
Setelah semua selesai makan malam, Lea tetap ingin main salin nasi ke dalam piring yang satu ke yang satu.
"Sudah ya sayang, kita main ke sana ya. Tuh ada bola." Sindy berusaha mengalihkan perhatian Lea, agar berhenti memainkan yang bukan untuk di mainkan.
"ndak." jawab Lea sambil memainkan nasi.
"Duh, sayang bawa Lea ke sana, aku mau kemas semua nya ini." pinta Sindy agar jack membawa Lea ke ruang tamu.
"Iya iya."
"Ayo Lea sama ayah, kita main di sana." sambil mengangkat Lea ke ruang tamu, tetapi Lea membantah dengan melentikkan badannya agar ia segera di lepaskan.
"Ndak. Uuuuaaaa." tangis Lea ketika jack membawa nya ke ruang tamu, dan sambil memandang piring, dan nasi yang masih banyak belum ia pindahkan ke dalam piring.
"Sayang, sayang, jangan nangis ya." pinta jack mencoba mendiamkan Lea.
"Uuuuaaa. Uuuuaaa." Lea tetap saja menangis.
Sindy menghampiri Lea yang menangis dan mengajak nya bicara.
"Lea sayang, jangan nangis ya, bukan ibu melarangmu untuk main, tetapi yang Lea mainkan tadi itu bukan barang yang bisa di mainkan seperti biasanya, itu makanan yang seharusnya Lea makan tadi. jadi tolong jangan ulangi ya sayang." ucap Sindy yang mencoba memberi penjelasan, meskipun Lea sendiri belum mengerti.
"Uuuuaaa." tetapi Lea tetap saja menangis.
"Ala tayang tayang." ucap Sindy dan diikuti jack.
__ADS_1
"Uuuaaa." Lea masih saja menangis sekencang-kencangnya.
"Sayang, berhenti ya nangis nya, kan besok kita mau pergi, lea mau ikut tidak?." Sindy mengajak lea bicara.
Lea mengangguk mendengar ibunya bicara, seolah mengerti dengan pertanyaan Sindy.
"Pinter nya anak mak, lea jangan menangis lagi ya!." pinta Sindy.
"Sekarang tidur saja ya sayang!." pinta jack kepada lea.
"Nyemen." ucap lea mendengar ucapan jack dan langsung menghampiri Sindy karena ia harus dan ingin menyusu.
"Iya iya, tapi kita sikat giginya dulu ya sayang. Lea anak pintar." ucap Ibunya.
Awalnya Lea menolak tetapi ketika sudah di bawa ke kamar mandi dan menggosok gigi nya, ia sangat senang dan menikmatinya.
"Tidur dulu ya sayang, besok kita jalan-jalan." ucap jack kepada lea.
Lea mengangguk lagi, merespon apa yang di katakan ayahnya.
"Lea mengangguk yang, sepertinya Lea sangat ingin jalan-jalan nih Yang, bosan di rumah." ucap Sindy yang juga mewakili perasaannya yang sangat merindukan indahnya jalan-jalan.
"Iya, ayah janji bawa Lea dan mak jalan ya besok, kita mau kemana, terserah. Tapi syaratnya Lea harus tidur." ucap jack sambil mencium kening Lea.
Tidak lama setelah itu, Lea pun tertidur tetapi masih menempel di put*ng s*s* ibunya.
__ADS_1
"Yang, pengen deh buka usaha kecil-kecilan, olshop begitu. Di sana ketika pulang nanti, kan tempat ibu dulu jual bubur ada ngak kepake tu, jadi nanti tinggal di renovasi saja Yang, Boleh ngak?." tanya Sindy tiba-tiba punya ide jualan.
"Yakin? Nanti Lea siapa yang jaga?." jack khawatir akan keselamatan Lea jika Sindy sibuk dengan pekerjaan.
"Itu bisa lah di atur yang, lagian sekarang Lea sudah besar kok." jawab Sindy.
"Iya maka dari itu, dia sudah besar jadi harus ekstra baget jagain nya, apalagi sekarang Lea sudah bisa jalan sendiri. Kalau sampai ia ke jalan, banyak yang lewat kan bahaya yang." jack sangat mengkhawatirkan keselamatan Lea tentunya.
"Ya sambil-sambil bisa lah di kondisikan Yang, kan cuma jaga kios nya aja, kalau jual makanan baru aku pikir-pikir lagi, karena kalau makanan pasti mumet yang mana mau di dahulukan. Ini kan juga demi Lea dan untuk hidup kita sehari-hari." Sindy masih merayu jack.
"Terserah kamu lah, yang penting Lea bisa di kendalikan." jawab jack akhirnya menyetujui meskipun terdengar berat.
"Kok jawab nya gitu banget sih Yang, aku kan sangat perlu dukungan dari suami ku baru yang lainnya." Sindy merasa tidak enak dengan suasana hati jack yang terdengar aneh.
"Ya terus mau jawab apa sayang? kan aku sudah izinkan kamu. Itu kan yang kamu mau." tanya jack.
"Iya, tapi kamu jawab nya begitu amat sih sayang." Sindy menjadi ragu.
"Aku dukung kok, asal Lea tetap baik-baik saja sayang." jawab jack menyenangkan Sindy.
"Serius kan Yang?." tanya Sindy gembira.
"Iya."
"Terimakasih sayang." jawab Sindy sambil memeluk dan mencium wajah jack membuat nya kaget.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰