
Najwa tidak menjawab apa yang dikatakan oleh Sindy.
"Lihat lah najwa itu, bukan nya jawab tapi malah main pergi-pergi saja." ucap Ibu mertuanya yang kesal dengan sikap Najwa.
"Tidak apa bu." jawab Sindy berpura-pura santai tetapi sebenarnya sakit di perlakukan seperti itu.
Sindy mengalihkan pembicaraan agar ibu mertuanya tidak terlalu membahas sikap Najwa kepada nya.
"Adu." ucap Sindy sambil memegang perut nya.
"Kenapa? sakit perut ya?." tanya ibu mertua nya.
"Bergerak-gerak ini bu. Jangan-jangan ada dedek nya." ucap Sindy sambil tersenyum.
"Heh. lelah aku, tidak mampu aku mengasuh lagi. pulangkan ke sana lagi kalau hamil." jawab Ibu mertuanya menolak.
"Tidak!!!." saut Najwa yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Kenapa Naj?." tanya Sindy sambil menahan rasa sakit nya.
__ADS_1
"Tidak maklong, kalau maklong hamil lagi layah ke sana kan Nek." ucap Najwa membuat Sindy semakin pedih.
"Haha. Balik kampung lah kami dengan Lea." jawab Sindy yang sejujur-jujur nya.
Tetapi mereka menganggap Sindy berbicara sambil bercanda, padahal sebaliknya.
"Jangan dulu kamu hamil, tunggu Lea sudah besar lah, kalau umur nya 4 sampai 5 tahun itu sudah boleh nambah lagi." ucap Ibu mertua nya.
Batin Sindy, "Ih ngatur-ngatur aku mau punya anak sekarang atau tidak, mau di sama-samakan dengan mereka yang 4 sampai 5 tahun baru nambah. Iya, dulu mereka menikah di umur yang terbilang muda, lah aku sama suami sudah tua banget. Ibu ku sendiri saja mengizinkan kok."
Sindy sangat kesal, apa-apa selalu saja campur, ngak boleh begini ngak boleh begitu, padahal mereka sudah punya keluarga kecil sendiri.
Pada malam harinya, Sindy mengadu kembali kepada Jack tentang hal itu.
"Sayang, aku mau cerita dong?." ucap Sindy kepada Jack.
"Cerita apa? kok sepertinya serius sekali sayang?." tanya Jack penasaran.
"Serius dong, ini menyangkut tentang masa depan kita sayang." jawab Sindy .
__ADS_1
"Wah ini sih benar-benar serius ini." ucap Jack.
"Iya serius banget malah. Kamu tahu tidak, tadi itu aku mau becanda saja dengan ibu dan najwa, eh mereka nya serius banget nanggapin nya." ucap Sindy masih belum selesai.
"Kamu becanda gimana ke mereka?." tanya Jack penasaran dong.
"Tunggu dulu makanya, aku belum selesai ngomong." ucap Sindy
"Iya iya maaf. Lanjut!." jawab jack semakin penasaran.
"Tadi tu kan, perut ku bergerak gitu, eh aku bilang ke ibu, bu perutku kok gerak-gerak ya, jangan-jangan ada dedek nya. Wah, reaksi ibu kaget gitu, intinya sih ibu belum mampu mau asuh bayi lagi, tunggu sampai 4 sampai 5 tahun Lea baru boleh nambah lagi. Iya kalau umur 30 han masih aman melahirkan, bagaimana kalau tidak?
Kalau mau di samakan dengan zaman nya ibu, ya mereka nikah kan umur muda, lah kita nikah nya di umur yang sudah tua. Kalau ibu ku sih malah minta di kasih adik tu Lea nya. Dan yang bikin kesel nya nih, najwa bilang ke aku kalau sampai sekarang aku hamil lagi, aku bakal di layah/di pulang kan ke rumah ibu.Begitu." Sindy dengan serius menjelaskan kepada Jack.
"Ya ngak mungkin lah sampai begitu sayang." Jack menganggap itu candaan semata.
"Gimana ngak mungkin sih sayang? aku baru kali ini saja ngadu ke kamu tentang hal ini, tapi sudah sering kok aku dengan kalau hamil di layah. mereka kira aku binatang ya main layah-layah." jawab Sindy menjadi kesal.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1