My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 107


__ADS_3

"Ya mau dong, kalau ada rezeki nya tinggal di rumah sendiri." ucap Sindy.


"Iya." Jack lelah bertengkar hanya karena masalah rumah, akhirnya ia mengiyakan perkataan Sindy yang selalu membahas soal rumah.


Padahal ia sendiri tidak punya niat untuk mempunyai rumah lagi, karena ayah Jack sudah mewasiatkan rumah yang mereka tinggali untuk Jack nanti.


Batin Sindy, "Tumben sekali langsung mengiyakan, biasa nya selalu bertengkar jika aku bahas soal rumah. Ada apa ya?."


"Benarkah? apa kamu mau pindah jika suatu saat kita di izinkan Tuhan untuk mempunyai rumah sendiri sayang?." tanya Sindy penasaran.


"Iya kalau di izinkan." jawab Jack singkat kepada Sindy.


"Aamiin ya." ucap Sindy sambil menadahkan tangan nya.


Sindy sangat senang mendengar jawaban Jack yang sudah mulai menyetujui keinginan nya.


Ia semakin bersemangat untuk bekerja keras agar bisa memenuhi keinginan nya sendiri.


Berharap suatu saat keinginan itu dapat tercapai sesuai dengan apa yang di rencanakannya.

__ADS_1


Ia selalu mempromosikan produk yang ia punya. meskipun usaha yang ia jalankan saat ini masih terbilang kecil dan belum berkembang, tetapi tidak mematahkan semangat nya untuk mempunyai rumah sendiri.


"Hm, mumpung lagi santai sekarang, aku mau promosi dulu lah, siapa tahu ada yang berminat melihat postingan ku nanti." ucap Sindy sendirian.


Setelah ia posting di media sosial nya, ia sempatkan untuk melihat hiburan lain di ig nya, berharap ia mendapat wawasan baru tentang produk yang sedang ia pasarkan.


Baru beberapa menit sindy memainkan HP nya, Tiba-tiba Lea menangis ingin ikut kakak sepupunya pergi ke warung sembako terdekat.


"Uuuuuaaaa... kakak. Agi." ucap Lea sambil menangis berderai air mata.


"Ada apa sayang?." Sindy melepaskan HP nya dan menghampiri Lea yang sedang menangis di muka pintu.


"Lea mau ikut najwa sayang." jawab Sindy.


"Nanti saja ya pergi sama ayah ya. tapi ayah mau mandi dulu, setelah itu kita pergi ya." ucap Jack mencoba merayu Lea.


"Aaaaaa." Lea masih menangisi kepergian Najwa.


"Sudah, kita tunggu ayah dulu ya. nanti kita pergi juga, kita tinggalin kakak ya." ucap Sindy yang juga ikut merayu Lea.

__ADS_1


"Mau pergi sama ayah?." tanya Sindy kepada Lea, Lea mengangguk menyetujui perkataan ibu nya.


"Mandi cepat ayah, Lea mau pergi sama ayah itu loh." ucap Sindy kepada Jack.


"Iya iya ayah mandi dulu ya sayang." jawab Jack bergegas mengambil handuk mandi nya untuk memenuhi janji nya kepada Lea.


Sambil menunggu Jack mandi, tiba-tiba Najwa datang dan membawakan nya cemilan yang biasa ia beli bersama kakak Najwa.


"Yey.. kakak sudah sampai!." ucap Sindy.


Lea sangat gembira karena melihat kakak sepupunya datang dari warung membawakan ia cemilan kesukaan nya.


"A mak, akak." Lea menghampiri Sindy lagi dan meminta ibu nya untuk membuka cemilan yang di berikan Najwa.


"Iya mak buka kan, sini!." jawab Sindy sambil membuka cemilan kesukaannya.


"Sudah bilang terimakasih belum sama kakak , sudah belikan cemilan tuh?." tanya Sindy kepada Lea.


Lea menggelengkan kepalanya, ia tidak mengucapkan terimakasih kepada nya.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2