
Sambil menunggu si tukang sayur, Najwa mengecek estimasi pengiriman, karena mereka ada pesan barang.
"Maklong seperti nya hari ini barang kita sampai deh." ucap Najwa menghampiri diri nya ketika bangun tidur.
"Syukur deh kalau nanti sudah sampai, nanti kita kan bisa bikin yang simple saja dulu. sambil belajar juga kan." jawab Sindy
"Iya benar sekali, kita belajar bikin dulu nanti, kalau ada yang minat, akan kita lanjutkan usaha perbuketan ini. Semangat." ucap Najwa sambil menyemangati diri sendiri.
"Semangat." sambil menyelesai kan sapu lantai nya Sindy ikut bersemangat mendengar nya.
Setelah selesai menyapu, seperti biasa Sindy langsung menyiapkan pakaian ganti untuk Lea setelah mandi.
***
Keesokan harinya, Najwa dan Sindy membuat 1 buah buket saja, hanya untuk di jadikan contoh ketika promosi.
Mereka menjual buket yang mereka buat seharga Rp. 20.000 dengan modal pembuatannya 10.000.
Karena di awal mereka hanya membuat 1, Sindy membagi tugasnya.
"Najwa mau buat apa nih, mau merangkai nya atau buat buket nya?." tanya Sindy sebelum membuat.
__ADS_1
"Najwa yang rangkai saja mak long, nanti maklong buat buket nya, soalnya najwa kurang rapi." Najwa menyerahkan kepada Sindy untuk menyelesaikan buketnya setelah ia rangkai.
"Terserah, maklong oke saja." tanpa menolak Sindy menyetujui permintaan Najwa.
"Oke."
Setelah selesai membuat buket, Najwa langsung mengambil HP nya, ia tidak sabar untuk mengambil foto dan langsung memposting di media sosialnya.
Setelah beberapa jam menunggu, namun tidak ada satu pun orang yang bertanya tentang buket yang mereka posting.
"Naj, kok ngak ada yang chat ya?." tanya Sindy yang saat itu juga telah posting di akun FB khusus jualan mereka Sedangkan Najwa posting di whatsapp pribadinya.
"Belum dong maklong, sabar." ucap Najwa.
Setelah menunggu selama beberapa jam ke depan, Tiba-tiba pada saat adzan isya ada seseorang yang bertanya tentang postingan mereka.
"Berapaan yang seperti ini kak?." tanya pelanggan pertama mereka melalui whatsap Najwa
"Maklong, ini ada yang nanya nih." teriak Najwa setelah membaca pesan dari pelanggan nya.
"Balas lah, cepat nanti dia kabur kalau kelamaan." ucap Sindy.
__ADS_1
"Iya iya." saking semangatnya Najwa dan Sindy tersenyum setelah mendapat pesan.
"Ini Rp. 20.000 kak." jawab Najwa via whatsapp.
"Oh iya kak, ini ready kan ya?. tanya pelanggan nya.
" Iya ready kak😊." jawab najwa.
"Model lain yang ready ada tidak kak?." Seperti biasa setiap customer baru pasti banyak bertanya sebelum memutuskan untuk membelinya.
"Maaf kak, sementara tidak ada kak, belum ada mereadykan, kalau kakak mau request bisa kak." jawab najwa mulai lemah, karena si pelanggan belum juga memutuskan akan beli.
"Oh belum ada ya kak, hm kalau begitu saya keep yang itu saja ya kak." ucap pelanggan pertama nya.
"Oke kak, ngomong-ngomong kakak orang mana?." tanya najwa sebelum bertransaksi dengan pelanggannya.
"ngak jauh kok kak dari rumah kakak he." jawab pelanggannya karena sebelum bertanya ia telah melihat profil fb khusus jualan mereka.
"Oh begitu, orang dekat ternyata." ucap najwa.
"Iya kak. nanti saya yang ambil sendiri." jawab pelanggan nya.
__ADS_1
"Oke, terimakasih ya."
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰