My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 83


__ADS_3

Setahun kemudian, Bisnis yang Sindy jalan kan berjalan lancar, pendapatan yang mereka peroleh semakin meningkat.


Begitupun juga dengan Lea yang semakin hari semakin pintar dan berakal.


"Mak, Mamam." ucap lea.


"Lea lapar, iya sebentar ya sayang, mak masak untuk lea." sindy langsung menyiapkan makanan untuk lea ketika ia meminta makanan.


"Iya." jawab Sindy singkat.


"Sayang, tolong di perhatikan dulu lea ya, aku mau siapkan makanan untuk lea, seperti nya lapars sekali lea setelah mandi." pinta Sindy kepada Jack.


"Iya, ini sedang di perhatikan." jawab Jack.


Ketika Jack sudah mendekati lea, Sindy bergegas ke dapur untuk masak telur dadar kesukaan Lea.


"Lea mau makan apa memangnya?." tanya Jack kepada Lea yang sedang main.


"Makan telur dadar buatan emak, enak." jawab lea dengan ekspresi wajah senang akan di beri makan telur dadar.

__ADS_1


Tapi sayangnya lea tidak bisa makan sayur, sebenarnya bukan tidak bisa ya! hanya saja belum di coba.


"Ini makanan nya sudah siap sayang." ucap Sindy dan menghampiri lea yang sedang bermain.


"Yey.. " jawab nya sambil mengangkat tangan bergembira.


"Aa makan makan. Makan yang banyak ya sayang, biar cepat besar dan cepat sekolah." ucap Jack yang juga menyaksikan kegembiraan lea.


Batin Sindy, "Senang sekali sekarang melihat lea yang sudah mau makan, ya ngak apa lah kalau cuma makan telur dadar dan nasi, yang penting ia mau makan. itu saja aku sudah senang."


"Sayang, aku ke sana dulu ya." ucap Jack pamit ke ruang tengah.


"Iya, mau ngapain?." tanya Sindy penasaran.


"Oh iya, silahkan." setelah mengetahui alasan nya Sindy memberikan waktu nya Jack ngobrol bersama dengan mertuanya.


"Lea makan dan habiskan ya." pinta Sindy yang sedang mendampingi Lea makan.


"Uuummm." sambil menggelengkan kepala nya, bertanda makanan sangat enak.

__ADS_1


"Eh pintar nya cucu kakek, pandai makan sendiri ya." ucap ayah mertua Sindy yang sedang lewat melihat Lea makan sendiri tanpa di suap oleh ibu nya.


"Mood nya lagi bagus ayah, sebenarnya lapar, tapi banyak malas nya mungkin. makanya sering ngak mau makan tu lea." saut Sindy kepada ayah mertuanya.


"Tuh enak loh Lea, kalau makan kan bikin kenyang, iya kan." ucap Sindy .


"Kemarin ngak mau di coba dulu, jadinya kelaperan deh. cemil ngak kenyang, menyusu kurang kenyang, kalau mau makan nasi kan lumayan mengenyangkan juga." ucap Sindy lagi.


"Tapi anak seumuran Lea banyak kok ngak makan nasi tapi sehat-sehat aja." saut ibu mertuanya.


"Iya, kan tergantung anak nya lagi bu, setiap orang pasti ada beda nya, ngak ada yang sama." Jawab Sindy.


" Iya, kebanyakan ya seperti Lea, nanti kalau sudah mengerti apa yang ia lihat pasti akan ia makan makanan yang di lihat nya." Saut ibu mertuanya lagi.


"Aa mak. abis." ucap Lea sambil memegang tangan ibunya.


"Tambah lagi ya?." tanya Sindy.


Tetapi Lea hanya berlari ketika di tanya, itu artinya, ia sudah merasa kenyang.

__ADS_1


"Oh kenyang ya sayang, , jangan lari." ucap Sindy sendirian.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2