My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 53


__ADS_3

Setelah mendengar lea bicara secara langsung, Jack pun bingung dan aneh nya bertanya kepada sindy arti dari perkataan lea.


Padahal Sindy sendiri juga tidak mengerti dan terkadang ia asal mengiyakan saja.


"Ya mana aku tahu sayang, Lea kan asal keluar bicara nya." jawab Sindy.


Ketika sedang asyik membahas ucapan Lea, Tiba-tiba Lea bicara lagi sambil menghampiri kulkas yang ada di rumah mertuanya.


"iiiii yak. iiiii yak." Beberapa kali Lea mendorong kulkas dan berusaha membukanya.


"Kenapa sayang, mau ambil apa?." tanya Najwa yang saat itu melihat Lea sudah berdiri di samping kulkas nenek nya.


"Kenapa Naj?." tanya Jack juga.


"Itu paklong, Lea mau buka kulkas, dia bilang iiii yak iiii yak begitu." jawab Najwa menjelaskan kepada Jack dan Sindy juga mendengarnya.


"Hahaha, iii yak berarti Lea ingin buka kulkas nya tuh sayang, Lea sudah terpengaruh dengan Masha and the bear yang ia tonton setiap hari." ucap Sindy seketika menyadari setiap kata yang di ucapkan Lea sama persis dengan apa yang di tonton nya setiap hari.

__ADS_1


"Oh, dia ikut itu. Pandai nya anak ayah ini ya." Jack mendekati Lea yang sudah mendapatkan snack atau kerupuk yang biasa di simpan di kulkas agar tidak lembek.


Lea menolak ayah nya, Lea risih di pegang oleh sesiapa pun, sampai-sampai ibu mertuanya kesal, setiap mau memegang Lea, Lea pasti menghindar dan ingin lari dari tangan orang yang berusaha memegang nya.


"Sini biar ku cium dia nih." ucap mertua dengan mencium gemes Lea.


Lea merengek karena sangat risih di perlakukan seperti itu, memberi ciuman yang sangat keras.


"Uuuuaaa." Lea menangis ingin di lepaskan, tetapi mertua nya berusaha untuk mencium nya beberapa kali.


"Ngak mau dia tuh bu. Risih seperti nya." ucap Jack kepada ibunya sedangkan Sindy hanya memandangi nya.


"Dulu nenek kamu bilang anak orang lain bau dan ngak mau cium ny, sekarang giliran cucu sendiri yang bau, tetep saja mau cium." ucap ayah mertua mengingatkan apa yang di katakan ibu mertua nya.


"Itu lah, sekarang sudah tak bisa menolak, karena sudah cucu sendiri, bau-bau pun di cium." jawab ibu mertua nya.


"Haha." tawa Sindy.

__ADS_1


"Nenek itu terlalu sombong sih, padahal akan punya cucu tapi masih saja mengejek anak orang. Akhirnya sekarang kena juga kan." ucap Jack juga mengejek ibunya


"Ya cucu sendiri tidak masalah, kalau anak orang lain, malas banget." jawab ibu Jack kesal dengan Jack yang suka mengejek nya.


"Nenek nenek ya kan Lea." ucap Jack.


"inek." ucap Lea mengikuti Jack.


"Nenek bukan inek sayang." ucap Jack mengulangi sekali lagi.


"Inek, inek." sambil berlari Lea mengatakan hal yang sama kepada Jack, seakan sudah benar apa yang di katakannya.


"Eeee hati-hati Lea kalau lari!. Lihatlah Lea sayang, kalau lari seperti mau menabrak meja saja." ucap Sindy yang melihat Lea lari terburu-buru.


Khawatir Lea akan menabrak meja, yang tinggi meja tinggi sedikit dari kepala Lea.


"Hati-hati dong Lea. No no lari begitu ya!." pinta Sindy berbicara kepada Lea.

__ADS_1


"No no no." ucap Lea mengikuti nya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2