My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 52


__ADS_3

Setelah memikirkan keputusan yang sangat sulit bagi Sindy, karena nama bisnis yang sudah lama di kenal tiba-tiba akan tutup begitu saja.


"Najwa, sepertinya kita off dulu ya jualannya, karena maklong mau menjaga Lea sampai ia tumbuh besar, agar lebih mudah bagi kita untuk menjalankan bisnis ini, dan kamu lebih fokus kuliah nya, setelah kamu selesai baru kita lanjut lagi." ucap sindy kepada najwa.


"Oh iya maklong, Kemarin Najwa juga mau bahas itu, soalnya akhir-akhir ini Najwa sibuk banget dengan mata kuliah dan organisasi." jawab Najwa yang berpikiran sama dengan sindy.


"Oh kebetulan dong kalau begitu. Ya sudah, kita istirahat dulu, setelah semua bisa dikondisikan baru kita mulai dari awal lagi." Akhirnya mereka mengakhirinya dalam rentang waktu yang sangat lama.


Setelah membicarakan semua kepada Najwa dan ternyata mereka sependapat, baru lah ia bicara kepada Jack.


"Sayang, setelah aku pikir. Aku dan Najwa akan istirahat dan off untuk bisnis ini." ucap sindy kepada Jack.


"Kenapa? kemarin kamu ngak mau, kok sekarang tiba-tiba mau." tanya Jack penasaran kenapa sindy berubah pikiran.


"Ya, aku baru sadar sekarang, semenjak aku sibuk, lea jadi kurang istirahat karena aku." ujar sindy.


"Syukur deh kalau kamu sudah menyadarinya, fokus saja dulu untuk membesarkan anak sayang, masalah bisnis bisa kita laksanakan setelah anak besar." ucap Jack.

__ADS_1


"Iya." Sindy terpaksa harus mengikuti apa yang di inginkan suaminya demi anak.


"a mak. Kebeyabeyabeyabeya." Tiba-tiba lea mengajak sindy berbicara.


Entah apa artinya sindy juga tidak mengerti yang di ucapkan lea.


"Apa lagi itu kebeyabeya sayang. bahasa planet mana yang di gunakan." ucap sindy sambil tertawa mendengar lea bicara.


"Kengkayan." saut lea lagi.


"Haha. apa lagi kengkayan tuh." Sindy tertawa terbahak- bahak kateka lucunya.


"Tadi kebeyabeya, kengkayan.,trus nanti apa lagi." ucap Sindy.


"Apa katanya sayang?." tanya Jack.


"Kebeyabeya trus kengkayan kata nya haha." jawab Sindy.

__ADS_1


"Pengen bicara dia tu sayang, lihat saja setiap hari ia bicara pasti melihat ke arah kita, ya kan? tapi ngak bisa ngomong dengan benar, jadi kita yang dengar ngak tahu." ucap Jack lagi.


"Iya, bahasa planet mahir banget ya. muach." ucap sindy sambil mencium Lea.


"Hm, ntar kalau sudah pandai bicara, kalian juga yang kewalahan jawab pertanyaan nya." saut ibu mertua sindy.


"Jawab satu-satu lah nanti bu pertanyaan nya." jawab Jack kepada ibu nya.


Beberapa bulan setelah berhenti mengurus bisnis sindy, lea yang juga tidak rewel lagi membuat sindy berpikir ingin memulai lagi, tetapi takut jika suami nya akan kembali meminta nya berhenti.


Sambil berpikir untuk merayu Jack, ia juga mencari solusi dan berpikir bisnis apa yang masih belum ada di kampung nya.


Karena bisnis sebelumnya yaitu di dunia fashion sudah banyak yang sama, dan tentunya sindy kalah saing dan modal yang terlalu kecil.


"Bisnis apa lagi ya yang harus jalani setelah ini, untuk mengisi kekosongan hari ku, rasa nya bosan sekali kalau hanya di rumah dan kerjaan itu-itu saja." Batin Sindy.


"Iciko. papaciya." ucap Lea.

__ADS_1


"Ya Allah, iciko papaciya apa artinya sayang." tanya Jack tersenyum mendengar lea bicara.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2