingat masa dh mana masih berdua.
"Iya, mana bekal jagung rebus lagi." jawab jack sambil tertawa mengingat kembali tingkah istrinya yang lucu itu, ia ke pantai membawa jagung rebus dengan maksud biar tidak kelaparan ketika di sana.
Kalau mereka beli di lokasi pantai, sudah pasti harga nya mahal dan tidak mengenyangkan.
"Iya dong sayang, kemiringan aku hamil besar dan mudah lapar, kalau beli di sana butuh biaya lebih untuk beli jajanan sayang, bekal sendiri kan lebih hemat dan lebih kenyang." ucap Sindy.
"Iya sayang, Lea sini pandang ayah Nak!." pinta jack ketika ingin mengambil gambar lea dan Sindy.
Tetapi lea terfokus dengan pemandangan yang lain.
"Lea pandang ayah Nak, 1, 2,3." ucap Sindy kepada lea.
__ADS_1
"Lea, Lea." panggil jack lagi.
Tidak lama setelah jack menyebut nama Lea, Lea memandang ayahnya dan tersenyum, di situ jack mendapatkan ekspresi yang pas di wajah Lea.
"Yeey, dapat juga. lagi! lagi Nak." pinta jack lagi.
Setelah puas mengabadikan foto mereka, lalu Sindy menawarkan kepada jack untuk berfoto bersama Lea.
"Sini, gantian dulu Sayang!." ucap Sindy agar mereka bergantian.
Jack pun menggapai Lea dan berfose seperti anak alay untuk mengejek Sindy.
"Ih kenapa begitu gayanya sayang?." tanya Sindy heran.
"Kenapa? sudah di foto apa belum?." tanya jack sambil tersenyum.
"Sudah, tapi kok begitu gaya fotonya sayang?." tanya Sindy heran.
"Iya foto saja sayang." pinta jack mulai kepanasan.
"iya iya."
Setelah asyik mengabadikan, Tiba-tiba teringat kalau mereka belum melaksanakan shalat dzuhur.
"Sayang, pulang saja yuk. Kita belum shalat nih." pinta jack agar mereka segera pulang.
__ADS_1
"Iya benar juga sayang, ayo pulang!." ajak Sindy yang murah kepanasan.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰